HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false

DPP AJMII Bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat Siap Bersinergi dalam Memajukan Dunia Literasi di Jawa Barat

 
Ketua Umum AJMII, Ahmad Syafei : "Insya Allah kami disini bersinergi, dari manapun, dengan dasar apapun itu, yang jelas kami menjunjung tinggi tupoksi kami tentunya".


KABAR SATU Nusantara (K1N) 



Cimahi - K1N || Dalam siaran pers yang diterima awak media, Para Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Media Independen Indonesia  (DPP AJMII) dengan dipimpin oleh Ketua Umum Achmad Syafei melakukan audiensi kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat (KCD VII) Arief Subakti pada Kamis (03/02/2022). Kehadiran mereka tersebut dalam rangka  menjalin tali silaturahmi, memperkenalkan struktur kepengurusan AJMII, dan menjalin kerja sama antara kedua belah pihak.


“Maksud kedatangan kami dari AJMII beraudiensi dengan Ka Cadik Wilayah VII Bandung dan Cimahi adalah yang pertama untuk menjalin tali silaturahmi. Kedua memperkenalkan struktur kepengurusan AJMII, dan selanjutnya adalah berkolaborasi menyusun program kegiatan bersama terkait literasi atau kepenulisan di lingkungan dinas pendidikan, khususnya di SMA/SMK. Semoga langkah awal ini bisa menjadi jalan untuk mencetak penulis muda yang potensial dari kalangan pelajar," ujar Achmad Syafei.


Pada awal pertemuan yang berlangsung di kantor KCD VII yang berada di Kompleks SMKN 1 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara No.48, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi tersebut Ketua Umum DPP AJMII memaparkan sejarah singkat berdirinya komunitas yang dipimpinnya. Menurut Achmad Syafei, AJMII didirikan di Kota Cimahi pada 9 September 2021 dengan legalitas Akte Notaris No.11-09/09 tahun 2021 dan Izin Domisili No. 517/0023/Ekbang/2021.


“Usia komunitas kami masih seumur jagung, tapi Insya Allah kami ingin sama-sama berkiprah dan membangun Kota Cimahi ini dengan apa yang kami bisa,” ujar Achmad Syafei di depan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut.


Dalam kesempatan tersebut Achmad Syafei memperkenalkan para pengurus DPP AJMII, salah satunya adalah Jumari Haryadi yang merupakan seorang penulis dan pendiri Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia yang anggotanya berjumlah puluhan ribu orang dan sudah tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan, sampai ke manca negara, di antaranya Hongkong, Malaysia, Taiwan, dan Timor Leste. Selain itu, ia juga merupakan owner media online Pratama Media News yang berkantor di Kota Cimahi.  


Kemudian Achmad Syafei juga memperkenalkan pengurus lain yang mendampinginya yaitu Anas Hedy, Pembina DPP AJMII. Ia merupakan mantan aktivis dan salah satu pendiri Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Penjara. Pengurus lainnya yang ikut serta dalam audiensi tersebut adalah Hermawan, Sekretaris DPP AJMII. Ia merupakan mantan penyiar Radio Mora Jabar. 


“Insya Allah kami di sini bersinergi, dari mana pun itu dengan dasar apa pun itu, yang jelas kami akan menjunjung tinggi tupoksi kami tentunya,” jelas Achmad Syafei.


Selanjutnya Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DPP AJMII Jumari Haryadi menyampaikan usulan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut untuk bersama-sama menjalin kemitraan dengan AJMII dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah. Ia  mengusulkan agar diadakan pelatihan menulis dan jurnalistik untuk siswa SMA/SMK di Kota Bandung dan Kota Cimahi.    


Menanggapi usulan pihak AJMII tersebut, Arief Subakti merasa senang dan menyambut baik. Apa yang disampaikan tersebut menurutnya sudah seirama, serta satu visi dan misi dengan program pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah. Kemampuan menulis mampu membuat orang menjadi lebih pintar dan bisa membagikan ilmu dan pengalamannya kepada orang lain melalui tulisan. 


“Orang yang tidak bisa menyampaikan apa yang dia pikirkan, orang itu tidak ada harganya. Saya tidak akan menganggap seseorang itu profesor apabila dia menyampaikan apa yang dia pikirkan itu henteu kaharti ku urang – bahasa Sunda yang artinya ‘tidak dimengerti oleh saya’. Menterjemahkan hal yang rumit menjadi hal yang mudah, sederhana, itu baru profesor,” ujar Arief Subakti sambil tersenyum.  


Lebih lanjut Arief Subakti mengatakan bahwa kepintaran anak-anak didik itu bukan hanya untuk dirinya sendiri saja, tetapi juga mampu membagikannya kepada orang lain. 


Sebelum pertemuan ditutup, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut ke depannya mengajak AJMII untuk bersama-sama membuat program peningkatan literasi di sekolah, baik dalam bentuk pelatihan maupun lomba-lomba menulis. 


“Orang pintar bisa menulis itu hebat karena bisa menyebarkan ilmu kepada orang lain,” pungkas Arief Subakti.***



Reporter   : Tedy Yana Setiawan


Sumber berita: Siaran PERS DPP AJMII

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *