HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 12/31/2021 06:23:00 AM

KABAR SATU Nusantara(K1N)



Kota Cirebon-K1N || Hari ini polres cirebon kota mengadakan Konferensi Pers akhir tahun 2021, Bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota. Kamis (30.12.21)


Konferensi Pers akhir tahun 2021 Polres Cirebon Kota yang saat ini dilaksanakan sebagai evaluasi kinerja Polres cirebon kota selama setahun dengan perbandingan pencapaian kinerja atas program-program dan tugas yang di laksanakan. Ucap Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH.


Lanjut Fahri, untuk Bidang Sat Reskrim Tahun 2021 terdapat 496 kasus tindak pidana, dan mengalami penurunan dari tahun 2020. Kasus yang sering terjadi di tahun 2021 yaitu penganiayaan berat, penipuan, curat, curanmor R.2 , pengeroyokan, curanmor R4. tukasnya


Masih kata Fahri, Kasus penganiaayaan tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak 59 kasus dari tahun 2020, kasus penganiyayaan sebanyak 46 kasus, dan mengalami kenaikan 1 kasus dari tahun sebelumnya. Sebanyak 23 kasus curanmor R4 yang terjadi di tahun 2021, mengalami penurunan sebanyak 23,3% dari tahun sebelumnya. Jelasnya


Sementara Bidang Sat Lantas Kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan 10,1% dari tahun sebelumnya, Penindakan pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan 55,7% dari tahun sebelumnya, Pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pelanggaran helm, lawan arus, dan menggunakan HP saat berkendara. Ujarnya


DI Bidang Sat Narkoba, ungkap Mantan kasubbid gakkum Ditlantas PMJ ini. Tindak pidana narkotika tahun 2021 sebanyak 123 kasus, mengalami peningkatan 0,8% dari tahun 2020, barang bukti shabu yang diamankan senilai 249,43 gram, Barang bukti ganja yang diamankan senilai 115, 17 gram, Barang bukti tembakau gorila yang diamankan senilai 1.146. Ungkapnya.


Sementara Miras yang berhasil dilakukan penyitaan sebanyak 321.500 botol mengalami peningkatan 66,4% dari tahun 2020.


Selama Tahun 2021 banyak Kasus yang menonjol berhasil di ungkap oleh Polres Cirebon Kota yaitu Ganjal ATM, sebanyak tujuh kasus diungkap Polres Cirebon Kota, Penempatan kerja migran Indonesia Ilegal satu kasus berhasil diungkap oleh Polres Cirebon Kota, Kekerasan terhadap anak satu kasus diungkap oleh Polres Cirebon Kota, Dua kasus pencabulan anak diungkap oleh Polres Cirebon Kota, Satu kasus pemerkosaan anak diungkap oleh Polres Cirebon Kota, Ucapnya


Masih kata Fahri, Delapan kasus tawuran konten yang berhasil Polres Cirebon Kota ungkap. Satu kasus aktifitas penambangan minerba ilegal yang berhasil Polres Cirebon Kota ungkap. 


Kemudian Polres Cirebon Kota dalam tahun 2021 telah melakukan renovasi rumah tidak layak huni sebanyak 6 rumah, Polres Cirebon Kota tahun 2021 mempunyai program wakaf 100 tajug 1000 Al - Quran, Polres Cirebon kota telah melauncing Aplikasi E-Prokes dan Ciko Safety Zone, Juga telah mengembangkan UMKM dengan bersinergi dengan beberapa pengusaha. Tutup AKBP M. Fahri Siregar. SH.S.IK.MH.


Kegiatan konferensi Pers dilaksanakan oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H, didampingi Kasat Lantas AKP Triyono Raharjo, SIK., MH., CPHR, Kasat Narkoba AKP Tanwin Nopiansyah, S.E, Kasat Reskrim AKP I Putu Asti Hermawan, S S.IK, Kasat Sabhara AKP Bekti Setiawan, S.IP, Kasi Propam Polres Cirebon Kota IPTU Sukirno, S.H dan dihadiri oleh media cetak dan media elektronik berjumlah 38 orang. Tutup IPTU Ngatidja, SH.MH Kasi humas Polres cirebon kota. 


Reporter  : Ade Fadil.

thumbnail

By On 12/30/2021 06:52:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Cirebon-K1N || Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Wali Kota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati, dan pejabat dari kedua wilayah, berkumpul di Pendopo Bupati,

di Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Pada Rabu (29/12/2021) malam


Dalam pertemuan tersebut, pemimpin kedua wilayah bersepakat kerjasama, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Imron mengatakan, Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kesamaan budaya menjadi salah satu ciri khas kedua daerah ini.


"Kedua daerah ini saling membutuhkan. Kalau diibaratkan rumah, Kota Cirebon itu sebagai etalase, tetapi isinya ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron.


Imron mengatakan, jumlah orang yang berada di Kota Cirebon pada siang hari mencapai jutaan. Tetapi, pada malam hari hanya sekira 350 ribu. Jutaan orang tersebut merupakan warga Kabupaten Cirebon.


Maka dari itu, lanjut Imron, beberapa program bersama harus digulirkan. Salah satunya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah.


"Jangan sampai ada ego dari kedua wilayah. Harus juga ada kerjasama dengan daerah lainnya, seperti Kuningan, Indramayu, dan Majalengka," kata Eti.


Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengatakan, banyak potensi dari kedua wilayah ini yang harus terus digali. Hal ini berdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).


Eti menyebutkan, Kota Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan wilayah lainnya di Ciayumajakuning, salah satunya terkait pengembangan sektor pariwisata.


Kerjasama tersebut, lanjut Eti, sudah disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada tiga tahun lalu.


"Kerjasama ini sebenarnya tinggal realisasi, cuma terhenti akibat pandemi Covid-19. Dalam dua tahun terakhir ini merupakan masa tersulit," katanya.


Selain itu, orang nomor dua di Kota Cirebon ini berharap hari jadi Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon ini bisa satukan, sehingga menjadi agenda tahunan. "Sepertinya bakal menjadi agenda akbar," kata Eti.


Reporter :  Ade Fadil.

thumbnail

By On 12/30/2021 06:36:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Cirebon-K1N || Bupati Cirebon Drs.H.Imron M.Ag menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun anggaran 2022 kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Cirebon.


Penyerahan dokumen tersebut, berlangsung di Ballroom Hotel Apita, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/12/2021).


Imron mengatakan, pembangunan di Kabupaten Cirebon pada 2022 harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2024  sesuai dengan visi-misi daerah yakni berbudaya, sejahtera, agamis, maju, dan aman.


"Seluruh SKPD harus melaksanakan program prioritas pembangunan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Apalagi saat ini, masih dalam kondisi ketidakpastian, di mana sering terjadi refocusing anggaran," kata Imron.


Imron mengatakan, ada delapan prioritas pembangunan pada 2022 yang telah ditetapkan, pertama peningkatan kualitas akses dan kualitas pendidikan sekolah dasar; kedua, jaminan kesehatan dan peningkatan pelayanan kesehatan.


Ketiga, penyediaan infrastruktur wilayah untuk peningkatan layanan dasar; keempat, pengembangan ekonomi kerakyatan; kelima, penanganan kemiskinan melalui pemberdayaan dan perlindungan jaminan sosial.


Kemudian, keenam, perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan daya saing tenaga kerja; ketujuh, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemanfaatan ruang, dan terakhir reformasi birokrasi melalui optimalisasi pelayanan publik. 


Imron mengatakan, dirinya sudah menegaskan kepada pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon agar tetap fokus menjalankan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022, dengan tetap sesuai peraturan perundang undangan serta efektif dan efesien, transparan dan akuntabel. 


Menurut Imron, hal itu perlu dilakukan agar tujuan pembangunan di Kabupaten Cirebon bisa berjalan dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal di masa pandemi Covid-19.


"Intinya, pada 2022 ini masih fokus pada upaya dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi struktural Pemerintahan Kabupaten Cirebon," katanya. 


Reporter  : Ade Fadil.

thumbnail

By On 12/30/2021 06:34:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Cirebon-K1N || Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Sosial untuk sinergitas program dan kegiatan tahun 2021 di ruang rapat Bappelitbangda, Rabu (29/12/2021). 


Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan, untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, bisa dilakukan secara parsial atau tiap sektor sesuai urusan pemerintahan yang menjadi tugas dan fungsi perangkat daerah bisa dilakukan secara komprehensif sesuai program bersama.


"Program tersebut bisa digarap bersama oleh organisasi perangkat daerah dengan dikoordinasikan dengan perangkat daerah tertentu. Kemendagri telah banyak mengeluarkan kebijakan pembangunan lintas sektor dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah," katanya. 


Rahmat menjelaskan, banyak program yang dilakukan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Cirebon. 


"Ada program P2WKSS merupakan program peningkatan peranan perempuan yang memberdayakan dengan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi," katanya. 


Selain itu, kata Rahmat, ada juga program kota/kabupaten layak anak. Di mana program tersebut merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dengan dunia usaha yang berkelanjutan dan menyeluruh 


"Program kota/kabupaten layak ini untuk menjamin terpenuhinya hak anak. Sehingga tujuan KLA untuk mewujudkan hak anak dan perlindungan khusus anak," ujarnya.


Menurut Rahmat, ada juga program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di mana program tersebut merupakan  program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah. 


"TMMD ini membantu mempercepat pembangunan di daerah. Sedangkan untuk program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) merupakan sarana untuk memupuk serta menumbuhkembangkan persatuan, solidaritas sosial, kekompakan, serta gotong royong, khususnya Kodam III/Siliwangi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon, " ucapnya. 


Reporter  : Ade Fadil.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *