HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false

Limbah Karung Plastik Bisa Menjadi Wacana Inspiraif Ekonomi

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banjarnegara-K1N.  || Penampungan limbah karung plastik alias kandi terletak di Desa Gelang Kecamatan Rakit Kabupaten Banjar negara Jawa Tengah ini Cukup unik, di sini kita jumpai usaha limbah karung plastik bekas yang diprakarsai oleh Hartoyo warga Selamerta Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara ini menekuni usaha limbah karung plastik alias "Kandi Bodol" mulai sejak  Januari 2021.


UDMaju Bersama di sini Hartoyo sebagai pengelolanya saat itemui Awak Media,Minggu 5 September 2021 ditempat usahanya yang sedang proses pengiriman barang dengan menyempatkan waktunya untuk berbincang dengan wartawan,ia menuturkan beberapa statmen tentang wacana prospek bisnis daur ulang limbah plastik. 


"Pertama kali Terinspirasi bisnis limbah dari partner, Di sini yang jelas untuk jaringan daur ulang ruang lingkupnya masih sempit kalau masih proses loh,tapi kalau untuk giling dan lapak kan sudah banyak , tapi untuk mesin injek kan se Banjarnegara baru kami yang punya, tujuan kami rencananya menang mengerakan daur ulang proses satu persatu mulai dari lapak langsung masuk giling lalu masuk injek, begitu karena di banjarne gara sendiri kan belum ada, walaupun ada, kapasitasnya hanya berapa kwintal saja,kata Hartoyo.


 Lebih lanjut kata Hartoyo,kalau pun ada untuk kapasitas yang memadai untuk lokasi yang memadai itu di sini 


Di Gelang, untuk limbah karung plastik atau kandi juga di sebut boncos itu masuknya PP kalau secara daur ulang itu bahan pembuat tali rafia, " papar Hartoyo.


Dari harga lapak menc pai 1000 rupiah untuk harga jual berkisaran udah di press Rp 1250,terangnya. 


Hartoyo menambahkan"Wacana ke depan UD Maju Bersama sendiri, Tapi karena kita masih melayani pabrik, dan Pabrikpun  juga sistemnya masih export ke Myanmar jadi kami sifatnya masih pressing dan packing di ambil, " tandasnya.



Target dalam 1 minggu sudah bisa 10 ton karung plastik, Kalkulasi Per hari 2,5 ton, kemaren dari PT M.A.S Purbalingga masuk per hari 8 ton.


Untuk tenaga kerja kita ambil dari Be Ope dan jumlah orang yang mengerjakan di gudang ada 3 orang dan wajib untuk mengikuti prokes.


Di sisi lain UD Maju Bersama juga ikut menggerakan untuk menjaga Lingkungan salah satunya menyel amatkan Bumi, Karena persoalan Limbah atau sampah sampai saat ini masyarakat masih mengabaikan, Ucap Hartoyo 


Dari UPT TPA winong kecamatan Bawang Agung M. Sos mengatakan" Di TPA winong limbah yang laku untuk daur ulang saat ini masih di Ambil oleh para Pemulung yang su dah Ada Paguyubannya Di sini" ucap dia 

Poniman ketua Paguyuban Sido Mulyo yang eksis Di TPA winong saat ini untuk Harga Lundi bodol relativ stabil Dan masih sesuai harga pasaran Rongsok kandi, kata dia. 



Reporter : S. Adi Nugroho.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *