HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 1/16/2022 12:57:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)



Bogor-K1N ||Hampir seluruh paguyuban para pengemudi Se-Kabupaten Bogor dan Bogor Kota melaksanakan rapat bersama, di sekretariat Bogor Supplier Deduluran (BSD),Sabtu malam(15/1/2022)


Tampak hadir dalam acara tersebut seluruh pengurus dari paguyupan pengemudi seperti ikatan seluruh pengemudi Indonesia  (ISPI).


SABORAT, GEPKES BPLI, DAT, PASSEC, ILKD,PILAR, PPTI Perjuangan, KPJB, RST, KMTB Dan IPDI.


Dalam kesempatannya Noldi selaku ketua Korwil ikatan seluruh pengemudi Indonesia Bogor Raya menyampaikan "malam ini adalah rapat perdana yang kita laksanakan di kediaman komunitas BSD, dalam rapat ini sendiri kami membahas tentang silaturahmi antar komunitas pengemudi serta menjalin komunikasi yang baik, agar bilamana para pengemudi yang melintas ataupun mengarah ke Kabupaten Bogor terjadi suatu trouble dapat diatasi dengan mudah.


Rencana kedepan kegiatan ini akan rutin kita lakukan dalam kurun waktu 2 bulan sekali dan berpindah-pindah tempat  sesuai kesiapan.


komunitas itu sendiri sebagai ahli rumah, acara ini sendiri kami mulai pukul 21 sampai dengan selesai dan ditutup dengan do'a bersama terangnya. 



Sementara itu Deni ketua Korwil ikatan seluruh pengemudi Indonesia Bogor Barat menambahkan, kami selaku komunitas yang berada di wilayah kabupaten bogor menyambut baik atas diselenggarakannya rapat pertemuan seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Bogor ini, selain bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan para pengurus komunitas pengemudi kami juga bisa menjalin silaturahmi, yang kedepannya akan banyak mendapatkan manfaat terutama untuk para pengemudi yang tergabung didalam komunitas, karena tidak menutup kemungkinan para pengemudi kesulitan jika terjadi suatu kendala atau Trouble di saat melintasi Kabupaten Bogor, dengan adanya kerjasama antar seluruh komunitas pengemudi ini maka Trouble dan lain-lain dapat diatasi dengan cepat dan mudah   pungkasnya. 




Di sisi lain Suhendar selaku koordinator pusat ikatan seluruh pengemudi Indonesia (ISPI) saat dihubungi via telepon menjelaskan " kami selaku Para pengurus ikatan seluruh pengemudi Indonesia ISPI Pusat telah mendapatkan laporan baik dari ketua Korwil Bogor raya dan Bogor Barat atas kegiatan tersebut dan kami sendiri selaku pengurus Pusat mendukung kegiatan yang dilaksanakan di tersebut serta apresiasi peserta rapat atau perwakilan komunitas yang hadir dengan setinggi-tingginya, banyak manfaat yang didapat dalam menjalin kerjasama antar komunitas pengemudi terutama di sana saat emergensi atau trouble dengan kerjasama antar komunitas pengemudi tersebut Insya Allah semua masalah pengemudi bisa diatasi dengan mudah karena ini adalah murni nilai keikhlasan atau yang lebih dikenal slogan kami "TAK PERLU SEDARAH UNTUK MENJADI SAUDARA ,, artinya membantu ikhlas tanpa pamrih terutama terhadap teman pengemudi yang senasib seperjuangan sepenanggungan tuturnya. 



Reporter : Beni Gaista

thumbnail

By On 12/29/2021 08:37:00 AM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Bogor-K1N || Kapolri Jenderal Listyo  Sigit Prabowo menghadiri acara puncak 20 tahun bakti untuk negeri alumni Akabri 2001 atau Dwipa Arya yang menggelar kegiatan vaksinasi massal, pemberian bantuan sosial, pembangunan dan renovasi 11 tempat ibadah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12).


Sigit pun mengapresiasi sinergitas TNI-Polri yang bersatu padu membangun dan merenovasi 11 tempat ibadah. Menurutnya, hal itu membuktikan komitmen dua lembaga tersebut dalam hal menjaga keberagaman dan kebebasan beragama masyarakat Indonesia. 


"Ini menjadi salah satu hal yang perlu kita contoh. Bahwa tentunya TNI-Polri selalu berkomitmen menjaga keberagaman di Indonesia," kata Sigit  


Pembangunan dan renovasi tempat ibadah itu dilakukan pada tujuh Masjid, satu Musala, satu Pura, satu Gereja dan satu pondok pesantren. Sigit menambahkan, hal itu juga wujud dari TNI-Polri yang berdiri di atas semua golongan. 


"Jadi ini bentuk TNI-Polri berdiri untuk melindungi dan di atas semua golongan yang memang harus dijaga dan diamankan," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.


Menjaga kebebasan beragama, kata Sigit, merupakan amanat idiologi Pancasila dan konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagaimana Pasal 28 dan Pasal 29. Terjaminnya kebebasan beragama juga merupakan bagian dari pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. 


"Dan ini tentunya wajib bagi kita khususnya TNI-Polri untuk melindungi kebebasan memeluk agama dan ibadah menurut keyakinannya," ucap Sigit.


Sigit mengaku mendapatkan laporan adanya gangguan terhadap masyarakat yang hendak melangsungkan kegiatan ibadah di salah satu wilayah. Ia meminta, agar hal serupa tidak kembali terjadi. 


Pemerintah, kata Sigit, bersama TNI dan Polri harus hadir untuk memberikan solusi jika terjadi suatu gangguan. Selain itu, harus menjamin seluruh umat beragama di Indonesia bisa diberikan kesempatan untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. 


"Saya ingatkan, Agama apapun yang diakui, wajib kita lindungi. Maka pada saat mereka melaksanakan ibadah, kita TNI-Polri dan Pemerintah wajib memberikan perlindungan. Karena itu bagian dari amanah konstitusi," tutur Sigit.


Dalam kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa, salah satu kekuatan Bangsa Indonesia adalah mampu melindungi, mempertahankan dan menjamin keberagaman yang ada. Hal itu juga bisa menjadi modal untuk menuju Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang. 


"Manakala kita mampu menjaga persatuan dan kesatuan, pertumbuhan ekonomi, SDM unggul, semua bisa berjalan apabila stabilitas keamanan persatuan kesatuan bisa kita pertahankan," jelas Sigit.




Karenanya, Sigit menekankan, kesatuan dan persatuan harus betul-betul dijaga dan dipertahankan karena merupakan tujuan nasional Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, jajaran TNI-Polri jangan mudah terpecah belah dalam melindungi kebebasan umat beragama. 


"Karena memang negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama bahasa dan etnis. Dan tentunya itu satu kekuatan yang harus kita pertahankan," kata Sigit. 


Persatuan dan kesatuan, kata Sigit, sudah dapat dibuktikan dari penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Saat ini, laju pertumbuhan virus corona sudah jauh lebih baik. Semua itu, kata Sigit, berkat sinergitas dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Indonesia. 


Di masa sulit Pandemi Covid-19 dewasa ini, menurut Sigit, seluruh beban yang berat akan terasa ringan jika Pemerintah, TNI, Polri dan elemen masyarakat bergandengan tangan dan bersatu padu. 


"Dan ini terlihat dimasa sulit kita pada saat kita menghadapi Pandemi Covid-19, seluruh elemen masyarakat bersatu. TNI-Polri, Pemda, Pemerintah Pusat, masyarakat, relawan bersatu padu untuk bergerak bersama menghadapi Covid-19. Alhamdulillah, bulan Juli lalu kita hadapi angka Covid-19, yang sangat tinggi. Terjadi situasi gelombang kedua yang akibatnya banyak warga dan keluarga kita masuk rumah sakit. Namun hari ini angka bisa kita kendalikan. Positivity Rate-nya di bawah 1," tutup Sigit.


Reporter : Egy/Hms

thumbnail

By On 12/11/2021 07:31:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Bogor-K1N || Dalam acara Rakernas IWO 2021 yang bertempat di Sentul  Bogor dua hari " tgl. 11-12 yang bertema, kesadaran kebangsaan wartawan online di tengah digitalisasi Media" di hadiri dari 34 provinsi. Sabtu, 11/12/2021 


Selain itu Rakernas juga membahas materi program kerja satu tahun ke depan persiapan mubes dan evaluasi kepengurusan


Di hadapan para peserta Rakernas,ketua umum IWO ,Jodi yudono mengatakan bahwa agenda IWO merupakan saat saat yang menarik bagi para wartawan.


Jodi berharap para wartawan yang tergabung di IWO bisa memanfaatkan ajang Rakernas sekaligus bersilatuhrahmi dengan rekan sesama profesi


Selain itu di harapkan wartawan dapat memberi kontribusi kepada bangsa dan Negara melalui kerja profesional yang adil dan bermartabat


Sementara dalam Tema Talkshow Rakernas ketua umum IWO mengatakan,apa bila  melihat fakta kebangsaan yang sedang berlangsung di mana terjadi degradasi nasionalisme di sebagian golongan masyarakat dan ancaman perpecahan serta rentanya  generasi muda terhadap pengaruh negatif digitalisasi media yang sedemikian masif,maka spirit IWO dapat menjadi pemantik energi baik bagi bangsa ini.

Itulah sebabnya dalam Rakernas ini kami mengusung Talkshow dengan judul ," kesadaran kebangsaan wartawan online di tengah Digitalisasi Media".


Lanjut di sampaikan tujuan Rakernas IWO di antaranya memberi kontribusi kepada bangsa dan Negara melalui kerja profesional yang adil juga bermartabat.




Dalam acara tersebut di hadirkan Nara sumber dari ketua komisi II DPR Dr Ahmad Doli Kurnia tanjung serta Nara sumber Talkshow CEO PRMN Agus Sulistiyono Founder Kompasiana,Pepih Nugroho Digital Developer  Deden Lesmana.


Dalam Rakernas IWO yang bertempat di Sentul Bogor di mulai dari pukul 9 wib sampai dengan selesai dan juga dalam pelaksaan nya di mulai selama Dua hari dari Sabtu sampai Minggu ini berjalan sesuai dengan prokes,semoga IWO kedepanya menjadikan buat para wartawan yang lebih profesional demi menjunjung nama bangsa dan Negara lebih baik.


 Reporter: Casroni

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *