HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false

Data Januari: ETLE CATAT 90 Ribu Didominasi Pelanggar Pengendara Tanpa Helm

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho, terima kunjungan PLT Kepala Bapenda Jateng dan Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jateng


KABAR SATU Nusantara (K1N)


Semarang-K1N || Polda Jateng dalam menerapkan Electronic Traffic Law Engorcement (ETLE) tak hanya mencatat data pelanggaran, namun ETLE Polda Jateng turut mendongkrak Pendapatan Daerah dan Peningkatan Premi Jasa Raharja, berkat Penerapan ETLE, Pendapatan Daerah Jateng mampu terdongkrak hingga mencapai 115 persen. 


Penerapan ETLE yang dilakukan Polda Jateng berjalan efektif per Januari 2022. Direktorat lalu-lintas Polda Jateng telah mendirikan Posko untuk memantau arus lalu-lintas dan pelanggaran yang terjadi di jalan raya.


Terkait pelaksanaan ETLE di Jateng, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol. Agus Suryonugroho, menerima kunjungan dari Bapenda Provinsi Jateng dan Jasa Raharja Cabang Utama Semarang.


Dihadapan para tamunya, Dirlantas Polda Jateng menjabarkan sistematika penerapan ETLE mulai dari pencatatan pelanggaran di jalan raya hingga proses pembayaran denda oleh pelanggar.

 

“Segala bentuk pelanggaran sudah bisa kita capture (rekam) dan kita foto. Lalu kita konfirmasi dan validasi,” kata Kombes Agus saat memberikan paparan, Jumat (04/02/2022) siang.

 

Dijelaskan pula,  pemberitahuan pelanggaran secara elektronik, pembayaran denda pun secara elektronik melalui BRIVA. 

 

Kombes Agus membeberkan sejak 3 Januari hingga 31 Januari 2022 telah merekam 90.524 pelanggaran lalu-lintas menggunakan ETLE.

 

“Capture pelanggaran terbanyak dari Polrestabes Semarang yang merekam 3.786 pelanggaran. Adapun  pelanggaran Terbriva terbanyak ada dari Polres Boyolali yang mencapai 3.807 pelanggaran,” ungkapnya. 


Sementara jenis pelanggaran terbanyak, lanjut Dirlantas, adalah pengendara motor tanpa helm dan pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.


Menanggapi ucapan Dirlantas, PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jateng Peni Rahayu mengucapkan terimakasih kepada Ditlantas Polda Jateng atas penerapan ETLE.

 

Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jateng Jahja Joel Lami: "ETLE membawa dampak pembayaran asuransi Jasa Raharja".

Dirlantas Polda Jateng, jabarkan Sistematika Penerapan ETLE dari mulai catat pelanggaran di jalan raya hingga proses pembayaran denda oleh pelanggar


“Kami sangat berterimakasih dengan adanya ETLE. Kami sangat merasakan dampaknya, pendapatan pajak kendaraan di Bulan Januari yang targetnya 386 miliar, sekarang malah tercapai 487 miliar. Ini tercapai 115 persen. Alhamdulilah naik 15 persen dari target,” kata Peni

 

Dengan dampak baik ini, kata dia, pihaknya akan terus mengembangkan sistem yang ada bersama pihak terkait. Tujuannya untuk mengejar ketaatan pembayaran pajak kendaraan. 

 

“Di situ kan ketika terekam pelanggaran, juga terdapat siapa saja yang belum bayar pajak kendaraan,” paparnya. 

 

Adapun Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah Jahja Joel Lami menegaskan, dengan adanya ETLE ini membawa dampak pada pembayaran asuransi Jasa Raharja. 

 

“Dampak dari sistem yang digagas pak Direktur Lalu-Lintas sangat luar biasa, ada peningkatan kepatuhan masyarakat membayar premi jasa raharja. Ini luar biasa terobosannya,” ujar Jahja.


Reporter : Tunjang.D/Hms



 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *