HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false

SMP Negeri 3 Satu Atap Pajawaran Manfaatkan Chrombook Dimasa Pandemi

Wagiyah Hendriyanti,S.H.  Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pajawaran Kabupaten Banjarnegara.


KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banjarnegara-K1N || Meskipun pembelajaran tidak dilaksanakan secara tatap muka tapi pembelajaran harus tetap berlangsung.


Untuk memaksimalkan pembelajaran daring Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Kecamtan Pajawaran Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, Wagiyah Hendriyanti,S.H. menghimbau kepada para guru-guru untuk mengajar menggunakan chromebook, yaitu laptop bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Kepada wartawan, Wagiyah Hendriyanti menjelaskan disaat belum dibukanya PTM (Pembelajaran Tatap Muka),menghimbau kepada para guru untuk mengajar menggunakan Chromebook,yaitu laptop.Karena laptop tersebut didalamnya menggunakan sistem operasi chrome (ChromeOS) buatan google workspace for edukation dan semua aplikasi berbasis website yang dapat diakses secara daring (online) melalui browser chrome.


Chromebook ini sudah semua aplikasi pemebelajaran google untuk pendidikan seperti Gmail,Drive,Forms,Docs,dan lain-lain,kata Wagiyah diruang kerjanya,Kamis ( 11/11/2021)


"Seorang guru harus berinovasi bagaimana caranya memanfaatkan sarana yg ada di sekolah, 

SMP Negeri 3  Satu Atap Pejawaran yg berlokasi didaerah pegunungan jauh dari keramain kota ini. 

Yang antusias anaknya untuk bersekolah itu kurang.                                                                   Apalagi dalam masa pandemi  yg tiada kunjung selesai, semakin menambah berkurangnya animo anak untuk belajar.


Karena pelaksanaan pembelajaran secara daring itu membutuhkan sarana yg tidak gampang yaitu semua siswa diharapkan memiliki sebuah gadget atau sebuah hp android, sedangkan untuk mempunyai sebuah hp tidak semua siswa mampu untuk membelinya,jelasnya.


"Tetapi alhamdulillah disekolah kami bisa diatasi dengan adanya chroombook bantuan dr pemerintah  sehingga untuk siswa yg tidak mempunyai gadget dapat memanfaatkan saranantersebut.





Wagiyah kembali mengatakan,dengan ketelatenan dan penuh kesabaran seorang guru matematika ibu Rofika Dwi Susanti, S.Pd membimbing siswa-siswanyanya mengenalkan bagaimana cara menggunakan atau mengoperasikan chroombook tersebut dalam pembelajarannya.


Dengan mengaplikasikan google form sebagai salah satu bentuk media pembelajaran khususnya untuk pelajaran matematika.


Begitu siswa berantusias dan bersemangat sehingga dapat merubah pembelajaran yg konvensional kearah pembelajaran yang menyenangkan dan berinovasi. Untuk pelajaran matematika yg selama ini ditakutkan para siswanya ternyata bisa merubah menjadi pelajaran yg menyenangan dan siswa-siswanya menjadi termotivasi untuk belajar matematika,imbuhnya.


"Dan sudah terbukti dipraktekkan dalam pelaksanaan Ulangan Harian dan PAT pada semester 2 tahun pelajaran 2020/2021 dengan pemanfaatan google form bagi siswa kelas VII." katanya. 


Saya pribadi sebagai kepala sekolah hanya bisa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada ibu Rofika Dwi Susanti,S.Pd yg telah mengaplikasikan google form kepada siswa-siswanya dan semoga dapat menginspirasi atau memotivasi bagi teman-teman guru yg lainnya untuk menggunakan sarana yg telah tersedia di sekolah.


Ia juga menegaskan,manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya sarana yg telah diberikan oleh pemerintah dalam pembelajaran demi kemajuan anak didik kita kearah yg lebih maju. Jangan takut gagal untuk menjadi yg terbaik,tutupnya.


Reporter : Heri Martanto

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *