HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 12/07/2021 12:59:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Purbalingga-K1N || Pemerintah Desa Lambur Kecamatan Merebet Kabupaten Purbalingga salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa( BLT-DD) Tahun 2021 kepada 60 kelompok penerima manfaat KPM yang sudah ditetapkan dalam musyawarah desa.


Penyaluran diberikan sekaligus 2 Bulan yaitu Nopember dan Desember yang berlangsung di  Aula desa,Senin(6/12/2021)


Dengan disaksikan langsung oleh kepala desa dan perangkatnya.Sebanyak 60 Orang kelompok penerima manfaat (KPM) masing-masing mendapatkan BLT-DD untuk dua bulan sebanyak Rp 600,000,-


Kepala Desa Lambur kepada wartawan mengatakan,bahwa pada hari ini pemerintahan desa Lambur menyalurkan BLT-DD Tahun 2021 2 Bulan sekaligus yaitu bulan Nopember dan Desember  sebanyak 60 KK dengan masing-masing menerima Rp 600,000,ucapnya.


Dengan disalurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa ini semoga  dapat meringankan beban masyarakat.




"Kepada keluarga penerima manfaat BLT-DD di Desa Lambur, kami berharap dapat menggunakan uang yang ada untuk kebutuhan pokok keluarga dengan membeli sembako dan kebutuhan penting lainya," kata kades.


Salah seorang KPM yang  ditemui wartawan ditempat pembagian mengaku akan memanfaatkan uang yang diterima  dengan sebaik-baiknya.Akan dibelanjakan hal yang penting dan bermanfaat,katanya.


Pantauan dilapangan penyaluran BLT-DD dilaksanakan dengan protokol kesehatan,diwajibkan pakai masker,  jaga jarak dan cuci tangan. Penyaluran berjalan lancar hingga selesai.


Reporter : Sambudi

thumbnail

By On 12/03/2021 07:02:00 AM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Purbalingga- K1N || Desa Bantar Barang Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga menggelar vaksinasi Kamis 2 Desember 2021 dengan kuota 1000 dosis, Vaksinasi di adakan di Aula balai desa Bantar Barang mulai dari jam 07.00 pagi sampai selesai. 


"Atas dukungan dari Dokes Polri Purbalingga vaksinasi berjalan dengan tertib dan baik dan masyarakat sangat patuh mengikuti anjuran prokes, tenaga yang ikut membantu dari perangkat desa bantar barang, polsek rembang, tenaga medis dari Puskesmas Rembang, Polres Purbalingga, Linmas, dan dari Banser, ucap Khoirul Syamhadi kades Bantar Barang. 


"Dengan sadarnya akan pentingnya vaksin akan menurunkan angka penyebaran covid 19 khususnya disini, sebenarnya kuota ada 2000 dari Polres Purbalingga untuk vaksin sinovac tapi persiapan dulu 1000 dulu, setelah digelar masyarakat yang mendaftar ada 1000 lebih karena formulir yang tidak mencukupi masy arakat foto copy sendiri" tandas Khoirul Syamhadi .



Setelah kegiatan vaksin selese AKP Sunarto Kapolsek Rembang  mengucapkan rasa syuk ur atas pencapaian vaksinasi yang di gelar di aula balai desa Barang  begini ucapnya"alham dulilah untuk vaksinasi di desa bantar barang telah selese "Dan saat di wawancarai oleh awak media dia menginformasikan "Untuk percepatan dalam rangka Percepatan vaksinasi di wilayah Polsek Rem bang, kami hari ini menvaksin di dua desa per tama di desa Bantar Barang dan kedua di desa Tanalum,kita mengvaksin target 1000 tapi pencapaian vaksin mencapai 1026  itu di bantar barang,kemudian untuk tanalum vaksinasi target 500 terlaksana 462,Bahwa vaksin ini berasal dari dokes polri untuk jenis vaksin sinovac "tegas AKP Sunarto. 


Salah satu warga desa bantar barang Mulyono juga mengatakan"kalau untuk acara vaksin memang sudah saya tunggu pak makanya begitu ada vaksin saya langsung bergegas untuk mendaftar di balai desa sebab disamping untuk menjaga supaya terhindar dari covid saya butuh pula untuk keperluan lain contohnya jika saya bepergi an ke luar kota"  kata dia. 


Reporter : K1N

thumbnail

By On 12/01/2021 03:47:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Purbalingga-K1N || Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga sepeda motor terjadi di ruas jalan Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten PurbaIingga, Rabu (1/12/2021) pagi. Akibatnya, tiga pengendara mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.


Kapolsek Kemangkon Iptu Wahyudi mengatakan kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor masing-masing Honda Revo bernomor polisi  R-2579-VL, Honda Vario R-4895-BV dan Honda Beat R-5783-JR. Kecelakaan terjadi sekira jam 08.00 WIB di jalan raya Desa Kedunglegok.


Dari data yang diperoleh, Honda Revo dikendarai oleh seorang pelajar berinisial IZA (14) warga Desa Majasem Kecamatan Bukateja, Honda Vario dikendarai oleh pelajar berinisial RR (14) warga Desa Majasem, Kecamatan Bukateja dan Honda Beat dikendarai oleh Indri Astuti (24) warga Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.


Kapolsek menjelaskan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Revo melaju searah dengan Honda Vario. Kedua sepeda motor tersebut beriringan melaju dari arah utara menuju selatan.


Sampai di lokasi, sepeda motor Honda Vario berusaha mendahului Honda Revo di depannya. Namun justru menabrak bagian belakang Honda Vario dan oleng dan roboh. Saat itu, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat yang posisinya sudah dekat sehingga kemudian terjadi tabrakan tiga sepeda motor.



"Akibat kecelakaan tersebut ketiga pengendara dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mengalami sejumlah luka," jelas kapolsek.


Dari hasil pemeriksaan medis, pengendara Honda Revo mengalami patah tulang paha kiri dan lecet di kaki kanan. Pengendara Motor Honda Vario mengalami lecet - lecet di tangan dan kaki. Sedangkan pengendara Honda Beat mengalami luka sobek dan lecet pada bagian tangan serta retak jari kelingking kanan.


"Kasus kecelakaan tiga sepeda motor selanjutnya diserahkan penanganan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga. Sepeda motor yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti," pungkasnya.


Reporter : Sambudi

thumbnail

By On 12/01/2021 06:05:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Purbalingga-K1N || SMP Negeri 1 Karanganyar  Kabupaten Purbalingga meraih juara pertama lomba film pendek, yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Purbalingga dalam rangka memperingati HUT ke-76 dan HGN 2021.Dengan tujuan  meningkatkan kreatifitas guru dalam berkarya.


Penyerahan juara  berlangsung di Aula PGRI Kabupaten Purbalingga,Selasa (30/11/2021)


Hadir dalam penyerahan tersebut  adalah  Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga Tri Gunawan Setyadi,SH,MH. Ketua PGRI Joko Sumarno,M.Pd. Segenap pengurus PGRI,perwakilan dan para pemenang lomba HUT PGRI ke-76 tingkat Kabupaten Purbalingga tahun 2021.


Lomba Filem pendek dengan Judul, 

"Merekam Jejak Inspirasi Pendidik".

Tema yang diangkat adalah kisah perjuangan seorang guru honor dalam masa pandemi covid-19. Berangkat dari kisah nyata kehidupan guru honorer.


Cerita ini sangat mudah diterima seluruh kalangan dan berisi pesan-pesan inspiratif  yang disampaikan, dan juga menangkap momen realita kehidupan pengabdian seorang guru.


Film pendek ini  disutradarai oleh Sigit Dwi Nugroho,S.Pd.Pemain dan crew Kepala Sekolah : Eko Sulistyo Wahono,S.Pd.Isnaeni Indah Permatasari,S.Or. Anisa Dita Rahmawati,S.Pd.Budi Setiyadi.Wahyu Yogo Pratomo,S.Pd.Ari Wulandari,S.Pd.Nabil Febri S.



Sigit Dwi Nugroho menuturkan kepada wartawan,proses pembuatan film pendek ini

pada masa pandemi, seperti saat ini guru dituntut harus kreafitf dalam segala bidang baik akademin maupun non-akademik. Maka dari itu kami dari SMP Negeri 1 karanganyar mengikuti lomba film pendek dalam rangka memperingati HUT ke-76 PGRI dan HGN 2021 yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Purbalingga dengan tujuan meningkatkan kreatifitas guru dalam berkarya,tuturnya.


"Film pendek ini merupakan produksi pertama yang dibuat oleh SMPN 1 Karanganyar dan bisa menyabet Juara Pertama tingkat kabupaten pada lomba tersebut. Tentu menjadi sebuah kebanggan bagi seluruh warga sekolah di SMPN 1 Karanganyar bisa menorehkan prestasi tersebut" kata Sigit.


Eko Sulistyo Wahono, S.Pd. selaku kepala sekolah berharap, semoga dengan prestasi yang diraih oleh guru SMPN 1 Karanganyar dalam lomba ini bisa memotivasi dan memantik munculnya karya dan kreatifitas yang terpendam di SMPN 1 Karanganyar untuk dimaksimalkan dan bisa menorehkan prestasi-prestasi selanjutnya,kata Eko.


Lebih lanjut Sigit menambahkan,proses pembuatan film pendek ini dilakukan dengan waktu yang relatif singkat, namun penuh dengan perencanaan yang matang. Pembuatan film dimulai dari perencanaan, observasi, dan pelaksanaan.


Perencanaan pembuatan film ini meliputi pembentukan tim film pendek, dilanjutkan dengan pembahasan ide cerita yang akan dibuat dalam film. Setelah itu kami menyalurkan ide cerita tadi ke dalam naskah film.




Selanjutnya kami menyeleksi pemain yang akan memainkan peran yang ada di dalam naskah film, dilanjutkan proses reading dan pendalaman karakter masing-masing tokoh.


Setelah proses perencanaan, kami melakukan observasi yang meliputi seting tempat yang akan diambil gambarnya. Pemilihan seting tempat ini kami sesuaikan dengan tema dan latar sosial yang sebelumnya sudah masuk dalam ide cerita.


Dalam pemilihan seting tempat dan latar social kami tidak mengalami banyak kesulitan karena tema yang kami ambil memang berangkat dari kisah nyata yang relevan dengan keadaan guru honorer pada saat pandemi seperti saat ini.


Setelah kami melakukan perencanaan dan observasi, langkah selanjutnya yang kami lakukan adalah pelaksanaan. Proses pelaksanaan meliputi pengambilan gambar di beberapa lokasi syuting yang sebelumnya sudah ditentukan. Proses syuting dilakukan selama 2 hari dan dilanjutkan dengan editing pada hari berikutnya. Proses editing sendiri memakan waktu sekitar 3 hari. Beberapa kesulitan kami dalam mengambil gambar yaitu cuaca yang kurang bersahabat. Beberapa pengambilan gambar mengalami penundaan beberapa waktu dikarenakan cuaca hujan yang tidak menentu. Untuk proses editing sendiri tidak mengalami kendala,terangnya.



Reporter : Heri Martanto/Sambudi.

thumbnail

By On 11/23/2021 05:45:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)



Polres Purbalingga-K1N || Petugas gabungan dari Polsek Bobotsari, Koramil Bobotsari dan Satpol PP Kecamatan Bobotsari bersinergi mengamankan soal ujian perangkat desa di Desa Gunungkarang, Senin (22/11/2021) malam. Hal itu dilakukan setelah soal ujian selesai dibuat oleh tim dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto.



Kapolsek Bobotsari AKP SS Udiono mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan seleksi penerimaan perangkat desa. Salah satunya yang saat ini sedang berlangsung di Desa Gunungkarang.



"Memasuki tahap pembuatan soal, kami bersama unsur terkait mengamankan kegiatan hingga naskah diserahkan kepada panitia untuk disimpan dan selanjutnya digunakan ujian pada hari berikutnya," jelasnya.




Kapolsek menambahkan soal yang sudah dalam keadaan tersegel kemudian diserahkan dari petugas pembuat soal kepada panitia pelaksana. Soal ujian diamankan di Balai Desa Gunungkarang dengan pengamanan ketat untuk mencegah kebocoran soal ataupun gangguan keamanan lainnya.



"Kami berharap rangkaian kegiatan pelaksanaan ujian perangkat desa di Desa Gunungkarang bisa dilaksanakan dengan lancar tanpa adanya gangguan hingga diumumkan hasilnya," kata kapolsek.



Dari data yang diperoleh, soal ujian dibuat oleh tim dari Universitas Muhamadiyah Purwokerto yang dipimpin oleh Dr. H. Soediro. Ujian seleksi perangkat Desa Gunungkarang dilaksanakan Selasa (23/11/2021) untuk formasi Kaur Keuangan Kasi Pelayanan, dan Kepala Dusun (Kadus) I.



Reporter : Sambudi 

thumbnail

By On 11/14/2021 11:23:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Polres Purbalingga-K1N ||Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Rembang, Kabupaten PurbaIingga menyebabkan tanah longsor di dua lokasi wilayah Desa Bantarbarang, Sabtu (13/11/2021). Longsor mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan.



Kapolsek Rembang AKP Sunarto mengatakan bahwa peristiwa tanah longsor terjadi mulai sore hingga malam hari di dua lokasi Desa Bantarbarang. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut hanya saja, sejumlah rumah mengalami kerusakan.


"Tidak ada korban jiwa akibat tanah longsor di dua lokasi Desa Bantarbarang. Namun longsoran tanah menimpa empat rumah milik warga desa setempat menimbulkan kerugian materil," katanya.



Disampaikan bahwa longsor pertama terjadi di wilayah RT 1 RW 8. Longsoran tanah menimpa bagian depan bangunan rumah milik Wantono (35). Tembok rumah korban bagian kamar yang terbuat dari herbel ambruk. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 5 juta.




Lokasi longsor kedua terjadi di wilayah RT 5 RW 10. Longsoran tanah menimpa tiga rumah masing-masing milik Mistoyo (59), Suwanto (60) dan Ahmad Nurudin (48). Rumah milik Mistoyo dan Suwanto masing-masing mengalami kerusakan pada tembok bagian dapur roboh. Sedangkan rumah Ahmad Nurudin mengalami keruskaan pada tembok kamar.



"Kerugian materil kerusakan tiga rumah tersebut ditaksir mencapai Rp. 16 juta," jelasnya.



Kapolsek menjelaskan terkait kejadian tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintahan kecamatan dan BPBD Purbalingga. Harapannya segera ada langkah penanganan.



"Untuk mencegah korban apabila terjadi longsor susulan, kami sudah mengimbau warga di lokasi tersebut untuk mengungsi sementara di tempat yang lebih aman," pungkasnya.



Reporter : Sambudi

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *