HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 5/31/2021 11:09:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



BATU-K1N || Setelah menjalin kemitraan bersama Wahid Foundation (WF) sejak 2017 dalam Program Desa Damai (Peace Village), Desa Gunungsari, Kecamatan Muji, Kota Batu mendeklarasikan diri menjadi Desa Damai di Pendopo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Senin (31/5/2021).


Dideklarasikannya Desa Gunungsari sebagai Desa Damai merupakan deklarasi kedua di Kota Batu setelah Desa Sidomulyo.


Program Desa Damai yang diinisiasi WF dan bekerjasama dengan UN Women dalam program Women Participation for Inclusive Society (WISE) memiliki tujuan besar berupa perlibatan perempuan dalam upaya membangun masyarakat yang damai dan mandiri. Sebagai lembaga yang fokus pada perjuangan membangun toleransi dan perdamaian di Indonesia, WF merasa perlu untuk menyebarkan nilai-nilai perdamaian melalui penguatan kohesi sosial dengan menggandeng perempuan pedesaan, salah satunya di Desa Gunungsari.


Sejumlah tokoh turut hadir dalam deklarasi tersebut, di antaranya adalah Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi, Direktur Kerjasam Regional dan Multilateral BNPT, Muhammad zaim Alkhalis Nasution, dan sejumlah tokoh dari berbagai elemen masyarakat seperti Kapolsek dan Danramil setempat  juga dihadiri seluruh anggota Kelompok Kerja (Pokja) Desa Damai Gunungsari.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Ekstekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi menjelaskan Program Desa Damai. Menurutnya Program Desa Damai  sudah dilaksanakan sejak tiga tahun terakhir di beberapa desa/kelurahan di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.


Program ini digagas Wahid Foundation berkolaborasi dengan UN Woman untuk menguatkan resiliensi masyarakat dari paham ekstremis yang bisa memprovokasi terjadinya konflik di tengah masyarakat.


“Program ini adalah program yang kami gagas bekerjasama dengan UN Woman untuk mencoba meningkatkan resiliensi atau ketahanan masyarakat," tuturnya.


Masih menurut Mujtaba, harapan utama terlaksananya Program Desa Damai tersebut adalah untuk menciptakan keadilan di tengah masyarakat sehingga bisa melahirkan kehidupan yang rukun, damai, dan setara di tengah perbedaan lewat penguatan program penguatan kapasitas perempuan dan penguatan ekonomi.


“Harapannya adalah kami ingin menciptakan keadilan di tengah masyarakat sehingga mampu melahirkan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat seperti halnya kata Gus Dur, Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi.


Oleh karena program penguatan ekonomi dan peningkatakan kapasitas perempuan sangatlah penting untuk menciptakan keadilan.” Imbuhnya.


Kepala Desa Gunungsari, Andi Susilo sendiri mengungkapkan kebahagian dan dukungannya dalam deklarasi tersebut. Menurutnya, Deklarasi Desa Damai Gunungsari selain untuk meningkatkan kapasitas kelompok perempuan dan kelompok masyarakat lainnya, juga sebagai ajang untuk mengembangkan potensi di desanya.


“saya sangat mendukung terlaksananya deklarasi desa damai ini, terlebih deklarasi ini bisa meningkatkan kapasitas perempuan dan mengembangkan potensi yang ada di Desa Gunugsari,” ungkapnya.


Walikota Batu, Dewanti Rumpoko yang hadir dalam deklarasi tersebut mengucapkan terima kasih kepada WF karena telah menginisiasi Program Desa Damai di Kota Batu. Ke depan, ia berharap perdamaian dan kesetaraan dapat terwujud di Kota Batu dengan adanya Program Desa Damai.


“Saya berterima kasih kepada WF karena telah membantu Pemkot Batu mempercepat perkembangan situasi desa dengan Desa Damai. Program seperti ini akan kami komunikasikan dengan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan supaya bisa disinergikan dengan program Pemkot Batu.” Tutup Dewanti.






Deklarasi Desa Damai Gunungrejo tersebut ditandai dengan pelepasan burung merpati dan penandatangan prasasti Desa Damai oleh Walikota Kota Batu.


Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Perwakilan UN Women, Kepala Desa dan Pokja Desa Gunungsari. 

Program Desa Damai yang digagas Wahid Foundation ini membantu program pemerintah. Di antaranya adalah bentuk realisasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 yang baru disahkan pada Januari lalu tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Penanggulangan Ektremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) dan Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial (RAN P3A-KS).

Program Desa Damai Wahid Foundation yang sudah berjalanan dari tahun 2017 didukung dan dilaunching secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober tahun 2017 lalu di Pesantren An-Nuqayah, Sumenep, Madura, Jawa Timur bertepatan dengan hari Perdamaian Internasional.


Reporter : Moh Hasan Suaidi, SH,.MH.

thumbnail

By On 5/31/2021 07:57:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Kebumen-K1N || Pembangunan irigasi Serayu opak di desa Kaligending kecamatan Karangsambung kabupaten Kebumen tinggal tahap terakhir, Senen(31/05/21).

Saat ini pembangunan sudah mencapai 80 persen  dan di targetkan kurang lebih 1 bulan kedepan selesai.


Pada saat awal pembangunan memang banyak sekali kendala di lapangan , karena pada saat itu curah hujan cukup tinggi dan mengakibat kan salah satu tanggul yang baru di buat jebol, dan harus di ulang kembali," ucap kholidin selaku pelaksana proyek.

Pada saat di temui di lapangan kholidin yang selaku pelaksana menyampaikan bahwa kurang lebih satu bulan proyek ini sudah selesai.




 Untuk saat ini pengaman talang Alhamdulillah sudah selesai dan tinggal tanggul tanggul nya saja yang saat ini dalam proses pengerjaan.

Karena aliran irigasi ini untuk mengaliri 3 desa yaitu desa Seling, desa Widoro dan desa Kedungwaru.

Masalah nya kalau pengaman talang ini tidak segera di tangani bisa bisa 3 desa yang ada di kecamatan Karangsambung dan sekitarnya gagal panen dan kekurangan air, dan saat ini sudah bisa di gunakan dan juga air irigasi lancar.


Ia berpesan  kepada masyarakat ,marilah kita menjaga kebersihan dan jangan lah membuang sampahnya di saluran irigasi, dan apabila nantinya ada pendangkalan sedikit itu segera di tangani dari pihak desa maupun masyarakat , ini juga kan untuk keperluan masyarakat itu sendiri," pungkasnya.


Reporter : Khaidir ,eko

thumbnail

By On 5/31/2021 07:54:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)


JAKARTA-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin pertandingan sepak bola Liga 1 dan Liga 2 tahun 2021. Namun kompetisi tersebut harus diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona yang disiplin dan secara ketat.


Meskipun izin kompetisi tersebut diberikan, namun seluruh pihak harus tetap mengutamakan azas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi. Sehingga, tidak terjadi penyebaran virus corona. 


"Karena itu, dari hasil diskusi kami memutuskan memberikan izin keramaian dengan catatan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," kata Sigit dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).


Menurut Sigit, pihak kepolisian bakal melakukan pengawasan dan evaluasi berkala saat nanti bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 itu. Pasalnya, apabila di perjalanannya ditemukan pelanggaran maka aparat tak segan untuk memberikan sanksi yang pastinya akan menyangkut dari pertandingan itu sendiri. 


"Kegiatan akan kami evaluasi sehingga pelanggaran prokes berpengaruh terhadap proses pelaksanaan liga," Ujar Kapolri


Beliau juga menjelaskan, izin Liga 1 dan Liga 2 dikeluarkan lantaran dalam evaluasi pelaksanaan Piala Menpora dinilai cukup berjalan dengan baik. Meskipun, diakui Kapolri, di akhir-akhir masih terdapat adanya sedikit pelanggaran yakni konvoi sekelompok suporter usai kompetisi tersebut. 



Seluruh pihak penyelenggara harus memastikan peristiwa konvoi suporter sepak bola tidak akan kembali terulang di pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 nanti.


"Penyelenggaran liga sepak bola beberapa waktu lalu tentu menjadi bagian dari evaluasi kami. Beberapa waktu lalu penyelenggaraan sudah cukup bagus, tapi yang kami sayangkan masih terjadi arak-arakan di akhir pertandingan yang potensial menimbulkan klaster Covid-19," Jelas Sigit.


Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memastikan terkait dengan pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 seluruh terkait bakal berkomitmen untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.


Salah satunya, pelaksanaan pertandingan bakal dilaksanakan terpusat di Pulau Jawa yang angka penyebaran virus coronanya rendah atau dikategorikan sebagai zona hijau.


"Semua pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa dengan beberapa klaster. Dari penjelasan itu kami merasa apa yang sudah direncanakan dan dipaparkan saat rapat koordinasi sudah siap kami rekomendasikan kepada Bapak Kapolri umtuk permohonan izin keramaian. Itulah mengapa sore hari ini saya datang memenuhi undangan beliau," tutup Zainudin.


 Reporter : firdaus

thumbnail

By On 5/31/2021 02:38:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


 Banjar-K1N || Berlokasi di Halaman Mapolres Banjar, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H. pimpin Apel Komitmen Bersama dan Penandatanganan Fakta Integritas Bersih dari Narkoba personel Polres Banjar dan ASN lingkungan Polres Banjar. (31/05) 


Dalam apel tersebut dilakukan penandatanganan oleh perwakilan Personel Polres maupun Polsek jajaran sebagai bentuk komitmen tidak turut dalam penyalahgunaan Narkoba. 




Dalam arahannya Kapolres Banjar mengatakan melalui apel penadatanganan fakta integritas dan komitmen tidak turut dalam penyalahgunaan narkoba ini, Dirinya mengajak kepada seluruh personel untuk bersama-sama berantas dan menjauhi narkoba. 


"Polri sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum terhadap peredaran narkoba, walaupun masih ada oknum-oknum Polrinyang masih ditemukan terkait dalam penyalahgunaan narkoba, untuk itu Penandatanganan ini sebagai bentuk Komitmen kita bersih dari Narkoba" ucap Kapolres Banjar. 


Turut hadir dalam apel komitmen tersebut Wakapolres Banjar, Pejabat Utama Polres Banjar, Para Kapolsek, Para Perwira, dan seluruh Personel Polres Banjar dan Polsek jajaran.



Reporter : Ade fadil

thumbnail

By On 5/31/2021 01:00:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta-K1N || Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional memimpin Rapat Multi Pihak Tingkat Menteri dengan bahasan Major Project Reformasi Sistem Kesehatan Nasional, yang diselenggarakan secara fisik dan virtual, Senin 31/05/2021. Turut hadir dalam pertemuan itu, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN.


Hal-hal yang dibicarakan dalam forum tersebut antara lain permasalahan reformasi sistem kesehatan nasional yaitu  pengendalian tuberkulosis, imunisasi dasar lengkap dan pelayanan kesehatan meliputi fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, serta membahas penajaman strategi dan peran lintas sektor.


Di awal paparannya, Menteri menjelaskan dukungan berbagai pihak yaitu Kementerian, Lembaga, BUMN dan DAK dalam Reformasi Sistem Kesehatan Nasional antara lain, Kementerian Kesehatan dukungannya berupa Sarpras , bangunan dan obat RS vertikal, Sarpras imunisasi, digitalisasi pelayanan kesehatan, penyediaan RS kapal, beasiswa dokter dan dokter gigi spesialis, alat deteksi dini TB, dan sarpas lab dan KKP.


Dari BRIN, dukungannya adalah riset Covid-19, kemandirian farmasi dan alat kesehatan serta prioritas riset nasional. Dukungan dari Polri adalah RS Polri, dukungan Kementerian Pertahanan/TNI adalah RS TNI, dukungan dari Kemendikbud dan Ristek adalah RS Pendidikan, dari Kementerian PUPR penataan pemukiman kumuh, dukungan Kemenhub adalah penyediaan angkutan udara perintis.



Dukungan lain berasal dari DAK kesehatan, BUMN melalui PT Pertamina Bina Medika yaitu pengembangan Rumah Sakit layanan unggulan, PT Bio Farma dukungannya melalui product life science dan fasilitas research and development, dan pengembangan vaksin merah putih dan ekosistem kesehatan.


Selain itu, Kementerian dan Lembaga lain yang terlibat adalah Kementerian Perindustrian, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Dalan Negeri,  Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, BPOM, BPPT, LIPI, BSN, Kementerian BUMN Kementerian PAN-RB, Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, dan BPJS Kesehatan. 


Selanjutnya, Menteri menjelaskan penajaman strategi pengendalian tuberculosis yang dilakukan dengan perluasan testing secara agresif dan mewajibkan contact tracing, pengobatan penderita TBC sampai tuntas dan review vaksinasi BCG, serta peningkatan health literacy dan pengaktifan PMO.


Sementara itu, penajaman strategi Imuniasasi Dasar Lengkap (IDL) dilakukan dengan percepatan target cakupan IDL, vaksin PCV sebagai program nasional, serta perlu imunisasi dengan antigen baru.


Bahasan selanjutnya adalah penajaman strategi pelayanan kesehatan yang dilakukan dengan pemerataan akses pelayanan kesehatan, perluasan RS rujukan nasional dan jejaring Rumah Sakit layanan unggul, redistribusi tenaga kesehatan, percepatan produksi dokter umum dan spesialis serta tenaga kesehatan langka. 


Reporter : Firdaus

thumbnail

By On 5/31/2021 12:07:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta - K1N || Ancaman perubahan iklim dan pandemi Covid-19 mengingatkan seluruh negara untuk lebih serius dalam mengembangkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berketahanan. Untuk itu, inisiatif P4G Partnering for Green Growth and Global Goals 2030 tidak bisa dilakukan dengan biasa-biasa saja, melainkan harus dengan cara yang luar biasa.


Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat berpidato secara virtual pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) P4G - Partnering for Green Growth and Global Goals 2030 yang digelar di Korea Selatan, Minggu, 30 Mei 2021.


"Inisiatif P4G - Partnering for Green Growth and Global Goals 2030 tidak bisa dilakukan dengan _business as usual_. Kita harus melakukan dengan cara-cara yang luar biasa. Kemitraan antarpemangku kepentingan adalah kunci untuk memastikan aktivitas perekonomian, produksi, dan konsumsi dilakukan secara berkelanjutan," ujar Presiden Joko Widodo sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.


Presiden Jokowi memandang bahwa langkah-langkah fundamental untuk memastikan tercapainya pembangunan hijau di tataran global harus dilakukan. Pertama, mewujudkan _enabling environment_ yang mendorong sinergi antara investasi dan penciptaan lapangan kerja dengan pembangunan hijau.


"Indonesia telah menerapkan perencanaan pembangunan rendah karbon yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana pembangunan jangka menengah nasional. Indonesia juga telah meluncurkan Undang-Undang Cipta Kerja sebagai wujud komitmen Indonesia agar kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat tidak merugikan lingkungan," jelasnya.


Kedua, mendorong inovasi dalam memobilisasi sumber daya pendukung bagi implementasi pertumbuhan hijau. Menurut Presiden Jokowi, ketersediaan dukungan pendanaan dan transfer teknologi merupakan kunci sukses bagi pembangunan hijau, bagi netralitas karbon. Oleh karena itu, lanjutnya, Indonesia terbuka bagi investasi dan transfer teknologi.


"Indonesia tengah mengembangkan kawasan industri hijau terbesar di dunia, di Kalimantan Utara yang mempunyai potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Indonesia juga memiliki visi untuk membangun pasar karbon dan akan menjadi pemilik stok karbon terbesar di dunia," imbuhnya.


Ketiga, Presiden Jokowi memandang setiap negara perlu memperkuat kerja sama konkret yang bisa segera efektif dilaksanakan dan bisa berkelanjutan. Menurutnya, proteksionisme yang berkedok isu lingkungan harus dihindari. Parameter prolingkungan harus jelas, serta dijalankan secara jujur dan transparan.


"Kerja sama dan upaya bersama untuk menyelesaikan masalah bersama menjadi syarat fundamental bagi kesuksesan ekonomi hijau, apalagi di saat dunia dalam masa pemulihan pandemi sekarang ini. Dan saya tegaskan bahwa Indonesia berkomitmen tinggi untuk bersama-sama dunia mewujudkan kehidupan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berketahanan," tandasnya.


Reporter : Firdaus

thumbnail

By On 5/31/2021 12:05:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Boyolali-K1N || Dalam rangka patroli PPKM berbasis mikro di wilayah Kabupaten Boyolali masih diperpanjang, aparat gabungan Wilayah Kecamatan Sawit semakin intensif melaksanakan himbauan dan edukasi dan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di tengah-tengah warga masyarakat, hal ini lakukan dalam rangka menekan laju penambahan kasus covid 19 di wilayah Kabupaten Boyolali terutama di tempat tempat yang ramai dikunjungi warga.


Pelaksanaan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan kali ini dilaksanakan di jalan depan Balai Desa Cepoko Sawit Kecamatan Sawit dan berjalan dengan lancar. Selain melaksanakan operasi masker kegiatan juga melaksanakan himbauan kepada masyarakat agar selalu memakai masker dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas yang tidak perlu (5M) guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Senin (31/05/21)


Selama pemberlakuan PPKM mikro di wilayah Boyolali, masyarakat diminta tetap disiplin dan waspada dalam menyikapi status KLB pandemi covid 19 yang juga belum berakhir.



" Menyikapi kondisi saat ini, tidak hanya aparat yang berperan aktif, masyarakat juga harus menjadi subyek turut mensukseskan pelaksanaan PPKM mikro dengan cara mendisiplinkan diri dalam 5M itu sendiri," Ujar Anggota Koramil Sawit Serka Sungkono  dalam keterangannya.


Di lain kesempatan Danramil 09 Sawit Kapten Arm Joko Priyanto berkata " Dalam penanggulangan covid 19 ini, kami selaku aparat teritorial memaksimalkan Babinsa di lapangan, serta berharap warga juga bersikap kooperatif terhadap para aparat selama pelaksanaan patroli yustisi."


Reporter : Darto /Agus K

thumbnail

By On 5/31/2021 10:25:00 AM

KABAR SATU Nusantara (KIN)


Boyolali-K1N || Babinsa Koramil 19/Juwangi Kodim 0724/ Boyolali Serda Sri Wahyono bersama Bhabinkamtibmas Polsek Juwangi  mendampingi Tim Puskesmas Juwangi melaksanakan pengecekan kepada warga yang terindikasi positif Covid-19 di Dukuh Nglencer Desa Jerukan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Senin (31/05/21).


Pengecekan tersebut dilakukan terhadap Rosdiana (40) warga Desa Jerukan yang terindikasi Positif Covid-19 yang saat ini sedang melaksanakan Isolasi mandiri selama 14 hari di kediamannya, Pihak Puskesmas akan membantu untuk obat- obatan dan keperluan lain apabila pasien membutuhkan.


Saat ditemui dilapangan, Babinsa Jerukan mengatakan. Pengecekan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang bersangkutan, selama menjalani Isolasi mandiri dirumahnya.




“Pengecekan ini untuk mengetahui kondisi yang bersangkutan selama isolasi mandiri, isolasi mandiri berakhir pada tanggal 2 Juni 2021." Ujar Babinsa.

Babinsa menghimbau agar pihak keluarga dan masyarakat disekitar kediaman pasien , agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan. Babinsa juga menghimbau agar pasien tidak melakukan aktifitas lain selama isolasi.

“Apabila pasien melaksanakan aktifitas lain selain Isolasi, tidak menutup kemungkinan keluarga dan tetangga sekitar dapat tertular Virus Covid-19." Katanya.


Reporter : Darto /Agus K

thumbnail

By On 5/31/2021 08:07:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jawa Tengah-K1N || Sertifikasi Kompetensi Wartawan bagi insan pers di Provinsi Jawa Tengah yang menjadi program unggulan Serikat Pers Republik Indonesia dipastikan akan segera dilaksanakan. 


Kepastian pelaksanaan SKW bagi wartawan se Jawa Tengah itu mengemuka pada acara Halal Bi Halal yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Provinsi Jateng  mengadakan Acara Silaturahmi dan Halal Bi Halal di  Taman Agung Seafood & Grill, Jl. Tentara Pelajar No.43, Tejowarno, Tamanagung, Kec. Muntilan, Magelang, Minggu (30/5/2021).


Acara yang dirangkaikan dengan penetapan kepengurusan dan pemantapan program DPD SPRI Jateng ini digelar dengan menerapkan aturan protokol covid 19. 


Pada kesempatan ini Pengurus juga membahas program kerja dengan memprioritaskan Persiapan Pelantikan Pengurus DPD SPRI Jateng serta program pelaksanaan SKW sesuai yang diamanatkan DPP SPRI kepada seluruh DPD SPRI se Indonesia, baik dari tingkat Provinsi sampai ke tingkat DPC Kabupaten Kota. 


"Kami mengapresi apa yang menjadi tugas SPRI yang diamanatkan DPP yaitu bagaimana SPRI bisa mengedepankan profesionalisme dan independensi, serta menegakan kedaulatan pers. SPRI ingin mendidik wartawan agar profesional, mandiri, dipercaya untuk mengawal kepentingan publik, karena selama ini banyak wartawan yang kurang memahami kode etik ataupun kaidah jurnalistik," kata Ketua DPD SPRI Jateng, Sriyanto Ahmad,S.Pd. MH (Med) di sela acara. 


Menurut Sriyanto, SPRI akan mengadakan Sertifikasi Kompetensi Wartawan ( SKW) dari BNSP dan LSP Pers Indonesia yang diakui Kemenakertrans sesuai Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan yang dimiliki SPRI dan sudah diregistrasi Kemenaker RI. 


Dan melalui LSP Pers Indonesia saat ini sudah ada 20 tenaga asesor yang nantinya akan menjadi penguji kompetensi bagi para rekan wartawan yang akan mengikuti SKW.


"Melalui SKW ini profesionalisme wartawan makin diakui dan dapat juga memacu wartawan untuk meningkatkan knowledge (pengetahuan), Skill (keahlian) serta etitude (sikap). Dengan tiga pilar ini akan menjadi pers akan menjadi wachdog eksekutif, legislatif dan yudikatif," pungkasnya. 


Sriyanto berharap dengan mengantongi Sertifikat Kompetensi, wartawan bisa diterima masyarakat dan bisa diterima oleh pasar. 


Saat ini DPD SPRI Jateng sudah pada tahap pemutakhiran data masing masing pengurus sesuai dengan tupoksinya.


Terkait rencana Pelantikan pengurus DPD SPRI Jateng, Dia mengatakan, akan dilaksanakan di Bandungan pada bukan Juli, dan dari DPP akan hadir sekaligus pengenalan pra SKW dan sosialisasi kepada wartawan di SPRI. 




"Sekaligus kita akan membentuk DPC dari lima karesidenan atau 35 DPC Kabupaten Kota di Jateng. Dan saya ingin wartawan makin profesional untuk kepentingan publik, yang paling pokok bagaimana menyejahterakan wartawannya, karena kalau perusahaan pers bisa menaungi wartawan yang sudah sejahtera adalah bagaimana perusahaan pers itu bisa menaungi jejaring dan loby. Artinya jejaring kepada Instansi mapupun perusahaan akan bekerja sama dengan pers yang independen, profesional," harap Sriyanto.


Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPD SPRI Jateng, M.Taufiq.A.Md. S.Pd "Terkait dengan SKW bahwa program itu harus ditindak lanjuti pelaksanaanya bagi anggota wartawan yang merupakan konstituen DPI. Tempat Uji Kompetensi (TUK) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Insonesia yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui Kemenakertrans," ujarnya.


Tim redaksi 

thumbnail

By On 5/30/2021 04:19:00 PM

KABAR SATU NUSANTARA (KIN)



Sukoharjo-K1N || PPKM mikro dalam rangka megatasi pandemi covid 19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih belum dicabut, masih diperpanjang karena situasi pandemi seperti saat ini.


Perpanjangan PPKM mikro ini pertimbangannya adalah karena angka penambahan kasus positif corona masih terus ada setiap harinya. Dengan demikian memerlukan upaya penanganan yang lebih optimal. Untuk penanganan optimal harus didukung oleh pencegahan yang optimal juga, untuk itu segenap aparat di wilayah Sukoharjo terus bahu membahu melaksanakan edukasi, himbaauan hingga operasi yustisi penegakan protokol kesehatan secara masif di masing-masing wilayah.


Seperti halnya pada hari minggu (30/05) pukul 10.00 wib Piket Koramil 09/Grogol Sertu Paulus Sigit bersama personil Polsek Grogol melaksanakan patroli gabungan dan melaksanakan himbauan serta edukasi Protokol Kesehatan kepada warga masyarakat yg beraktifitas di tempat umum, serta membagi-bagikan masker.



Himbauan tersebut meliputi penggunaan masker yang wajib dilakukan, menjaga Jaga Jarak, dan selalu mencuci tangan pakai sabun denga air mengalir setelah berkegiatan. Hal ini harus dilaksanakan oleh segenap masyarakat tak pandang bulu guna mencegah penyebaran Virus Covid 19 di wilayah Kecamatan Grogol




" Semua harus disiplin melaksanakan gerakan 5 M ini, karena Covid-19 ini memang benar-benar tak pandang bulu, siapa saja bisa terkena selama ketahanan tubuh lemah. Tidak pandang bulu siapapun tidak ada yang luput dari Covid-19," kata Sertu Paulus Sigit.


" Masyarakat memang harus dipaksa melalui disiplin, sebab dengan penerapan Prokes sangat berpengaruh pada naik turunnya kasus di Sukoharjo. "Tetap semangat untuk melakukan protokol kesehatan supaya kasus Covid 19 semakin hari bisa semakin turun," lanjut Babinsa.


Reporter : Darto /Agus K

thumbnail

By On 5/30/2021 04:16:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Kebumen - K1N || Dua wisatawan paman dan keponakan warga Ambarketawang, Sleman Yogyakarta dilaporkan terseret ombak saat berlibur di Pantai Menganti Kebumen, Minggu (30/5).


Korban diketahui bernama Alan (32) ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan Tsafiq (3) masih dalam pencarian tim SAR Gabungan. 


Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di spot tanjung karang bata Pantai Menganti, Minggu (30/5).


Keterangan sejumlah saksi di lapangan, saat kejadian ombak di kawasan Pantai Menganti lumayan tinggi. 


"Korban yang saat itu berada di tebing pinggiran pantai, tiba-tiba ada ombak besar datang. Saat itu korban sedang menggendong korban yang tiga tahun. Kedua terseret ombak," jelas Iptu Tugiman.


Tunisman (47) selaku wakil ketua pengelola wisata Pantai Menganti mengungkapkan, dua wisatawan yang diterjang ombak berada di tempat aman. 


"Sebetulnya berada di tempat aman. Jarang sekali ada ombak sampai ke situ. Pagi tadi informasi ada tiga ombak besar di lokasi tersebut," jelas Tunisman.



Untuk alasan  keamanan, sebenarnya dari pengelola wisata sudah sangat hati-hati, termasuk penempatan petugas penjaga pantai untuk mengawasi wisatawan. 


"Jika wisatawan berada di tempat bahaya, kita ingatkan melalui petugas kami di lapangan. Tapi korban saat itu berada di tempat aman," pungkasnya. 


Reporter : Khaidir

Sumber  :Humas Polres Kebumen

thumbnail

By On 5/30/2021 04:13:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Cilacap-K1N || Program Pemerintah Kabupaten Cilacap mengantisipasi adanya Wabah Demam berdarah dan Cikungunya di wilayah kecamatan Kroya dan sekitarnya.


Maka Grumbul Karag yang di pimpin langsung oleh Kadus Naslim ,bersama warga bergotong royong mengadakan pembersihan selokan dan mengubur kaleng kaleng bekas agar  tidak menjadisarang nyamuk,Minggu(30/5/2021)


Kadus Naslim saat di temui wartawan kabarsatunusantara.com mengatakan,untuk mengantisipasi wabah penyakit Demam Berdarah maka, sangat penting  sekali di adakanya kerja bakti,katanya.


"Karena banyaknya rumput tumbuh di selokan  tak karuan juga kaleng  bekas yang berserakan maka harus di tanam atau di kubur"

    

Naslim menghimbau, Sebagai bentuk pencegahan terhadap  penyakit perlu sekali di adakanya pembersihan lingkungan, baik jalan, maupun pekarangan yang terlihat kumuh. 

    

"Sebagai kadus, kami harus benar benar membuat nyaman semua  warga yang ada di lingkungan Rt maupun Rw  agar terhindar dari penyakit demam berdarah,dari lingkungan yang bersih wargapun akan senang dan sehat"tutupnya.

 

Reporter : Darwanto

thumbnail

By On 5/30/2021 01:07:00 PM

KABAR SATU NUSANTARA (KIN)


Boyolali-K1N || Kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan mulai menurun,hal ini nampak saat banyak warga yang berkumpul bersama di warung angkringan,maupun tempat lain saat malam hari. Oleh karena itu guna mencegah penyebaran wabah virus Covid – 19 , Anggota Koramil 04/Teras jajaran Kodim 0724/Boyolali dipimpin Pelda  Syamsuri bersama Anggota Polsek Teras beri edukasi kepada warga saat berkumpul ditempat -tempat tersebut. Sabtu Malam  (29/05/21).


Seperti kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid 19 belum berakhir.

Berdasarkan hal tersebut Anggota Koramil 04/Teras melaksanakan   sosialisasi kepada masyarakat supaya patuh untuk selalu mengenakan masker saat beraktifitas keluar rumah.

Aksi ini juga sebagai langkah awal untuk mengajak masyarakat agar selalu mematuhi himbauan Pemerintah supaya terhindar dari bahaya virus Corona.

Anggota Koramil 04/Mojosongo berkomitmen tidak akan pernah berhenti untuk mengedukasi masyarakat agar tetap konsisten menggunakan masker saat bepergian keluar rumah . Bagi masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, maka di edukasi dan diberi masker gratis.




Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengayoman Koramil 04/Teras kepada masyarakat agar terhindar dari pandemi virus Corona.

Pada kesempatan yang sama, pihak warga juga mendapatkan peringatan agar menerapkan protap protokol kesehatan dan memperhatikan jarak aman.


Reporter : Darto/Agus K

thumbnail

By On 5/30/2021 01:05:00 PM

KABAR SATU NUSANTARA (KIN)


Boyolali-K1N ||Dalam rangka pencegahan Virus Corona (Covid-19), Anggota Koramil 02/Musuk Kodim 0724/Boyolali dipimpin Sertu Heri Purwanto melaksanakan kegiatan patroli prokes diwilayah  guna memberikan himbauan kepada warga binaannya, terutama di tempat tempat yang rawan adanya kerumunan warga termasuk diantaranya SPBU Desa Sukarame Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali, Sabtu Malam (29/05/21).‎


Kegiatan patroli dalam rangka PPKM mikro bersama pihak Polsek Musuk Sertu Heri berusaha menyampaikan informasi kepada masyarakat  maupun petugas yang masih beraktifitas saat malam hari di wilayah binaanya, tentang cara pencegahan penularan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah.

“Kita belum tahu kapan pandemi berakhir namun sebagai langkah antisipasi kita tetap patuhi himbauan pemerintah .” katanya



Sertu Heri selaku Babinsa berharap semoga dengan terus memberikan himbauan dan sosialisasi, masyarakat dapat memahami dan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona. Mari kita bersatu untuk mencegah penyebaran covid 19 ini dan berdoa kepada Sang Pencipta agar Pandemi ini segera berakhir.

“ Semoga sosialisasi dan himbauan yang terus dilakukan semua pihak dapat mencegah penyebaran covid 19 ini , kita hanya bisa berdoa kepada Sang Pencipta setelah semua usaha sudah dilakukan,  agar pandemi ini segera berakhir.” Ungkapnya


Reporter : Darto /Agus K

thumbnail

By On 5/29/2021 07:36:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta-K1N || Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kunjungan kerjanya ke beberapa daerah. Kali ini, mereka mengunjungi personel yang bertugas di Satgas Madago Raya, Sulawesi Tengah (Sulteng). 


Kunjungan dua jenderal tersebut memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada seluruh personel TNI-Polri yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.


Dalam pengarahan dan motivasinya, Sigit menekankan kepada seluruh perosnel untuk terus melakukan penegakan hukum kepada anggota MIT yang tersisa sembilan orang. Menurutnya, negara tidak akan kalah dengan kelompok terorisme.


"Negara tidak boleh kalah dari kelompok terorisme, tidak ada tempat bagi kelompok terorisme," kata Sigit dalam pengarahannya, Jumat (28/05/2021).


Sigit memastikan kehadiran Satgas Madago Raya bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal itu juga memerlukan peningkatan peran serta dari seluruh elemen masyarakat khususnya di Sulteng. 


Operasi Madago Raya ini sendiri sudah merupakan tahap yang II sejak 1 April hingga 30 Juni 2021. Adapun personel TNI-Polri yang dilibatkan sebanyak 808.


"Optimalkan peran setiap unit tugas, tingkatkan soliditas dan sinergitas pada masing-masinh unit satgas dan hilangkan ego sektoral antar satgas," tegas Sigit.


Sigit menegaskan, apabila dalam penegakan hukum terhadap kelompok MIT mengalami kendala dari segi peralatan maupun personel, harus dikomunikasikan agar dapat segera diatasi. 




"Jumlah personil dan peralatan yang kurang agar diajukan kekurangannya," ujar Sigit.


Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh personel di Satgas Madago Raya yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT, meskipun mengalami beberapa tantangan seperti cuaca dan lokasi geografis.


Hadi juga mengingatkan untuk seluruh personel terus meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberangus jaringan terorisme. Selain itu, Ia meminta untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas sesama aparat.


"Saat ini kita sedang melaks operasi secara gabungan, maka pesan saya satu, oleh karena itu kita harus melepaskan ego sektoral karena bukan rangka pertandingan tetapi bersatu memumpas 9 teroris ini. Kedua, komunikasi yang baik, koordinasi dan kolaborasi yang baik," tutup Hadi.



Reporter : Ade fadil.

thumbnail

By On 5/28/2021 08:39:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


CILACAP-K1N || Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Affandi,  Danlanal Cilacap  Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, 

Kepala Dinkes Kab. Cilacap dr. Pramesti Griana Dewi, Kepala RSUD Cilacap dr. Moch Ichlas Riyanto, perwakilan Forkopimda, dan sejumlah pejabat menyambut kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia di Cilacap, Jumat (28/5/2021).


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia *PROF. Dr. MUHAJIR EFFENDY, M.A.P* langsung meninjau perawatan pasien Covid-19 varian India B.1617.2 di Ruang Rajawali RSUD Cilacap.


Muhajir menjelaskan, varian baru Covid-19 asal India B.1617.2 yang diketahui pertama kali menginfeksi ABK asal Filipina yang berlabuh di Cilacap mengundang perhatian pemerintah pusat. Upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 varian India dilakukan seoptimal mungkin.


Pelacakan kasus (tracing) bahkan dilakukan hingga tujuh lapis, melibatkan lebih dari 700 sasaran. Hasilnya sekitar 50 orang yang dipastikan terpapar telah mendapatkan penanganan intensif.


“Kesimpulannya bisa dipastikan penanganannya sudah sangat baik. Sehingga mudah-mudah varian baru yang kemarin sempat mendarat di Cilacap bisa segera kita atasi, dan seluruh pasien yang positif sudah dalam proses penyembuhan”, kata Muhajir.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi menjelaskan, kasus varian baru Covid-19 B.1617.2 yang ditemukan di Cilacap ada 14 ABK Filipina. Sedangkan para Nakes yang kini tengah menjalani perawatan, masih menunggu hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS).




“Tertular dari ABK, namun variannya belum bisa disampaikan karena belum ada hasilnya”, kata Pramesti.


Secara rinci, Pramesti menyebutkan pelacakan kasus menyasar pada 451 Nakes RSUD Cilacap, 89 nakes Puskesmas, 91 personil KKP, dan sejumlah keluarga Nakes pada Dinas Kesehatan. Sehingga jumlah total keseluruhan tracing mencapai 700 orang.


Direktur RSUD Cilacap Moch Ichlas Riyanto menjelaskan, saat ini ABK asing yang dirawat di RSUD Cilacap kondisinya cukup stabil dan tidak mengalami keluhan, namun masih tetap dilakukan pemantauan secara intensif.


Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menjelaskan Polri bekerja sama dengan TNI, Pemerintah Daeah, Dinas Kesehatan dan unsur lainnya akan berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan dan pencegahan sebaran Covid 19 varian India B.1617.2. Langkah Tracing terhadap Nakes, keluarga dan kontak erat telah dilakukan, termasuk Polres Cilacap telah berupaya memutus rantai penyebaran Covid 19 dengan melakukan penyemprotan Disinfektak secara massal di sepanjang jalan Kota Clacap termasuk RSUD dan RSI Fatimah Cilacap.


Sumber :  Humas polres 

Reporter : Warto

thumbnail

By On 5/28/2021 08:36:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



 Ciamis-K1N || Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra Fasilitasi Mediasi Kedua Ormas yang Bentrok  yakni antara Ormas Pemuda Pancasila dan Ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) bertempat di ruang Oproom. Kamis malam (27/05/2021). 


Diketahui bentrokan kedua ormas tersebut berawal dari acara hiburan pongdut di Dusun Sodong, Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari pada Rabu (26/5/2021).


Hingga mengakibatkan kedua ormas saling serang batu di Jalan Raya Banjar-Ciamis. Tepat di depan Pool Bus Sumber Jaya, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.


Dalam arahannya Wabup Ciamis berharap agar kedua belah pihak melakukan islah untuk menjaga kondusifitas ditengah masyarakat. 


"Kami berharap kedua belah pihak baik dari Pemuda Pancasila maupun dari Gibas agar melakukan islah untuk kepentingan lebih jauh, terutama menjaga kondusifitas di tengah masyarakat," Ujar Wabup. 


Menurutnya, jika kedua ormas bersikeras untuk tidak melakukan islah maka dipersilahkan untuk ditempuh melalui jalur hukum. 


"Kita bersama-sama berkomitmen menahan diri, dan selalu berupaya agar Ciamis kedepannya bisa lebih baik," Jelasnya . 


Sementara itu Dandim 0613 Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani S.Sos,  menyampaikan agar para pimpinan  kedua ormas yang bentrok untuk dapat mengendalikan anggotanya masing- masing agar tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diharapkan. 


"Saya berkeyakinan bahwa disini ketuanya bisa mengendalikan anggotanya atau anak buahnya di lapangan, jangan sampai ada korban karena berita hoax," Ucapnya. 




"Kita akan kawal terus, saya bukan orang Ciamis tapi saya sayang dengan Ciamis, kita akan proses seadil adilnya,  jangan sampai ada pergerakan lagi dan kami berharap kedua pihak dapat islah, " Tambahnya. 


Sekretaris GIBAS Resort Ciamis Galih menyampaikan para pengurus telah mengintruksikan untuk selalu komunikatif dan selalu menjaga kondusifitas pada anggota-anggotanya. 


"Kita pengurus atau pimpinan yang diatas tidak ada masalah dan kami sepakat untuk meredam permasalahan ini," Ucap Galih. 


Sementata itu Sekretaris PP Kab. Ciamis Indra menyampaikan agar tidak mudah percaya dan termakan dengan berita hoax, sehingga berefek pada hal- hal yang tidak diharapkan. 


"Kita ingin Ciamis kondusif dan kita berharap agar semua Ormas di Kabupaten Ciamis dapat menjalin hubungan yang baik satu sama lainnya," Tandasnya. 


"Atas nama pribadi dan organisasi kami minta maaf yang sebesar besarnya, kita harus berkomitmen sampai keakar rumput, " Pungkasnya. 


Mediasi tersebut turut dihadiri oleh Sekda Ciamis, Kapolres Ciamis, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Bappeda, Kapolsek Karangpucung Polres Cilacap, Kapolsek Majenang Polres Cilacap serta Para pimpinan kedua Ormas PP dan Gibas. 


Reporter : Ade fadil.

thumbnail

By On 5/28/2021 04:36:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Lubuklinggau-K1N || OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, pada Kamis (26/5/2021) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Lubuklinggau.


Kunjungan tersebut dilakukan guna menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pendampingan pra penilaian kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan menyampaikan bahwa kehadiran pihak Ombudsman Perwakilan Sumsel guna melakukan Pengujian Pra Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik di bulan Juli mendatang.



“Hal ini dilakukan agar me-minimalisir terjadinya Mal Administrasi sehingga terciptanya Pelayanan Publik yang bersih,”ujarnya melalui sambungan telefon pribadi kepada awak media


Perlu diinformasikan juga, lanjut Aan sapaan akrab Hendra Gunawan, bahwa Ombudsman melakukan pengujian pra penilaian tingkat kepatuhan pelayanan publik secara menyeluruh di Kota Lubuklinggau.


“Seluruh dinas di Kota Lubuklinggau yang notabene memberikan pelayanan publik dilakukan pra penilaian oleh Ombudsman Perwakilan Sumsel seperti Polres, Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Namun, DPM-PTSP menjadi sample,”pungkasnya.


Reporter : Wardani

thumbnail

By On 5/28/2021 03:12:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Kebumen-K1N || Hari ini, Jumat (28/5) seluruh tahanan di rumah tahanan (Rutan) Polres Kebumen dilakukan swab rapid test antigen.


Total 35 tahanan dilakukan swab rapid test, dengan rincian 28 tahanan Polres dan 7 tahanan titipan Kejaksaan. 


Petugas swab dari Urusan Kesehatan Polres Kebumen yang dipimpin oleh Aiptu Agus Sunani selaku Paurkes Polres Kebumen. 


Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, semua tahanan yang mengikuti swab hasilnya negatif. 


"Hasil swab bisa langsung keluar. Semua hasilnya negatif," jelas Iptu Tugiman. 




Swab kepada tahanan merupakan program rutin Polres Kebumen yang dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh tahanan penghuni Rutan Polres Kebumen sehat dari Virus Corona COVID-19. 


Jika ditemukan ada tahanan yang positif Corona COVID-19 dari hasil swab tersebut, Polres Kebumen menyiapkan kamar khusus agar tidak menular kepada penghuni lainnya. 


Sebagai informasi, sampai saat ini tahanan di Polres Kebumen belum diizinkan untuk dibesuk oleh anggota keluarga karena Pandemi Virus Corona COVID-19.


Jika keluarga akan mengirim barang atau makanan bisa dititipkan kepada petugas jaga yang sedang bertugas.


Barang tersebut nantinya akan diperiksa petugas sebelum disampaikan kepada para tahanan.  



Reporter : Khaidir

Sumber.  : Humas Polres

thumbnail

By On 5/28/2021 02:19:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Boyolali-K1N || Penyebaran virus corona atau Covid-19 sampai detik ini belum mereda, sehingga penegakan disiplin protokol kesehatan harus ditingkatkan di tengah aktifitas masyarakat khususnya di pasar tradisional. Seperti yang dilaksanakan saat ini oleh petugas gabungan dari Koramil 12 Simo Kodim0724/Boyolali dan Polsek Simo di  Desa Pelem, Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali. Jumat (28/05/21).


Pemerintah Kecamatan Simo bersinergi dengan seluruh aparat TNI Polri dan perangkat desa untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan agar penularan Covid-19 bisa diputus mata rantainya.


Untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, Babinsa Desa Pelem Serda Muh Irfan bersama anggota Polsek Simo terus aktif melaksanakan kegiatan imbauan dan sosialisasi disiplin protokol kesehatan. Dengan harapan dapat menciptakan kondisi masyarakat yang patuh dan sadar melaksanakan aturan dalam penerapan protokol kesehatan.




Babinsa beserta petugas lainnya melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Tradisional Dukuh Ngaliyan Desa Pelem sekaligus sosialisasi 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas) serta menyampaikan kepada pengunjung pasar untuk menggunakan alat pelindung diri dalam masa pandemi Covid-19 ini.


“Tolong maskernya dipakai dan jangan lepas masker jika berada di luar rumah. supaya proses penularan virus corona tidak terjadi,” jelas Babinsa.


Kegiatan ini bisa menjadi upaya terbaik dalam mengajak masyarakat. Dengan bersama-sama menegakkan disiplin terhadap protokol kesehatan untuk menciptakan masyarakat sehat dan terhindar dari penularan virus.


Reporter : Darto /Agus K

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *