HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 4/14/2022 01:38:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)
  

Jakarta - K1N || Komite Pedagang Pasar (KPP) dan Gerakan ASpirasi Masyarakat dan Pedagang (GASMAP), mempermudah akses agar minyak goreng sampai ke pedagang dan bisa langsung diperjualbelikan kepada warga.

Hal itu dikatakan Ketua Umum KPP dan Penggagas Pendirian ormas GASMAP, Abdul Rosyid Arsyad saat berkunjung ke pasar Kamat Jati untuk mulai mendistribusikan minyak goreng curah ke pedagang pada Rabu (13/4).

"Saya berkunjung ke pasar Kramat Jati untuk distribusikan minyak goreng curah ke pedagang, dalam rangka mengatasi kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng curah. Kami dukung Pak Jokowi dan Pak Erick Thohir agar ada salah satu BUMN yang dijadikan produsen terbesar, melebihi produsen swasta," kata Rosyid.

Rosyid Arsyad berharap ke depan BUMN Holding Pangan Id Food atau BUMN bidang Pangan seperti Perum Bulog, PTPN dan lain-lainnya, tidak hanya sebatas menjadi distributor pangan. Bahkan harus bisa salah satu BUMN Bidang Pangan menjadi produsen pangan khususnya minyak goreng, terbesar dari produsen swasta.

"Selama ini produsen minyak goreng dimiliki penuh perusahaan swasta. Seharusnya dari hulu sampai hilir BUMN dan Pemerintah yang kendalikan, agar tidak ada lagi gejolak kelangkaan dan melambung naik tinggi harga minyak goreng," ujar dia.

Rosyid mengatakan, semua pihak pasti mendukung BUMN harus punya pabrik minyak goreng. Negara Indonesia harus menang dan bebas dari Kartel atau Mafia Pangan dan BUMN Pangan harus kuasai Pangan dari hulu sampai hilir, dari produksi sampai penjualannya.

Dalam hal mengatasi masalah minyak goreng saat ini, lanjut Rosyid, yang prioritas harus berani dan tegas ke produsen minyak goreng curah. Cukup dari jajaran Kemendag dan Kemenperin bersama Satgas Pangan, TNI dan Polri memberikan surat pemberitahuan atau instruksi ke pabrik-pabrik produsen minyak goreng curah untuk mengeluarkan hasil produksinya.

"Dan segera mendistribusikan langsung ke pedagang tanpa ada kendala distribusinya. Harus cepat jangan sampai macet di jalur distribusi," imbuhnya.

Rosyid menyarankan, jika mau cepat pendistribusiannya harus potong jalur distribusinya, cukup dari produsen ke BUMN Pangan seperti anak perusahaan BUMN Holding Pangan RNI ID Food seperti Rajawali Nusindo dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) distribusi penjualan langsung ke pedagang atau agen-agen sembako yang mempunyai tangki untuk penjualan minyak goreng ke warga atau konsumen.

Atas permasalahan minyak goreng saat ini, kata Rosyid, sudah menjadi perhatian khusus Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan dan BUMN Pangan.

"Permasalahan minyak goreng saat ini, untuk ke depan harus ada penekanan yang tegas secara hukum. Yang bermain ekspor secara illegal minyak goreng dan apa ada kelebihan qouta ekspor, itu tupoksinya Kemendag. Selanjutnya di Badan Pangan Nasional terdapat komoditas minyak goreng yang menjadi tanggung jawab kerjanya dan BUMN Bidang Pangan harus segera membangun pabrik minyak goreng," tegas Rosyid.

Salah satu agen minyak goreng curah di pasar Kramat Jati, Haji Sidik menjelaskan sudah hampir 2 bulan lebih pihaknya tidak menerima suplai pasokan minyak goreng curah. Hal ini membuat drigen pedagang langganannya menumpuk.

"Sudah dua bulan ini menumpuk, syukur ini ada suplai lagi minyak goreng curah dari Komite Pedagang Pasar KPP bersama Gerakan Aspirasi Masyarakat dan Pedagang GASMAP, sehingga banyak membantu pedagang berjualan kembali minyak goreng dan pedagang olahan makanan bisa menggunakan lagi minyak goreng curah, dengan harga murah yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan kebutuhan minyak goreng curah di tempatnya, bisa mencapai 40 ton dalam sehari.

"Makanya kalau kemarin tiba-tiba menghilang minyak goreng sampai dua bulan ini, ya rugi sudah. Kagak jualan minyak goreng, jadi jualan yang ada saja," tutupnya.

Reporter : M Nur

thumbnail

By On 11/30/2021 08:29:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Ciamis-K1N || Sebanyak 40 orang perwakilan pengelola homestay di Kabupaten Ciamis mengikuti bimbingan teknis terkait Manajemen Pengelolaan Homestay yang dilaksanakan di The Priangan Hotel Ciamis, pada Selasa 30 September 2021


Kegiatan dengan tema "Peningkatan Daya Tarik Wisata Melalui Pengelolaan Homestay di Kabupaten Ciamis" yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis ini dihadir oleh Dinas Pariwisata beserta jajarannya.


Dasar penyelenggaraan Bimtek sendiri karena meningkatnya ketertarikan warga pada kearifan lokal, sehingga destinasi wisata di Ciamis terus bertambah tiap harinya, salah satunya homestay.


Homestay sendiri cukup populer saat ini, karena menawarkan suasana tempat istirahat yang berbeda dari penginapan pada umumnya. Di homestay, wisatawan yang semakin meningkat di kabupaten Ciamis akan ditawari untuk merasakan pengalaman hidup yang khas dari penduduk lokal.


Dalam acara bimbingan teknis yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut, Kepala bidang Ekonomi kreatif merangkap SDM dan sarana Asep Masherawan SIP.,MM  menyampaikan pada K1N, bahwa Bimtek ini diarahkan untuk menggali dan mengembangkan potensi budaya lokal menjadi aset pariwisata daerah serta menyejahterakan masyarakat.


"Ini sesuai visi misi Kabupaten Ciamis yaitu mendongkrak pendapatan daerah, pemerintah membuka peluang bagi daerah dengan berbagai kekayaan yang dimiliki di wilayah Kabupaten Ciamis dengan banyaknya destinasi wisata yang luar biasa, maka dari itu pemerintah mengadakan bimbingan teknis ini agar nantinya bisa merintis usaha di wilayah Kabupaten Ciamis. 


Asep Masherawan juga turut mendorong para peserta, calon pengelola homestay, untuk menunjukkan kearifan lokal yang ada pada masing-masing daerah kepada tamu dengan bangga.


"Gunakan kearifan lokal untuk menarik wisatawan, karena itu adalah yang mereka cari. Jangan sungkan menunjukkan budaya dan keseharian kita pada tamu, ujar Asep


Kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat membantu para pengelola wisata untuk meningkatkan mutu dan kelayakan homestay agar mencapai standar teknis tertentu. Maju terus pariwisata Ciamis !, pungkasnya


Reporter : Ade Fadil.

thumbnail

By On 11/28/2021 09:36:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Brebes-K1N || Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) harus merangkul Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Karena gempuran pandemi covid-19 membuat usaha skala besar sampai sektor Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) mengalami kontraksi. HIPMI diharapkan dapat memberikan dukungan serta sumbangsih untuk menggerakkan sektor riil, membangkitkan kembali dunia usaha dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan.


Harapan tersebut disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH sebagaimana disampaikan Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan Dra Tetty Yuliana MPd saat sambutan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Brebes, di Pendopo Bupati, Sabtu. 27/11/2021


HIPMI, kata Bupati, merupakan salah satu organisasi penting dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Jika mengaca pada negara-negara maju, maka pengusaha merupakan pilar ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Oleh karena itu, HIPMI dituntut untuk terus berperan aktif, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, serta membangun ekonomi daerah. Bagi pengusaha muda yang tergabung dalam wadah HIPMI yang memiliki jaringan, pengetahuan dan modal, agar memanfaatkan segenap potensi yang dimilikinya untuk membantu memajukan UMKM di Kabupaten Brebes.


Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Tengah Billy Dahlan melantik Azizar sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Brebes masa bhakti 2021-2024.


Dikatakan Billy, HIPMI era sekarang menghadapi tantangan yang tidak ringan. Terlebih setelah kurang dari dua tahun diterpa pandemi covid-19. Tantangan ke depan bukan hanya pandemi saja, masih banyak tantangan-tantangan yang harus kita hadapi terutama Teknologi-teknologi, lanjutnya,


selain memudahkan menjalani bisnis tetapi yang perlu di cermati yakni adanya lompatan disrupsi-disrupsi bisnis di tahun-tahun ke depan.


Tantangan besar lainnya yakni perubahan iklim, sepanjang tahun 2020 mencapai 4000 lebih bencana melanda Indonesia termasuk pandemi Covid-19.   




Kepada BPC Brebes, Billy mengajak untuk bersama-sama menuju kemakmuran. Bukan hanya sekadar tagline, tetapi harus menjadi sebuah kenyataan. Jangan hanya rencana tapi nyata, Tak hanya branding atau Public Relations (PR) saja tetapi harus benar-benar bisa mewujudkan.  


Billy menandaskan, modal utama untuk membangun sebuah usaha tidak semata-mata uang. Menurut Billy, berdasarkan pengalaman, modal utama untuk memulai bisnis baru adalah dengan membangun jaringan.


“Jaringan itu dapat kita peroleh di HIPMI. Untuk itu saya berharap agar terus organisasi ini menjadi sebuah organisasi yang sehat dan mampu menciptakan para pengusaha muda diberbagai sektor usaha,” tandasnya.


Turut hadir dalam pelantikan Komisi VI DPR RI Dr Haris Turino MSi, perwakilan KADIN Brebes Widagdo, Dewan Kehormatan HIPMI Brebes, Dewan Pembina HIPMI Brebes Danang Komaruzaman, ketua APINDO Brebes, kepala OPD terkait, para anggota BPC HIPMI Kabupaten Brebes, serta tamu undangan lainnya. 


Reporter: Casroni/Hms

thumbnail

By On 11/10/2021 11:56:00 AM

Sistem ini dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha dalam mengurus perizinan usahanya. Hal ini merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. OSS-RBA diluncurkan secara resmi pada tanggal 9 Agustus 2021 lalu oleh Presiden Jokowi.


 

 

 KABAR SATU Nusantara (K1N)

Cimahi-K1N  || Terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19 terjadi di seluruh daerah di Indonesia, bahkan di dunia.
Upaya percepatan pemulihan ekonomi kini gencar dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mengembalikan roda ekonomi daerah.

Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah dengan meluncurkan System Online Single Submission Risked Based Approach (OSS-RBA) yang merupakan izin usaha yang diberikan kepada para pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. Sistem ini dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha dalam mengurus perizinan usahanya. Hal ini merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. OSS-RBA diluncurkan secara resmi pada tanggal 9 Agustus 2021 lalu oleh Presiden Jokowi.

Sistem OSS berbasis risiko ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, keterbukaan, dan keterjaminan dalam mendapatkan izin berusaha bagi para pelaku usaha di Indonesia. Melalui layanan OSS berbasis risiko, para pelaku usaha mikro dan kecil diharapkan akan lebih mudah dalam mendapatkan izin berusaha, terutama dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

OSS-RBA wajib digunakan oleh pelaku usaha, Kementerian atau Lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB). Namun pada pelaksanaannya masih terjadi beberapa kendala. Tidak sedikit para pelaku usaha mengalami kesulitan dalam penerapan SSO-RBA. Oleh karenanya Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi OSS-RBA bagi para pelaku usaha di Kota Cimahi untuk memberikan solusi pada para pelaku usaha yang kesulitan menggunakan OSS-RBA.Kegiatan Sosialisasi OSS-RBA bagi Pelaku Usaha ini diselenggarakan pada hari Selasa (9/11/2021) secara hibrida.

Kegiatan offline diselenggarakan di Horison Green Forest Resort, Cihideung, Kabupaten Bandung Barat dan juga secara online bagi pelaku usaha yang belum bisa mengikuti kegiatan ini secara langsung. Kegiatan offline dihadiri lebih dari 30 pelaku usaha yang terdiri dari pelaku industri sedang dan besar; serta pelaku usaha kecil dan memengah (UMKM).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Plt. Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, ini menghadirkan narasumber Septiria Christina, STP., MAB dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Achmad Saefudin, S.H. dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dalam sambutannya Ngatiyana mengakui akibat pandemi Covid-19 perekonomian Kota Cimahi pun terdampak cukup besar. Selain menurunnya tingkat ekonomi, penurunan di sektor eksport dan import, penurunan nilai agregat atau total investasi, hingga naiknya tingkat pengangguran. Ia mengatakan hal ini harus menjadi perhatian yang serius bagi upaya memulihkan perekonomian kota pada beberapa tahun kedepan.
“Hal yang dapat kita lakukan adalah dalam lingkup pengembangan ekonomi lokal kota. Hal ini dilakukan melalui dua cara yaitu memangkas ekonomi biaya tinggi melalui penyederhanaan perizinan dan mendongkrak kinerja UMKM,” Ngatiyana menjelaskan.

Ngatiyana berharap dengan adanya inovasi-inovasi ini dapat segera memulihkan perekonomian Kota Cimahi.


Ngatiyana mengungkapkan dukungannya pada peluncuran sistem OSS-RBA ini, “Perluncuran OSS-RBA ini sangat stategis untuk memulihkan perekonomian nasional akibat dampak dari pandemi Covid 19.”
Ia pun menghimbau para ASN Kota Cimahi untuk memperlajari secara lebih mendalam, membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat dan segera melaksanakan penyesuaian – penyesuaian yang diperlukan sesuai peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut Ngatiyana meminta jajaran stafnya untuk terus melakukan inovasi, “…di tengah – tengah pandemi lakukan juga inovasi untuk pelayanan kepada masyarakat. Hal ini bisa melalui penyediaan konsultasi secara daring dan terjadwal melalui zoom meeting dengan pemohon izin, juga dapat dikombinasikan dengan konsultasi offline secara terbatas dengan melihat kondisi penyebaran covid dan tetap menerapkan protokol Kesehatan,” tukasnya.

Ngatiyana berharap dengan adanya inovasi-inovasi ini dapat segera memulihkan perekonomian Kota Cimahi, “Mudah-mudahan apa yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini dapat langsung dipraktekan dan diimplementasikan. Mudah-mudahan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Cimahi,” tutup Ngatiyana.

Reporter : Tedy Yana Setiawan

thumbnail

By On 11/09/2021 07:44:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (KIN)

 

Sragen-K1N ||  Bintara pembinsa Desa atau Babinsa Serma Rochmad Babinsa Desa Celep Koramil 05/Kedawung dan Babinkamtibmas melaksanakan komsos bersama Peternak Sapi dukuh Celep desa Celep Kec Kedawung, Selasa ( 09/11/2021 ).

Serma Rochmad mengatakan bahwa pendampingan ini dimaksudkan agar peternak sapi bertambah semangat dan dapat mengeluarkan semua keluhan tentang kebutuhan para peternak Sapi sehingga sapi ternak dapat dipelihara dengan baik dan sehat.



“Adapun sumber makanan ternak sapi masih diperoleh secara tradisional yaitu dengan cara dicarikan rumput atau daun daunan dari jenis tertentu yang diambil dari kebun maupun hutan disekitar desa,”ujarnya.

Babinsa Desa Celep juga mengingatkan kepada Bapak Manto peternak sapi, agar dapat selalu menjaga kebersihan diseputaran lingkungan dikarenakan kandang ternak tersebut dekat dengan area pemukiman tempat tinggal warga, sehingga setiap hari harus dibersihkan dengan harapan agar tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu kenyamanan warga disekitar kandang ternak sapi tersebut.
 

Reporter : Darto/Agus K

thumbnail

By On 11/05/2021 10:17:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

 

Banjarnegara - K1N || Akhirnya Desa Pagak, Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten.Banjarnegara resmi mempunyai tempat pariwisata sendiri. Sejak mulai pelaksanaan  pembangunan bulan Juli 2017, masyarakat sekitar akhirnya bisa menikmati hiburan dan bersantai memanjakan mata bersama keluarga di tempat ini. Dan akhirnya pada tanggal 4 Nopember 2021 pemerintah desa Pagak membuka dan mengadakan Launching kendati belum sepenuhnya selesai dibangun.

Dalam proses pembangunan sempat mengalami kendala. Ini dikarenakan adanya musibah global Covid-19 sehingga berdampak sangat signifikan dalam pelaksanaan pengerjaan tempat pariwisata tersebut. Yang semula target pembangunan 2 (dua) tahun selesai.

Acara LAUNCHING EKONOMI KREATIF SARSIPOL STIE TAMBARA DESA PAGAK, dimulai pukul 9.30 wib, dan di pandu oleh sdr Ilham Prayogi dan Devi Anggraeni. Acara peresmian pembukaan Rawa Lutung sendiri akan diresmikan oleh Bupati Banjarnegara PLT Bapak Syamsudin Spd Mpd. Sambil menunggu Bapak Bupati bersama jajarannya datang, terlebih dahulu pemandu acara menyempatkan bincang-bincang bersama putra putri Duta Wisata yang diwakili oleh Yoga Mahendra dan Anisa Martina dan juga Duta Kampus mahasiswa mahasiswi dari STIE Banjarnegara yang diwakili oleh Afiudi Yanto, Aris, Anggoro, dan Rizki Berlin. Adapun visi misi para duta wisata tersebut yaitu” ingin ikut membantu memajukan desa wisata Pagak menjadi Desa yang Berbudaya dan berdaya saing tidak dilingkup kecamatan, juga bisa ditingkat kabupaten bahkan sampai tingkat nasional. Apalagi desa Pagak baru saja memenangkan juara 2 Nasional di ajang BCA Award katagori desa kreatif.

Tepat pukul 10.15 WIB rombongan bupati Banjarnegara datang. Dengan didampingi oleh kapolres Banjarnegara, dandim, kapolsek Purworejo Klampok, dinas Pariwisata, dan juga dari dinas Bea dan Cukai, camat Purworejo Klampok. Sebelum rombongan memasuki pendopo, terlebih dahulu bupati Banjarnegara mengadakan wawancara dengan para petugas penjaga stand produk kreatif masyarakat desa Pagak. Diantaranya hasil kreatif produk pot bunga, setek bunga, tembakau dari bahan daun Talas Bening dan dari tumbuhan liar Ngampu. Juga ada produk-produk kreatif masyarakat desa Pagak unggulan lain yaitu produk pembuatan kerajinan dari bahan bambu, berupa pithi yang bermacam-macam gunanya salah satunya sebagai wadah getuk goreng.

Setelah bapak bupati mengadakan bincang-bincang bersama para penjaga stand produk-produk unggulan rakyat desa Pagak, bupati PLT Syamsudin diperkenankan untuk mengadakan acara gunting pita sebagai pertanda bahwa, tempat pariwisata RAWA LUTUNG desa Pagak resmi dibuka.

Sebelum acara dimulai, bupati Banjarnegara bersama rombongan dan para tamu disuguhi dengan tarian beksan dari gending ladrang Budi Rahayu yang dilakukan oleh dua penari yaitu Puspa dan Fala.

Acara diawali sambutan oleh Kepala Desa Pagak Sudarwo SH. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa “Alhamdulillah Desa Pagak sesuai dengan yang diharapkan Presiden Jokowi membangun Indonesia dari pinggiran, kami berusaha menyelaraskan dengan harapan bapak Jokowi, dengan apa yang ada di Desa Pagak tanpa mengurangi jati diri Desa Pagak. Untuk itu kami sangat membutuhkan bimbingan perhatian maupun uluran apapun agar desa Pagak semakin maju sejajar dengan desa-desa yang lain. Dan selanjutnya kami bermimpi ingin mengejar seperti Desa-Desa yang sudah lebih maju. Karena saya yakin setelah Desa maju, Desa Pagak bisa mandiri Perekonomiannya maupun hal-hal yang lainnya. Kami membangun sarana dan prasarana seperti ini dikarenakan untukmenunjang PAD desa dan PAD masyarakat. Dan ditempat ini ada beberapa wahana yang kita bangun untuk menyelaraskan ekonomi kreatifi masyarakat agar nantinya bisa bersinergi. Mudah-mudahan desa Pagak bisa Baldatun Toyibatun ghofurun ghofur. Bisa menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo.” Dan tak lupa Kepala Desa menyuarakan yel yel penyemangat “Pagak Bergrak.”

Sambutan kedua oleh Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Yulianto SH MH. Dalam sambutanya beliau menyampaikan agar kita bersama-sama tetap menjaga keamanan demi menjaga  atau menciptakan rasa kenyamanan bagi masyarakat pada umumnya.

Sambutan yang ketiga oleh ketua STIE Banjarnegara Lustono Spd MM. Tak lupa beliau memberi ucapan pertama dengan berpantun. Dan selanjutnya beliau menyampaikan.”Atas nama STE Taman Siswa Banjarnegara saya sampaikan ucapan terima kasih kepada bapak bupati Banjarnegara, bapak kapolres, dandim, dan segenap pimpinan daerah diwilayah kabupaten Banjarnegara dan juga masyarakat yang hadir untuk mengikutikegiatan Launching Ekonomi Kreatif di desa Pagak ini. Semoga kehadiran bapak ibu sekalian bisa memotifasi kami semua khususnya pelaku ekonomi kreatif untuk lebih semangat membuat produk-produk yang lebihmenarik, yang lebih unik dan bermanfaat. STIE Taman siswa merupakan perguruan tinggi pertama kali di Banjarnegara. Disamping melaksanakan tugas pokok didalam perguruan tinggi, juga berfungsi untuk mengembangkan ilmu dan teknologi, lebih-lebih keberadaan STIE ini juga ingin memberikan suatu manfaat kepada masyarakat kususnya Banjarnegara. Maka dari itu STIE melakukan pengabdian yang betul-betul bisa dirasakan masyarakat yaitu dengan pengembangan potensi lokal. Di desa Pagak dari tahun 17, para mahasiswa merapat mencari apa yang yang bisa dikembangkan di desa Pagak ini. Dengan ide para mahasiswa mengembangkan ekonomi kreatif. Dengan harapan desa Pagak bisa dikenal, layak dikunjungi, bahkan nantinya diharapkan akan muncul satu bentuk pasar. Yaitu pasar yang berbeda, sejenis pasar lelang produk-produk ekonomi kreatif yang harapannya nanti bisa menjadi pasar lelang yang tarafnya tingkat global atau Internasional.”

 



 

Adapun sambutan dari bupati PLT Syamsudin Spd Mpd. Dalam penyampaianya mengatakan bahwa.”Untuk mencapai akselerasi Banjarnegara yang bermartabat dan berbudaya, kita semua harus tetap belajar meningkatkan visi. Banjarnegara pusat budaya, pusat kearifan lokal, pusat ekonomi kreatif berkelas dunia. Pendapatan tertinggi kedua Banjarnegara yaitu dari sektor pariwisata setelah dari RSUD. Saat ini dari sektor pariwisata sudah diambil oleh desa Pagak. Sehingga tinggal tingkatkan program, terus bekelanjutan. Sehingga Pagak semakin maju. Bila perlu mengadakan bedol desa. Cari tahu mana desa yang lebih maju dengan persoalan yang sama. Dan saya juga bermimpi berawal dari desa Tunggoro kec. Sigaluh sampai desa Piasa  Wtan di kec. Susukan, itu bagaikan etalasenya kabupaten Banjarnegara. Isinya antara lain produk-produk ekonomi kerakyatan yang ada di Banjarnegara. Ini mimpi yang sudah menjadi kenyataan. Begitu kita masuk dari arah timur Sigaluh, sekarang disana berkembang agro wisata buah Duren. Sekarang buah di Banjarnegara mengalami perubahan. Dari model lama duren ya seperti itu duren. Satu ditanam tumbuh berbuah durian. Tapi yang ada di Sigaluh, satu pohon ditanam menjadi besar, buahnya bisa menghasilkan 16 jenis durian yang ada didunia. Musang king ,durian Singgapur varian, semuanya bisa dicangkokkan di satu pohon. Satu orang menyangkok bibit duren sampai hidup biayanya 250 ribu rupiah. Ini bisa menjadi lahan perekonomian baru juru penyangkok bibit duren. Ada dukuh, di sana pusatnya, buah manggis pun disana sentranya dan lain-lainya. Kebarat Banjarnegara ada agrowisata dengan moka. Ini sudah disponsorioleh bapak reza untuk mengexport ke negeri China. Dan ada produk-produk lain yang ternyata sudah berkelas dunia sehingga ada produk Banjarnegara yang bisa diexport ke Eropa. Lanjut kebarat , Banjarnegara memiliki rasa hargadiri yang tinggi. Rakit,Mandiraraja,Purwanegara, Bawang, menjadi kawasan Minapolitan. Disini produk ikan Banjarnegara 25% pemasaran Jawa Tengah berasal dari Banjarnegara. Mandiraja kerajinan bambu di Kertayasa. Yang dikordinir oleh saudara Warso. Salamerta dengan kerajinan kayu-kayu kecil yang dirangkai sehingga menjadi kerajinan tangan yang indah. Ke Klampok desa Pagak menjadi sentral kegiatan. Ke Susukan kita bisa menikmati gula semut yang sudah bertaraf export. Kali Bening Wonoyoso juga mempunyai produk unggulan yaitu ikan hiasnya. Dan seterusnya kerja sama dengan orang lain itu penting untuk mencapai kesuksesan. Agar ada perpaduan gambaran yang kita harapkan. Untuk itu mari bersama-sama untuk terus menggali ilmu demi mencapai apa yang kita harapkan.”

Acara dilanjutkan dengan penanda tanganan prasasti Ekonomi Kreatif Sarsipol STIE Taman Siswa Banjarnegara desa wisata Pagak. Diawali oleh kapolres Banjarnegara. Dilanjutkan oleh kepala STIE Banjarnegara, dilanjutkan penanda tangan prasasti oleh kepala desa Pagak. Selanjutnya yang terakhir, penanda tanganan prasasti pembangunan sarana dan prasarana obyek pariwisata tahun 2021 oleh bupati Banjarnegara. Setelah penanda tangan prasasti dilanjutkan penyerahan penghargaan BCA Desa Wisata Award 2021 oleh bupati Banjarnegara yang akan diserahkan kepada kepala desa Pagak sebagai pemenang juara 2 lomba katagori desa pariwisata ekonomi kreatif. Dan dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan dari STIE Taman Siswa Banjarnegara oleh kepala STIE Banjarnegara kepada Kapolres Banjarnegara.

Dan yang terakhir seminar Export Import yang akan disampaikan oleh ketua bea cukai Purwokerto, yang pada saat ini diwakili oleh ibu Luli Nugraheni SH. Dalam penjelasannya disampaikan bahwa”Bea cukai merupakan institusi dibawah departement keuangan. Direktorat bea dan cukai memiliki kantor perwakilan di berbagai negara.Bea Cukai adalah pungutan bea masuk dari dan keluar negri barang-barang tertentu. Sedangkan cukai sendiri dibebankan ke jenis-jenis produk tertentu. Misalnya hasil produk dari tembaku,alkohol, dan kedepan akan di terapkan pungutan dari komoditas plastik. Adapun tugas dari dirjen bea dan cukai sendiri adalah sebagai pengumpul penerimaan negara dari exportasi dan importasi serta pajak cukai lainnya. Untuk mendukung pembangunan nasional. Dan Tugas kedua sebagai komuniti protektor atau melindungi masyarakat dari barang-barang  yang berbahaya. Dan barang-barang yang berdampak negatif. Dan ada tugas-tugas yang lainnya.”

Setelah acara seminar dari bea cukai selesai, acarapun diakhiri. Perlu diketahui bahwa Wahana tempat pariwisata ekonomi kreatif RAWA LUTUNG di desa Pagak menyajikan wahana hiburan antara lain kolam renang untuk berbagai umur, kolam pemancingan ikan, taman bunga dengan beraneka ragam bunga. Dan yang tidak kalah penting yaitu wahana tempat jual beli produk-produk ekonomi kerakyatan masyarakat desa Pagak.

Wahana pariwisata RAWALUTUNG dibangun diatas tanah Desa seluas 1,5 hektar. Dan anggaran yang direncanakan akan menelan biaya sekitar 2,5 milyard. Dan kendati sudah bisa difungsikan sebagai taman hiburan dan sebagainya, tapi saat ini pembangunan baru mencapai 70% pelaksanaan pembangunannya. Kedepan diharapkan pembangunan ini bisa berjalan lancar tidak menemui hambatan suatu apapun hingga mencapai titik maksimal. Amin.

 

Reporter: Sri Handoyo.         

                                                                                                               

thumbnail

By On 11/04/2021 04:41:00 PM

Launching Pertashop desa Ujungmanik ditandai pengisian BBM gratis untuk masing masing penerima kupon dan mendapat 1 liter BBM berupa Pertamak

 

 KABAR SATU Nusantara (K1N)

 Cilacap - K1N || PT. Pertamina (Persero) kembali wujudkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan energi BBM hingga ke pelosok desa.


Pertashop adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang di persiapan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non-subsidi serta produk ritel pertamina yang lain.

Adanya Pertamina Shop (Pertashop) di desa Ujungmanik resmi dan dibuka, bertempat di Area Pertashop, Kamis (04/11/2021).

Launching Pertashop dalam rangka peresmian dihadiri Jajaran Forkopimcam Kecamatan Kawunganten yang terdiri dari Polsek Kawunganten dalam hal ini diwakili Kanit Samapta Ipda Syamsudin bersama anggota, Babinsa Koramil 09/Kawunganten Sertu Mulyanto, Camat Kecamatan Kawunganten yang diwakili Kasi Kesra Kecamatan Maryoto, Direktur PT. Anugrah Patra Gemilang Imam Wahyudi, Pelaksana Pembangunan Pertashop Tugiman, Kepala desa Ujungmanik Sugeng Budiyatno, Segenap unsur Pemerintah Desa yang terdiri dari Kadus, Sekretaris desa, Ketua BPD, Ketua LPPMD, Ketua Rt, Ketua Rw, para pengusaha Pom Mini, Pengecer serta unsur masyarakat.

Dalam penyampainnya Maryoto selaku Kasi Kesra Kecamatan Kawunganten, mendukung adanya Pertashop di desa Ujungmanik.

"Kami atas nama Pemerintah Kecamatan mendukung sepenuhnya atas di dirikannya Pertashop di Ujungmanik," katanya.

Dengan Pertashop ini sangat membantu dan mendorong khususnya masyarakat dari berbagai bidang, yang antara lain bidang perdagangan, pertanian terlebih bidang transportasi," jelasnya.

Harapan kami semoga Pertashop ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan masalah antar pedagang atau pengusaha BBM kecil. Besar harapan semua bisa bersinergi dengan baik," ujar Maryoto.

"Kami selaku Pemerintah desa bertujuan bagaimana cara membantu masyarakat secara umum. Bagaimanapun juga BBM merupakan kebutuhan yang sangat krucial," tutur Sugeng Budiyatno, Kepala desa Ujungmanik.

Sugeng menambahkan bahwa, Dengan adanya Pertashop ini bisa mendekatkan kepada masyarakat dan tentunya dapat mensejahterakan masyarakat. Pertashop merupakan sebuah program Pemerintah meskipun Pom Mini sudah ada, namun keberadaan Pertashop bukan suatu persaingan akan tetapi sebuah mitra," terangnya.

Sugeng menandaskan bahwa, Pom Mini nantinya bisa menjual dan mengambil keuntungan dari Pertashop karena harga BBM di Pertashop sama dengan harga BBM di SPBU.

Ada keuntungan lain yang sepertinya tidak terpikir seperti halnya ketika Pengusaha Pom Mini yang sebelumnya jauh untuk kulakan sekarang lebih dekat, sehingga bisa menghemat atau mengurangi biaya oprasional," bebernya.

Kepala desa Ujungmanik Sugeng Budiyatno, tinjau pengisian BBM gratis dalam rangka Launching Pertashop di desa Ujungmanik

Dari kanan: Babinsa Koramil 09/Kawunganten Sertu Mulyanto, Kanit Sampta Polsek Kawunganten Ipda Syamsudin, Kasi Kesra Kecamatan Kawunganten Maryoto, Kepala desa Ujungmanik Sugeng Budiyatno, Pelaksana Pembangunan Pertashop Tugiwan, Direktur PT. Anugrah Patra Gemilang Imam Wahyud


Harapan kami adanya Pertashop ini secara umum masyarakat dapat menikmati dari segala sisi baik kemudahan, jangkauan maupun penghematan dan tidak ada unsur menjatuhkan usaha lain. Tujuan ini murni untuk mensejahterakan masyarakat secara umum," terang Sugeng.

Apresiasi diberikan Tugiwan selaku Pelaksana Pembangunan Pertashop di desa Ujungmanik.

"Launching Pertashop di desa Ujungmanik ini sangat bagus. Kami mengapresiasi khususnya kepada masyarakat Ujungmanik yang mana telah berkenan menerima kehadiran Pertashop di wilayah ini," ucap Tugiwan.

Dengan pertimbangan kapasitas jumlah penduduk desa Ujungmanik yang luar biasa sehingga sangat memungkinkan Pertashop ini didirikan.

"Kami bertujuan hanya ingin mendekatkan antara Pertamina dengan konsumen dalam hal ini masyarakat.

Pertashop merupakan salah satu program Pemerintah yang harus terealisasi dan tidak boleh tidak terealisasi," tegasnya.

Harapan kami masyarakat bekerjasama, Kehadiran Pertashop tak lain bisa mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui BUMDes, karena dari hasil keuntungan bersih nanti akan kami alokasikan 5 persen untuk Desa.

Pertashop sendiri kapasitas perdana 3000 liter, untuk pengisian yakni 2000 per 2000 liter untuk pendirian Pertashop di titik lain mungkin saja bisa terjadi dengan syarat konsumsi BBM bisa mencapai 1000 sampai 2000 liter per/hari, namun jika hanya mencapai perkiraan dibawah 1000 liter per/hari maka Pertamina tidak mengijinkan. Karena acuan itu sudah baku dan kami bekerja sesuai aturan dari pihak Pertamina, untuk radius sendiri ketika ada pendirian Pertashop kembali yakni 3 km," urainya.

Kami berharap mudah mudahan Pertashop ini bisa memberi kenyamanan, Kemudahan dan kebaikan sehingga kehadirannya dapat bermanfaat untuk semua masyarakat," pungkasnya.

 

Reporter : TUNJANG.D

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *