HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 4/13/2022 09:04:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Brebes-K1N || Polres Brebes menerjunkan 462 Personil Pengamanan dibantu dengan BKO Brimob Polda Jateng dalam pengamanan Kegiatan Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) di Brebes dalam rangka penyaluran Bansos di Pasar Tanjung dan Pasar Bulakamba serta Peresmian Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang menghubungkan wilayah Brebes dan Tegal, Rabu (13/04/2022). 


Lokasi pertama yang dikunjungi Kepala Negara adalah Pasar Tanjung, Kabupaten Brebes. Di sana, Presiden Jokowi membagikan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi para penerima manfaat dan pedagang. Bantuan yang dibagikan antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng dan Bantuan Modal Kerja (BMK) bagi para pedagang kaki lima. Antusiasme warga untuk bertemu orang nomor satu di Republik Indonesia Presiden sangat tinggi sehingga terjadi sedikit ketersendatan arus lalulintas disekitar Jalur Pantura Brebes di Pasar Tanjung. Petugas Polri melakukan rekayasa arus lalulintas contra flow di jalur pantura untuk mengurai kepadatan arus.


Selain menyerahkan bansos, Presiden Jokowi juga sempat berdialog dengan sejumlah pedagang yang ada di Pasar Tanjung, Kabupaten Brebes. Para pedagang bahkan menawarkan langsung barang dagangannya kepada Presiden Jokowi. Salah satu pedagang kacang di Pasar Tanjung pun mendapatkan kesempatan dibeli langsung oleh Presiden Jokowi. Pedagang tersebut mengaku gugup dan gemetar saat kacang dagangannya dibeli oleh Presiden Jokowi. Tidak hanya kacang, Presiden Jokowi juga sempat membeli sejumlah barang dagangan para pedagang lainnya, mulai dari kangkung, pisang, bawang goreng, hingga kerupuk. Presiden pun membeli enam ikat kangkung dan memberi uang sejumlah Rp 200 ribu.


Usai dari Pasar Tanjung, Presiden Jokowi juga berkunjung ke Pasar Bulakamba. Di Pasar Bulakamba, Kepala Negara turut membagikan bansos, antara lain BLT Minyak Goreng dan BMK bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang kaki lima. Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., Pangdam IV Diponegoro serta Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE, M.H.



Setelah melaksanakan Bansos di Pasar, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) selanjutnya meresmikan Jalan Lingkar Brebes-Tegal sepanjang 17,4 kilometer, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dimana Infrastruktur ini akan melengkapi jaringan jalan nasional di Pantai Utara (Pantura) dan Jalan Tol Trans Jawa. 

“Jalan ini dilengkapi dengan delapan jembatan; di wilayah Brebes, lima jembatan dan di wilayah Tegal, tiga jembatan. Kehadiran jalan lingkar ini melengkapi struktur jaringan jalan nasional di Pantura (Pantai Utara) dan juga melengkapi jaringan jalan di Tol Trans Jawa,” ujar Presiden saat peresmian.


Presiden pun optimistis kehadiran infrastruktur ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Brebes dan Kota Tegal. Dengan beroperasinya jalan lingkar Brebes-Tegal ini, ini akan diperkirakan akan mengurangi beban lalu lintas sebesar hingga 48 persen, memperlancar konektivitas, dan membantu kelancaran arus lalu lintas di wilayah Tegal dan Brebes,” kata Presiden.


Secara khusus, Presiden berharap keberadaan jalan lingkar ini dapat mendukung kelancaran arus mudik Lebaran yang akan datang. “Kita tahu jalur Pantura ini merupakan jalur yang sangat penting untuk menunjang kelancaran, utamanya aktivitas mudik Lebaran. Jalan ini akan menjadi salah satu jalur alternatif untuk mudik Lebaran agar perjalanan masyarakat untuk mudik lebih lancar dan dan lebih cepat sampai di tujuan,” tandasnya.


Setelah selesai melaksanakan kegiatan kerja, Presiden Jokowi kembali ke Jakarta menggunakan Heli Puma yang merupakan pesawat Kepresidenan. Sebelum menaiki heli yang terparkir di Stadion Karangbirahi Brebes, Presiden sempat menyapa warga Brebes yang dari Pagi menunggu kehadiran Presiden. Petugas Kepolisian Tetap mengawal ketat pembagian _souvenir_ oleh Presiden agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tepat Pukul 14.20 wib Presiden beserta rombongan kembali ke Jakarta dalam keadaan aman dan terkendali. 



Reporter : Firdaus Andika

thumbnail

By On 4/13/2022 07:10:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)
 

 Brebes-K1N || Kunjungan Kerja Persiden RI di empat titik lokasi daerah Kabupaten Brebes, dan lokasi yang sudah dijadwalkan di antaranya,

1. Pasar Rakyat Tanjung, Brebes pukul. 12.00wib 2. Pasar Bulakamba, Brebes pukul. 12.30wib 3. Peresmian Lingkar Luar, Brebes pukul. 13.30wib 4. Stadion Karangbirahi, Brebes pukul. 14.00wib, pada hari ini Rabu, 13/4/2022.

"Sebelum IR.H Joko Widodo Persiden RI
tiba di lokasi pertama di Pasar Rakyat Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes".

Hadir di lokasi, ibu Bupati Idza Priyanti.SE.MH dan Wakil Narjo
.SH.MH. beserta instansi Pemkab Brebes serta perwakilan camat PLT- Tanjung dan jajarannya serta kepala desa serta aparatur desa Tanjung, dan kehadiran Gubernur jawa tengah Ganjar pranowo, serta pengawalan ketat dari Kepolisian Sektor Tanjung dan Resort Brebes beserta




Bupati Brebes Idza Prriyanti. SE.MH dan bersama Wakilnya Narji. SH.MH juga pejabat Kabupaten Brebes lainnya, dan
Akhmad rohmani S,pd M,pd, PLT Camat Tanjung berserta jajarannya, dan dari Kepala Desa Tanjung berserta jajaranya, juga dari Jajaran TNI dan Polri, Polres Brebes berserta jajaranya dan Polsek Tanjung, juga Kodim Brebes dan Danramil Tanjung. dan mereka semuanya sudah menunggu kedatangannya Persiden RI. Joko Widodo, dari pagi.

Dan Sekira pukul. 10:54 wib Rombongan Gubenur Jateng, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. tiba di Pasar Rakyat yang  bertempat di Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. dan selang beperapa menit kemudian sekira Jam. 11:15 wib Rombingan Persiden tiba di Pasar Rakat Desa Tanjung Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Setelah Agendanya terpenuhi dalam rangka Meresmikan dalam kungker, rombongan Presiden Ir.H.Joko Widido, langsung akan kembali ke istana Bogor dengan menggunakan Helikopter Super Puma melalui Helipad Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes.


Reporter: Casroni

thumbnail

By On 4/05/2022 08:11:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)
 

 

 Brebes-K1N || Desa Sisalam Kecamatan Wanasari ditetapkan sebagai Kampung Pancasil pertama di Kabupaten Brebes. Pencanangan Kampung Pancasila ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan Gong oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, di Balai Desa setempat, Selasa (5/4/2022).

Bupati mengaku bangga dengan berdirinya Kampung Pancasila yang diprakarsai Dandim 0713/Brebes. Tidak hanya Desa Sisalam saja yang ditargetkan menjadi Kampung Pancasila tetapi bakal berdiri Kampung Pancasila di 292 desa dan 5 kelurahan se Kabupaten Brebes.

“Semua desa dan kelurahan, di Kabupaten Brebes akan menjadi Kampung Pancasila,” ujar Idza.

Kedepannya, lanjut Idza, dengan Kampung Pancasila mampu meningkatkan cinta tanah air, mempersatukan perbedaan, menjaga toleransi, memberikan kedamaian beraktivitas dalam kehidupan masyarakat. Kampung Pancasila akan membangun dan memperkuat nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa seperti gotong royong, kebersamaan serta persatuan dengan menciptakan masyarakat yang saling tolong menolong, bersatu, peduli pada lingkungan sosial dan menjaga kesehatan. 




Dandim 0713/ Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan menjelaskan, tujuan Pencanangan Kampung Pancasila untuk menyasar kaum milenial agar memiliki kepribadian Pancasilais. Dalam pencanangan antara lain akan mengadakan kegiatan yang sifatnya perlombaan kekinian. Seperti lomba Mural, jurnalistik dan berbagai perlombaan yang bertemakan Pancasila.

Haikal mengajak dukungan Pemkab dan masyarakat agar Kampung Pancasila bisa tumbuh diseluruh desa dan kelurahan se Kabupaten Brebes. Sehingga Dasar Negara Pancasila bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti bergotong royong, mampu menjaga kesatuan, menjaga adanya radikalisme, memupuk toleransi dan selalu semangat dalam bergotong-royong dalam membangun Kabupaten Brebes.

Kepala Desa Sisalam H Zaenal Arifin berjanji akan mengangkat seluruh potensi desanya menjadi Kampung yang benar-benar Pancasilais.
Pencanangan diawali dengan Pentas Tari Bang Ceng Ceng karya Asmorotedjo yang dipentaskan Group Tari Wajik (Kawula Enerjik) pimpinan Yulia Widyarini. Tari Bang Ceng Ceng mengandung misi kehidupan ber-Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai dasar negara.

Pancasila adalah landasan untuk mengisi kemerdekaan yang beragam budaya, suku agama, tarian dan bahasa. Kekuatan tersebut merupakan kekayaan yang luar biasa yang perlu dilestarikan. Dengan desa Pancasila sebagai garda terdepan dalam menjaga kemajemukan, dinilai sangat strategis untuk menjaga kekayaan tersebut, agar terus lestari hingga anak cucu.


Reportet: Casroni

thumbnail

By On 4/03/2022 09:49:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)



Brebes-K1N||Ada banyak cara untuk mengisi waktu menjelang buka puasa di bulan suci Ramadhan dalam kegiatan awal bulan, Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia atau disingkat LSM-GMBI, KSM Kersana Distrik Brebes, bersama Pengurusnya yakni berbagi takjil gratis kepada pengguna jalan dan masayarakat sekitar di jalan raya Kersana.


"Kita di bulan Ramadhan tahun ini melaksanakan kegiatan amal bersodakoh. Sembari menunggu berbuka puasa, kita membuat kegiatan pembagian takjil," kata Ketua KSM Kersana, Timboel saat dikonfirmasi oleh awak media, saat dikesibukannya membagikan Takjil, senin 3/4/2022.


Timboel menjelaskan, pembagian Takjil ini mereka giat di jalan raya Kersana Ketanggungan, tempat pengguna jalan yang ramai dilalui kendaraan terutama dilampu merah prapatan Pasar Kersana yang merupakan akses jalan keramaian.


Pelaksanaannya dimulai dari pukul 17.00 wib s/d selesai pada pukul 18.00 wib. Selama pelaksanaan ini, Anggota maupun pengurus LSM GMBI KSM Kecamatan Kersana membagikan takjil kepada pengguna kendaraan yang lewatnya.



"Sembari membagi takjil, kita juga memberikan edukasi bahwa Bersedekah itu Indah dan Bahagia."Tandasnya.


"Menurut Timboel Pembagian Takjil ini  sesuai arahan dari ketua Distrik brebes".


Dikonfirmasi secara terpisah ketua Distrik Brebes menyampaikan 

"Alkhamdulilkah Kegiatan pembagian Takjil ini sudah rutin dilaksanakan disetiap KSM masing-masing di wilayah kabupaten Brebes semenjak  LSM GMBI ada di kabupaten Brebes, mudah- mudahan kami bisa istiqomah dalam bakti sosial untuk masyarakat Ucap, Abbar, ST Ketua LSM-GMBI DPD Brebes.



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 3/26/2022 09:27:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Brebes-K1N || Di pastikan penyebab meninggalnya lisna pelajar yang masih kelas 2 SMPN 01 Tanjung. meninggal di Kamar rumahnya, di Gang Implung, RT. 05/ RW. 01, Desa Sengon Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, Akibat tersengat aliran listrik. pada hari ini Sabtu  sekira jam: 11:30 wib. 26/3/2022.


Dan menurut keterangan dari Ibu Tarminah umur 60Tahun dia Seorang Neneknya korban, dan Akhil 35Tahun juga dia saudaranya korban. saat dimintai keterangannya oleh awak media, dengan Kronologis kejadian meninggalnya Lisna tersetrum listrik,


Awalnya Lisna bersama ibunya dari sekolahan ngambil rapot, terus pulang dan lisna langsung mandi, habis mandi langsung masuk kamar, saat itu keadaan rambut lisna masih basah dan didalam kamar dia mengkeringkan rambut pakai catok pengering rambut, karna ramabut yang masih basah, juga mungkin ada kabel yang terbuka dan menempel dengan rabutnya, akibatnya lisna tersebut tersetrum listrik, pada saat itu lisna sempat menjerit-jerit, setelah pintu kamarnya di dobrak ternyata Anak itu sudah keadaan tidak bernyawah lagi."Ucap dua Orang tersebut.



"Dan memang pada saat itu dirumah ada Nenek sama Ibunya korban. kalo bapaknya korban saat itu tidak ada dirumah. dan Anak tersebut bernama Iisna Wulandari umur 13Tahun, Anak dari Bpk Kaswadi, Ibu Sakilah. dan lisna tersebut  masih duduk di bangku Sekolah SMP N 1 Tanjung  Kabupaten Brebes," Tambahnya.


Hal itu juga Sisri 26Tahun, selaku saksi dengan menerangkan, hal serupa dengan perkataan dari dua Orang di Atas tesrebut. dan untuk korban sekarang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mutiara Bunda Tanjung Brebes, Dengengan pihak Keluarganya korban sendiri."Tandasnya



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 3/25/2022 06:29:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Brebes-K1N || Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI-Distrik Kabupaten Brebes, Rayakan Hari Ulang Tahun GMBI Yang Ke-20. Jum'at, 25/3/2022.

Dengan Tema "Restrukturisasi menuju Era 5.0 untuk GMBI Maju GMBI Bangkit" dalam acara Harlah tersebut diadakan di Desa Laren Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes sekaligus Pengembangan Sayap Lembaga dengan melantik LSM GMBI KSM Bumiayu, dalam acara tersebut dilanjutkan dengan Santunan Anak Yatim.

"Pada kesempatan ini hadir segenap pengurus Distrik Brebes, dan perwakilan -perwakilan dari Ksm-Ksm LSM GMBI se Kabupaten Brebes Khususnya, Kecamatan Bulakamba,  Kecamatan Kersana, Kecamatan Ketanggungan,  Kecamatan Wanasari beserta calon anggota KSM GMBI Bumiayu" 




Untuk mensukseskan acara ini sekaligus diadakan bakti sosial demi kemaslahatan juga agar kedepan bisa membantu warga masyarakat yang membutuhkan bantuan, hal tersebut di ungkapkan Akbar selaku ketua Distrik Kabupaten Brebes, saat di temui awak media di Lokasi tersebut,

"Agar semua pengurus dan jajaran anggota LSM GMBI Bumiayu dalam melaksanakan pendampingan terhadap masyarakat lebih profesional dan proporsional supaya manfaatnya terasa ditengah-tengah masyarakat, dengan mengedepankan sikap Humanis"Ucapnya Akbar

Masih kata Akbar, selaku ketua selain melaksanakan harlah KSM LSM  Bumiayu juga mengadakan pengajian.

Kegiatan ini di hadiri oleh warga masyarakat Desa  sekitar dan keluarga besar LSM GMBI Distrik Brebes."Imbuhnya


Reporter : Kanipah

thumbnail

By On 3/24/2022 10:59:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Brebes–K1N || Prajurit TNI Kodim 0713 Brebes kembali melaksanakan Latihan Teknis Teritorial (Latnister) untuk mengasah, memelihara, dan meningkatkan kemampuan teknis selaku aparat teritorial atau babinsa.


Disampaikan Pasiops Kodim Brebes, Kapten Infanteri Sutarno, Latnister itu diikuti para Babinsa di 17 koramil jajaran Kodim, dengan materi 5 kemampuan teritorial, sikap teritorial, termasuk manajemen teritorial.


“Latihan yang digelar di wilayah Desa Karangsari Kecamatan Bulakamba ini juga untuk penyamaan persepsi antar babinsa dengan segenap komponen di masyarakat, baik penanganan bencana alam, konflik sosial dan lain-lain,” terangnya. Kamis (24/3/2022).


Lanjut Sutarno, untuk itulah anak-anak Pramuka Saka Wira Kartika binaan Koramil 07 Bulakamba juga dilibatkan.



Latihan gabungan itu juga merupakan upaya satuan dalam penyegaran dan meningkatkan penguasaan keterampilan para babinsa dalam menguasai kondisi geografi, demografi, maupun kondisi sosial di desa binaan.


“Ini akan menjadi acuan atau pedoman bagi para babinsa dalam pelaksanaan tugas pokok sehari-hari di lapangan (desa binaan) terkait kepentingan pertahanan negara,” tandasnya.


Sementara itu Sunarto selaku Kepala Desa Karangsari, sangat menyambut baik karena aparat desanya dilibatkan dalam latihan tersebut.


Menurutnya, latihan bersama TNI juga akan menambah ilmu terkait penanggulangan bencana alam, komsos (komunikasi sosial) penyelesaian konflik sosial, manajemen pelaporan kejadian (temu cepat lapor cepat), serta tentunya rasa kedisiplinan. (Aan)



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 3/24/2022 01:25:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Brebes-K1N || Keberadaan salah satu  menara BTS diduga tidak melengkapi  perijinan dari dinas terkait, yang terletak di Desa Pengabean RT. 01 RW. 02 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes resmi disegel pada hari Rabu, 23/3/2022.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, Supriyadi. S.Sos. M.M di dampingi oleh Kasi GAKDA Prasidha Kurniawan, S.STP, GAKDA TIBUM Edy Hermawan, S.H. M.H, bersama seluruh jajaran SKPD Kabupaten Brebes dari Dinas penanaman Modal perijinan terpadu satu pintu (DPMPTSP), Dinkominfo, Dinas pengelola sumber daya air dan pemukiman rakyat, Dinas Lingkungan Hidup, PLN Ranting Brebes, Asisten Pemerintah Kesra, Kabag Hukum Sekda Brebes, bersama jajaran dari kecamatan Losari, Polsek Losari, Danramil Losari dan pihak Kepala Desa Pengabean, melakukan penyegelan menara telekomunikasi milik PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).


Di ketahui pembangunan menara telekomunikasi tersebut tidak mengantongi perijinan, dan belum mendapat rekomendasi dari dinas telekomunikasi informatika kabupaten Brebes.


Menurut Kasatpol PP Supriyadi, S.Sos. M. m.Bangunan tersebut diduga  melanggar peraturan daerah Kabupaten Brebes No: 2 tahun 2014 di pasal 25 ayat 2 tentang penataan pembangunan dan pengoperasian menara  bersama telekomunikasi kabupaten Brebes, tentang Zona bebas menara, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.24 tahun 2018, Tentang pelayanan perijinan berusaha terintegrasi secara elektronik di pasal 23 ayat 2.

Peraturan menteri dalam Negri No.54 tahun 2011.


Peraturan daerah No.1 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum Satpol PP, pasal 16 ayat 1.


Dan mendasari surat aduan masyarakat serta surat resmi dari Kepala dinas telekomunikasi dan informatika kabupaten Brebes No. 045.2 / 2585 / 2021.



Dan telah tertuang dalam Nokta Dinas Bupati Brebes bernomor, 142.41 / 0148 tanggal 16 Maret 2022,kata Supriyadi kepada wartawan.


"Sebelumnya pihak satpol PP, sudah melakukan tindakan sesuai dengan SOP yang mana pada tanggal 21 Januari tahun 2022 sudah mengirimkan surat pemberitahuan pada pihak PT. Protelindo untuk pemberitahuan pembongkaran:dengan nomor. 542.15 / 0037 / I /2022.


Dan pada tanggal 2 Maret 2022, sudah memberikan surat teguran pertama dengan nomor 542.15 / 0112 / III / 2022.

Dan surat teguran kedua pada tanggal 9 Maret 2022 dengan nomor. 542.15 / 0125 / III / 2022.


Dan pada hari ini kami bersama team gabungan dari pemerintah daerah kabupaten Brebes turun ke lokasi untuk melakukan penyegelan menara telekomunikasi milik PT. Protelindo yang ada di desa Pengabean Kecamatan Losari dan hal ini sudah kami rapatkan bersama sebelumnya dan tertuang dalam berita acara undangan dari Sekretariat Daerah tanggal 22 Maret 2022, bernomor : 005 / R /0077 / III / 2022," urainya.


"Maka pada hari ini tanggal 23 Maret 2022 kami bersama team gabungan pemerintah daerah kabupaten Brebes melakukan penyegelan diketahui dan di beritahukan kepada semua pihak dari kecamatan, Polsek, kepala desa dan semua pihak."tegasnya.



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 3/21/2022 08:54:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Brebes-K1N || Untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari,  Infrastruktur jalan yang baik adalah impian semua warga. Oleh sebab itu warga Tengguli Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes kompak bergotong royong perbaiki akses jalan, pada Minggu (20/3/2022)

M Sodik selaku ketua RT 01 RW 05 mengajak warganya untuk berpartisipasi dan bergotong royong perbaiki jalan poros Darta dengan pengurugan batu atau sirtu pada jalan yang berlobang.

Menurutnya, gotong-royong ini menyasar ruas jalan dukuh Krikil sampai ke desa Blubuk Kecamatan Losari.Dengan dukungan GP Ansor,Tokoh Ulama dan Tokoh Masyarakat juga Pemuda Karang Taruna.Dengan anggaran  dari partisipasi warga dan  kepedulian masyarakat pengguna jalan.

“Jalan ini merupakan milik Pemkab Brebes yang sudah lama sekali rusak parah dan sangat butuh perbaikan.Apa lagi musim penghujan selain becek dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan," jelas M Shodik kepada wartawan.



"Jalan ini juga merupakan jalan vital sebagai aktifitas warga petani,anak sekolah dan karyawan" tambahnya.


"Kami atas nama warga Tengguli Kecamatan Tanjung  dan warga desa Blubuk  Kecamatan Losari desa Sidokaton juga para pengguna jalan berharap kepada pemerintah kabupaten Brebes melalui Dinas terkait.

Untuk segera memperhatikan dan sesegera mungkin diperbaiki, sehingga masyarakat dari dua desa tersebut bisa mendongkrak roda perekonomian yang lemah, akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan" harapnya.

Reporter : Wakhidin


thumbnail

By On 3/14/2022 05:24:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)
 

 

 Brebes-K1N || Kepedulian Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memberikan penghormatan dan insentif sekedar penunjang rasa terima kasih atas Dharma Bakti memberikan segala Tenaga,Pikiran dan ilmunya dengan edukasi membantu Pemerintah dalam mencerdas kan Anak Bangsa.


Wakil Bupati Brebes Bapak H. Narjo SH.MH. dengan jajarannya dan Staf Ahli Bid.Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Brebes dan Plt.Camat Tanjung H.Ahmad Rohmani S.Pd.M.Pd.pada hari ini Senin, (14/03/2022).

Dari pukul 08.30 wib, s/d selesai. hal itu dengan melakukan Pembinaan Guru Ngaji,Imam Masjid/ Musholla,Guru Madin,dan Semua Pegiat Keagaamaan. dengan penyaluran insentif tersebut yang bertempat di Pendopo Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.




Dalam Sambutannya Pak Wakil Bupati Brebes menegaskan"Bahwa Pembinaan ini sudah berjalan selama 10 Tahun berturut turut.Sebagai Apresiasi dan Dedikasi Pemkab atas Jasa jasa panjenengan sedoyo"tegas Pak Narjo sapaan akrab nya."Kami sampaikan juga rasa Terimakasih dan juga Apresiasi setinggi-tingginya semoga Amal Ibadah njenengan semua mendapat kan Keberkahan dari Allah SWT.Aamiin Yra."ucapnya dengan hormat.

Sementara itu PLT Camat Tanjung H.Ahmad Rohmani S.Pd.M.Pd.menuturkan dalam sambutannya"Peran Aktif Seluruh Pegiat Keagamaan dalam Mendidik Anak anak dan Masyarakat pada umumnya adalah sebuah Pengabdian yang Mulia demi Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" ucap Pak Haji Rohmani.

Kegiatan ini juga merupakan Wujud Kepedulian Pemkab Brebes dalam memberikan insentif kepada Pegiat Keagamaan di tengah krisis Pandemi Covid 19.Dalam acara ini juga di adakan Vaksinasi bagi penerima insentif yang belum melaksanakan vaksinasi.Pegiat Keagamaan se Kecamatan Tanjung hadir dalam Giat ini.Selama Kegiatan berlangsung Aman ,tertib dan Lancar juga Penerapan Prokes.


Reporter: Casroni

thumbnail

By On 3/09/2022 10:18:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Brebes-K1N || Jalan ruas Provinsi Desa Sindangheula Salem,Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terancam putus, masyarakat pengguna jalan sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten maupun  Provinsi  memperhatikan dengan serius  kondisi  jalan tersebut,Rabu (9/3/2022).


"Dua bulan yang lalu jalan tersebut diterjang banjir bandang sehingga bibir jalan tinggal 1,5 m. Dan mengakibatkan jalan krowok  ambeles sebelah selatan jembatan Desa Sindangheula atau Patung Bambu Runcing  rusak parah terancam putus,"kata salah satu warga masyarkat setempat yang tidak mau disebutkan namanya. 


Masyarakat pengguna jalan maupun warga masyarat Sindangheula merasa khawatir kondisi jalan tersebut. Bersamaan dengan tempat pembakaran sampa sudah hanyut dihantam oleh banjir bandang. Sedang disaat sekarang masih musim penghujan manakala dihantam oleh banjir bandang lagi bisa dibayangkan.


"Saya atas nama warga masyarakat Sindangheula sekaligus pengguna jalan, berharap kepada Pemkab Brebes maupun Provinsi.  juga Binamarga, dan BBWS Kali Sisanggarung untuk segera memperbaiki, sarana dan prasarana jalan dan talud tersebut, yang sudah terancam putus," Tandasnya 


Dedy Supraman selaku Kepala desa Sindangheula , saat di temui awak Media di ruangkerjanya.Pada selasa, Selasa 8 Maret 2022 mengatakan,"Memang jalan Provinsi sebelah selatan jembatan atau dekat Tugu Bambu Runcing Sindangheula terancam putus.



"Dua bulan yang lalu tempat pembuangan sampah  dan talud atau penyangga jalan hanyut dihantam oleh banjir bandang, dengan kondisi sekarang sudah porak poranda tinggal 1,5 m lagi bibir jalan sudah krowok atau longsor dengan panjang hampir 100 m, kondisinya semakin lebih parah lagi,kata kades. 


Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan sarana fital bagi aktifitas masyarakat pengguna jalan maupun warga masyarakat Sindangheula, untuk roda perekonomian termasuk petani untuk pengangkut hasil palawija, jelasnya. 


"Jalan tersebut merupakan  jalan alternatif manakala jalan Pantura macet bisa digunakan untuk menuju Salem Bumiayu dan seterusnya apalagi tinggal tiga bulan lagi menghadapi hari raya idul Fitri."Ucap, Dedy Kades Sindangheula



Reporter: Wakhidin

thumbnail

By On 3/04/2022 04:38:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)

Brebes-K1N || Kantor pos tanjung bersama TKSK kec tanjung gelar pembagian BPNT TUNAI bertempat dihalaman kantor balai desa mundu kec Tanjung Kabupaten Brebes, dihadiri oleh Muspika Kecamatan Tanjung, dan dibantu beberapa perangkat Desa, juga KPM tiga desa , kades mundu  kec tanjung kab Brebes berjalan dengan lancar, aman dan tertib.  jum'at  4/3/2022.


Cahyo selaku TKSK Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, saat di temui wartawan. menuturkan hal tersebut, 

Dulu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya dilakukan dapatnya Sembako kini di alihkan Uang tunai, dan untuk pengambilan Uang tunai tersebut di Kantor Pos, tapi kini untuk meringankan jarak yang agakblumayan jahu, da khusus Desa yang jahu dari Kota dengan pealurannya di Aula Balai Desa Stempat, juga Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pegawai Kantor Pos Giro Tanjung langsung dengan dibantu Pamong-pamong Desanya. hal tersebut merupakan Dana Bantuan  Program Sembako Nasional dalam rangka BPNT langsung TUNAI,


"Juga untuk hari jum'at ini Penyaluran BPNT Tunai ada Tiga Desa diantaranyan , Desa Karangreja, Luwung bata, dan Desa Mundu sndiri, dan penyalursn tersebut dibagi menjadi Tiga loket  yang Bertempat di Desa Mundu, Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes".

                                                  

Setiap satu loket ada 3 petugas masing-masing bagian veritivikasih, bagian memfoto, dan juga bagian keuangan ,jumlah dari perserta BPNT TUNAI tiga Desa tersebut 841 Keluarga Penerima manfaat (KPM).



Adapun untuk persyaratan pengambilan BPNT Tunai tersebut. Ada Tiga Persyaratan 1. Kartu Keluarga Asli dan Foto Kopy nya, 2. KTP Asli juga foto kopy nya, dan 3. Kartu Vaksin dahap 2, dan dengan persyaratan tersebut barulah Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa mengambilnya di loket yang sudah di tentukan di Aula Balai Desa Mundu. dan Bantuan Sosial Tunai BPNT, sebesar Rp 600,000-, Tidak ada potong sepeserpun .

Saya pengucapkan seribu terimakasih  kepada mayarakat  yang pendapat undangan dari BPNT  yang peduli penjaga protokol kesehatan  dan semuanya sudah divaksin Tahap ke dua."Tandasnya



Wukirno, selaku Kades Mundu, menutur pada awak media nadanya sama dengan Cahyo selaku TKSK tanjung, Yang penting masyarakat sudah paham persaratan  pengambilan BPNT TUNAI dari 3 desa masing masing dan sudah  penjalankan tugas pokok protokol kesehatan dan sudah divaksin semuanya."Beber, Kepala Desa Mundu


Reporter: Tim

thumbnail

By On 2/04/2022 03:39:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


                                                                                                      Brebes-K1N || Sejumlah warga di empat wilayah Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes yaitu Desa Parereja,Tiwulandu,Cigadung dan Cikakak,melakukan aksi Turun Jalan dengan menanami pohon pisang dan Gogoh(mencari ikan didalam air)juga memancing ikan di sepanjang jalan yang rusak hari ini Jumat,04/02/2022.


Kegiatan aksi Turun Jalan yang dilakukan sekitar pukul 09.00.Wib. ini sebagai bentuk rasa Kecewa Masyarakat Banjarharjo Barat terhadap Rusaknya Jalan Kabupaten yang tak kunjung ada perbaikan dan dibiarkan saja selama ini.              



Dalam aksi itu salah satu warga melakukan tangkap ikan(gogoh) juga dengan alat kail disamping itu ada pohon pisang,pinang,yang tertanam di tengah tengah jalan raya ini.



“Warga kemudian berinisiatif memperbaiki jalanan yang rusak parah di Desa Parereja  Mudah-mudahan ada perhatian untuk jalanan desa kami dari pemerintah desa, Bupati,  demi kelancaran mata pencaharian kami untuk kepentingan kita bersama,” Masyarakat Desa Parereja Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes.



Curah hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah Kecamatan Banjarharjo dataran Rendah menyebabkan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan beberapa desa di Dataran rendah Kecamatan Banjarharjo  Barat ini rusak parah dan dan sangat memprihatinkan juga ketika curah hujan banyak terjadi banjir kurang lebih 1meter.


Sebagai wujud kekecewaan masyarakat atas kerusakan jalan yang sudah sangat parah sehingga sangat was was dan berhati hati saat melintasi jalan ini, jangan sampai menimbulkan korban kecelakaan lagi,masyarakat menanam pohon pinang dan pisang serta beberapa tanaman liar lainnya, di ruas jalan yang sudah sangat susah mau  melewati kendaraan roda dua dan roda empat.


Salah satu anak muda Desa tersebut tadi malam kecelakaan tunggal   saat diwawancarai mengatakan "yah semalam sekitar pukul 18.00.Wib.saya terjatuh karena lubang yg tertutup air "ujarnya sambil menujukan luka di sekujur badannya. "sudah cukup pak kami hanya terus mendengar janji-janji manis baik dari anggota Legislatif maupun Dinas terkait"sambungnya sambil meringis kesakitan akibat luka kecelakaan.



“Kasihan kami disini setiap tahun hanya sebatas janji untuk diperhatikan dan diperbaiki ruas jalan dataran rendah  yang menghubungkan Sub Desa tersebut , Desa Parereja, tembus desa bojongsari dan” ucap salah satu ibu masyarakat yg awak media wawancarai.


  “Malahan kami lihat jalan yang masih layak terus ditingkatkan dan dibuat mulus dan licin, padahal jalannya masih bagus layak dan tidak berlubang dibandingkan dengan jalan kami di dataran rendah yang sudah rusak parah apalagi di musim hujan seperti ini sudah kayak kolam. Pemancingan.”salah satu tokoh masyarakat sekitar.


“Tolong perhatikanlah akses jalan yang rusak ini , kami adalah bagian dari daerah ini jangan yang lain diperhatikan dan diprioritaskan kami diabaikan serta dilupakan keluhan dan rintihan kami,”pintanya penuh harap.                               



Reporter: Wakhidin

thumbnail

By On 2/03/2022 03:46:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Brebes-K1N || Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Kamis (3/02/2022), 


kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak /pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat di 17 (tujuh belas) wilayah Kabupaten / Kota di Provinsi Jateng dengan target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 33.000 dosis


“Adapun lokasi vaksinasi meliputi, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kab Semarang, Demak, Grobogan, Boyolali, Jepara, Blora, Tegal, Pekalongan, Brebes (Dengan Lokus Utamanya di SDN Rengasendawa 02 Kecamatan Larangan), Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Sukoharjo, Karanganyar”. Ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto. 


Jenis vaksin yang dipergunakan, lanjutnya, bagi anak / pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door (DTD) serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan. Binda jateng dalam kesempatan ini, mendirikan 17 sentra vaksinasi di kabupaten/kota. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Demak, Grobogan, Boyolali, Jepara, Blora, Tegal, Pekalogan, Brebes, Banyumas, Banjarnegara, Temanggung, Sukoharjo, dan Karanganyar.


Lalu, masih kata dia, DTD di Kabupaten Pekalongan, Brebes, dan Temanggung, Selain itu, untuk Vaksinasi Booster ada di Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan dengan target 5000 orang tervaksinasi dengan aman. 

Mengingat adanya kecenderungan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat yang cenderung menurun.  Pemerintah tetap terus mengingatkan kembali pentingnya protokol kesehatan. 


" Ini disampaikannya, seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di akhir Januari 2022. Sedangkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi " sambungnya. 



Pelaksanakan vaksinasi booster yang diperuntukan untuk masyarakat umum minimal berumur 18 tahun serta telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya. Kepada masyarakat yang telah memenuhi kriteria diatas, dapat mencari informasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster guna mendukung terciptanya kekebalan kelompok / herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.

sementara kepala sekolah SD Negeri Rengas pendawa 2 larangan, Dr . Toto Ujianto mengatakan, kami menyambut baik program dari pemerintah yakni vaksinasi siswa usia 6 sampai 11 tahun, mudah- mudahan seluruh siswa bisa divaksin semua agar bisa menunjang proses belajar mengajar normal, seperti sebelum pandemi


" Kami ucapakan terima kasih kepada pihak terkait, kepada dinas kesehatan kabupaten brebes serta Binda Jateng dengan adanya vaksinasi pelajar ini siswa bisa sehat " imbuhnya.



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 2/02/2022 02:53:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


BREBES-K1N ||   Sejak destinasi wisata  perdesaan bermunculan dan beberapa mulai dibuka,  wisatawan sepertinya antusias menyambut, apalagi selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) diberlakukan masyarakat cenderung jenuh berdiam diri dirumah saja



Salah satunya kawasan wisata di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Kawasan wisata yang dikenal Wisata Kampung Tanah Bengkok menjadi daya magnet tersendiri bagi wisatawan


Sejumlah wisatawan terlihat padat mengunjungi termpat tersebut



Desa wisata ini memiliki berbagai aktivitas wahana, diantaranya gazebo, foodcourt, dan kolam renang anak.


 "Ada 10  gazebo kecil dan 3 gazebo besar, foodcourt, kolam renang anak" kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Bengkok, Eko Dardirjo, Selasa(1/2/2022)


Rencananya wisata ini juga bakal dilengkapi coffe shop, termasuk permainan anak dan spot foto lainnya" ujar Eko 


Tempat wisata baru ini memanfaatkan tanah kas desa (bengkok) seluas 5 hektar. 


Lahan persawahan tersebut disulap menjadi tempat wisata edukasi. 


Total lahan ada 12 hektar yang rencananya akan terus diperluas dengan melengkapi konsep edukasi seperti, wisata pertanian, peternakan, perikanan, dan lainnya


Wisata Kampung Bengkok ini dibangun di atas lahan pertanian yang kurang produktif. 


Kampung Bengkok ini dibangun dengan kesepakatan pemerintah desa, yang nantinya menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), beber nya 


Sementara Kepala Desa Rengaspendawa, Sumardi mengatakan, adanya Wisata Kampung Bengkok bisa menjadi salah satu alternatif dalam rangka pemulihan ekonomi 



"Ini manjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan perekonomian desa. Pemanfaatan tanah kas desa ini juga sudah melalui berbagai tahapan musyawarah dengan masyarakat," ungkapnya.



Reporter: Wakhidin

thumbnail

By On 2/01/2022 04:01:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



BREBES-K1N ||  Sejak pandemic covid 19 melanda, secara tidak langsung memaksa pola hidup masyarakat berubah, namun juga tidak mesti harus dihantui kekhawatiran berlebih, bahkan untuk berobat ke rumah sakit sekalipun


Masyarakat tidak perlu khawatir berobat ke rumah sakit, Seperti yang di terapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, rumah sakit milik Pemda Brebes tersebut di ketahui sejak awal pandemi telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat, diantaranya menerapkan Skrining (Membedakan pasien covid dan non covid), menempatkan kebutuhan pendukung prokes dan memisahkan antara bangsal penyakit berat dan ringan



“kami menerapkan prokes yang sangat ketat dimana agar aktivitas orang orang di rumah sakit ini untuk tetap terlindungi dari penularan penyakit berbahaya, Tegas Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, dr. Aries Suparmiati SpA saat ditemui diruang kerjanya, Senin (31/1/2022)


”Penerapan standar prokes dimulai dari masuk RSUD, antrean, hingga pelayanan kesehatan dari tenaga medis, kita menerapkan penjagaan dan pengawasan siaga 24 jam penuh untuk ruang perawatan, Jadi jangan khawatir akan ada penularan,” tegasnya.


dr Aries Suparmiati menambahkan, selama pandemi khususnya dalam beberapa tahun terakhir ini memang terjadi penurunan jumlah pasien umum baik rawat jalan maupun rawat inap, hal itu mungkin masih adanya kekhawatiran masyarakat tertular penyakit di rumah sakit


Namun di sampaikanya penurunan tersebut dimungkinkan karena adanya kekhawatiran dari warga terkait penularan covid mengingat RSUD merupakan rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, 


“Jadi saat ini covid sudah mulai turun, kembali kita memberikan himbauan kepada masyarakat agar jangan takut untuk berobat ke rumah sakit brebes, beberapa tempat yang dulu dijadikan ruang isolasi juga sudah kita jadikan ruang perawatan biasa, contohnya di ruang wijaya kusuma, sekarang sudah menjadi ruang VIP, bangsal isolasi hanya di bangsal mawar dan bangsal yang lain untuk merawat pasien umum” bebernya


“Kita juga sudah melakukan skrining dari awal masuk ke ruang UGD,, kita skrining kemudian jika pasien terkonfirmasi masuk ke bangsal isolasi, sedangkan pasien biasa masuk ke ruang perawatan biasa sesuai penyakitnya.


Kami menerapkan skrining sejak awal pandemi dan sampai sekarang masih diberlakukan



Kami juga tegaskan jika rumah sakit brebes tidak membeda bedakan pasien, semua masyarakat yang sakit kita layani dengan maksimal, baik itu masyarakat umum pasien BPJS maupun SKTM kita layani dengan baik” Tegas dr. Aries Suparmiati


Lebih lanjut dr. Aries Suparmiati mengatkan untuk meningkatkan pelayanan, RSUD Brebes saat ini memiliki ruang pelayanan terbaru, yaitu  perawatan ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) atau ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, 


“Yang terbaru kami juga memiliki pasilitas ruang PICU dimana dimaksud memaksimalkan pelayanan menangani pasien khusus bayi guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital yang sebelumya masih digabung dengan pasien dewasa, saat ini sudah kami pisahkan, dan itu sudah beropasi dari Desember kemarin” Lanjutnya


“Kedepan kami berharap ketika gedung yang baru telah selesai yang nantinya gedung baru tersebut akan di fungsikan untuk bagian penunjang, seperti Radiologi, Laboratorium, ICU, Isolasi dan semua demi ikhtiar rumah sakit brebes menuju “Menjadi Rumah Sakit Pilihan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Brebes dan Sekitarnya Yang Bermutu, Memuaskan dan mandiri” Pungkasnya



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 1/31/2022 12:04:00 PM

 
Kunjungan Ketua DPC Sekber IPJT Brebes Ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, Bertemu Dengan Kasi Penegak Perda (GAKDA) "Prasidha Kurniawan, S.STP. Senin (31/01/2022).

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Brebes-K1N || Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sekretariat Bersama (Sekber) Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) Kabupaten Brebes, Mendukung penuh kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kabupaten Brebes, dalam Menertibkan bangunan menara Telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) milik PT. Protelindo (Profesional Telekomunikasi Indonesia), Yang tidak mengantongi ijin, di Desa Pengabean RT.01/RW. 02 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, Senin, (31/01/2022)


Pembangunan menara BTS milik PT. Protelindo, di Desa Pengabean, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, yang pada proses awal akan dimulai pembangunan mendapat penolakan dari warga setempat, karena kurangnya Sosialisasi dari pihak pengembang dan pihak Pemerintah desa, kepada Warga sekitar di lingkungan lokasi pembangunan menara, di RT. 01/RW.02, dalam radius Rebahan dan Jelas sudah Menabrak Peraturan Daerah Nomor: 2 Tahun 2014 Kabupaten Brebes.

Hal itu tidak boleh dibiarkan begitu saja, Tapi harus segera di Tertibkan, bila perlu segera lakukan pembongkaran, jika pihak pemilik Menara itu mengabaikan semua aturan yang ada di Brebes, "Tegas Firdaus Andika.


Kami bukan mau mempersulit para investor, berinvestasi di wilayah Kabupaten Brebes, Justru kami sangat mendukung investor asing untuk berinvestasi di Brebes, namun begitu kita harus tetap menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Brebes, Terutama dalam perijinan agar lebih ditata dan ditertibkan lagi, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selama ini kami nilai, bukan hanya soal perijinan menara saja, namun hampir di setiap pembangunan yang terlihat dilapangan, banyak kami temukan pelanggaran-pelanggaran, yang tentunya itu harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk segera mengevaluasi, agar lebih tertib adminitrasi pada semua jajaran SKPD yang terkait, Apalagi dalam menyambut Kawasan industri Brebes, semua peraturan harus di tegakan, selain kita Dukung Program Pemerintah untuk permudah investor dalam mengurus perijinan di daerah, Namun kita juga tidak boleh membiarkan begitu saja, jika pihak para investor Seenaknya melakukan kegiatan pembangunan apapun di Kabupaten Brebes Tercinta ini, dengan tanpa mengedepankan aturan aturan yang ada, sesuai perundang-undangan.


Terutama sekali pada Dinas Penanaman Modal Dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang sedang menjadi sorotan publik, dimana segala macam bentuk kegiatan pendirian dan pembangunan gedung pabrik dan lainya harus melewati beberapa syarat mutlak yang melalui Kantor perijinan walau dengan OSS sekalipun, regulasinya pihak Pemda harus bisa mencatat, mendata dan menata, Sebab jika hal itu dibiarkan begitu saja tidak ada peneguran dan penertiban, semua akan menjadi liar, sehingga banyak sekali kita temukan bangunan bangunan, baik pabrik ataupun lainya, entah itu milik swasta maupun negeri mereka sering mengabaikan aturan yang seharusnya, Mereka kebanyakan, lebih dahulu membangun, baru mengurus Perijinan, padahal Regulasinya tidak demikian, Yang tertera dalam peraturan yang ada adalah, selesakan dahulu semua syarat untuk perijinan baru pihak investor boleh melakukan aktivitas/kegiatan pembangunan, bukan sebaliknya, dan menurut kami, Hal ini harus ada kerjasama, informatif yang baik dari semua pihak terkait, baik dari tingkat desa hingga ke perijinan.


Supaya hal seperti itu tidak terjadi di kabupaten Brebes, jangan sampai masalah ini menjadi ajang permainan para calo, maka semua SKPD harus bersinergi bersama untuk tingkatkan ketertiban, Gandeng semua yang terkait agar bersama bersinergi dan komunikatif untuk, menegakan aturan-aturan yang benar, Demi terciptanya, ketertiban di Kabupaten Brebes, "Pungkas Firdaus.

Kasi Penegak Perda (GAKDA) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) "Prasidha Kurniawan, S.STP. Saat Di Konfirmasi Terkait Penertiban Menara Tidak Berijin.


Terkait bangunan menara BTS didesa Pengabean, di jelaskan oleh Pihak Satpol PP, melalui Kasi Penegak Perda (GAKDA), Prasidha Kurniawan, S.STP. Bahwa benar, Sudah terbit surat pemberitahuannya, dari Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Brebes, Surat itu sudah kami layangkan ke pihak pemilik Menara, sebagai bentuk keseriusan kami dalam menegakan Peraturan Daerah dan menindak tegas para pelanggar perda untuk memberikan teguran teguran dan peringatan baik lisan maupun tertulis sesuai aturan undang undang dan sesuai Tupoksi kami.

Surat pemberitahuan untuk pembongkaran menara yang tidak berijin, Sudah kami kirimkan kepihak pengembang Menara, dan pihak-pihak terkait, hingga ke Kepala Desa Pengabean, Polsek Losari, Camat Losari dan tembusan ke Bupati, pada tanggal 21 Januari 2022, dengan Surat Nomor: 542.15/0037/I/2022.

Menindaklanjuti surat pengaduan dari Masyarakat Desa Pengabean, Kecamatan Losari, Tentang pembangunan menara telekomunikasi PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (PROTELINDO) di Desa Pengabean dan Surat Dari Kepala Dinas Komunikasi dan Statistik Kabupaten Brebes Nomor: 045.2/2585/2021, Perihal Permohonan Penghentian Aktifitas Site Pengabean Losari, yang sejauh ini belum di lengkapi dengan Dokumen-dokumen Perijinan sesuai perundang-undangan yang berlaku, "Jelas Prasidha Kurniawan, S.STP.


Kami sudah mengirimkan surat teguran pertama tentang pemberitahuan untuk pembongkaran, tanggal, 21 Januari 2022, kepada PT.Profesional Telekomunikasi Indonesia yang beralamat di Jl.M.H, Thamrin No.1 Jakarta.

Agar untuk menghentikan Operasional dan membongkar tower tersebut dalam kurun waktu 15 hari kalender terhitung dari diterbitkannya surat pemberitahuan kami, dan menyusul dengan peringatan lanjutan sela 7 hari setelahnya hingga tidak menutup kemungkinan nanti kita lakukan penyegelan menara tersebut, karena lokasi berdirinya bangunan menara itu berada di Zona bebas menara (Zona larangan menara) sebagai mana tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Brebes Nomor: 2 tahun 2014, tentang Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Bersama Telekomunikasi, Pada Pasal 25 ayat 2, dan juga surat pemberitahuan pada semua pihak yang terkait. "Tutup Prasidha Kurniawan. 


Reporter : Casroni

thumbnail

By On 1/29/2022 03:25:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Brebes-K1N || Acara Musyawarah Kecamatan (Muskec ) ketua DPK - KNPI Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, tetap dalam penerapan protokol kesehatan,


Sdr, Andri Firmansyah, S.kep.M.kes, sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia, (KNPI) masa bakti 2022 s/d 2025 yang di selenggarakan di Aula Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Jum'at, 28/1/2022


hal tersebut, Ipung selaku ketua panitia acara tersebut, menerangkan. dengan Acara penyerahan Surat Mandat , Surat Rekomendasi Dukungan  Bakal Calon Ketua DPK Dan SK Per OKP Tingkat Kecamatan KNPI dihadiri oleh dari beperapa pengurus DPD KNPI kabupaten Brebes dan juga dalam acara penetapan/Pengukuhan ini, di hadiri juga dari tokoh mayarakat setempat, Pengurus OKP tingkat Kecamatan Tanjung, GP ANSOR, FATAYAT, IPNU, IPPNU, KARANG TARUNA, dan SAPMA  Tanjung, 


dan juga hadiri pula dari  Ormas Pemuda Pancasila dan Dpc Lpksm Al Jabbar Brebes, hal itu untuk Sekretaris dan Bendahara biarlah nanti Ketua DPK - KNPI Kecamatan Tanjung Sdr, Andri Firmansyah sendiri yang menentukan. "Ujar, Ipung selaku ketua Panitia 




Saya Alvi Mirza, SH. selaku mantan Ketua DPK - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kecamatan Tanjung, Dengan adanya (Muskec) Musyawarah Kecamatan yang bertempat di aula Kecamatan Tanjung, Saya berkesempatan ingin mengutarkan, Meminta Maaf Kepada Seluruh OKP Dan Pengurus DPK Yang lama, apabila Dalam Memimpin Masih Banyak Kekurangan dalam Menjalankan Organisasi di Komite Nasional Pemuda Indonesia ini yang dulu saya emban. sekali lagi saya minta ma'f, "Papar, Alvi Mirza SH.


Andri Firmansyah, S.kep.M.kes selaku Ketua KNPI Kecamatan Tanjung Brebes, hal tersebut, menuturkan kepada awak media, saya Akan mengupayakan amanat ini demi untuk kemajuan zaman, dan akan memajukan Organisasi (Komite Nasional Pemuda Indonesia) wilayah yang saya emban ini khususnya DPK -  KNPI kecamatan Tanjung.Tandasnya 



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 1/28/2022 11:15:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Brebes-K1N ||  Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kebut pelaksanaan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster di 14 (empat belas) wilayah di Provinsi Jateng meliputi, Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Temanggung, Kebumen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Grobogan. (28/1/2022).


Adapun target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 15.000 orang.


Jenis vaksin yang digunakan bagi anak / pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari  BPOM untuk digunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan. 


Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tamirul Wathon 02 Slatri Brebes Syatori  mengatakan, Orang tua murid sangat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi anaknya di Sekolah." ucapnya. 


" Kami berharap anak didik bisa mengikuti pembelajaran tatap muka dengan baik dan sehat." harapnya. 


Binda Jateng dalam kesempatan ini, mendirikan sebanyak 15 sentra vaksinasi di 14 kabupaten/kota tersebut dimana untuk Kabupaten Brebes terdapat dua lokasi MI Ta'mirul Wathon Slatri dan SDN Kubang jati 03 Ketanggungan".


Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi masyarakat secara door to door diselenggarakan di Kabupaten Brebes dan Kebumen, sementara untuk vaksinasi anak pelajar 6-11 tahun dilaksanakan di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pemalang, Temanggung,  Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kab Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Grobogan. 


Kabinda Jateng mengatakan, hari ini kami melaksanakan vaksinasi booster yang diselenggarakan di 6 wilayah yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Pekalongan, Temanggung, Boyolali dan Kabupaten Semarang, dengan target peserta sekitar 2100 orang." kata Brigjen Sondi Siswanto. 


Konsep door to door merupakan konsep untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat, terutama untuk membantu warga masyarakat dengan kebutuhan khusus serta memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin. 


Sementara itu, vaksinasi anak juga diperlukan untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran tatap muka serta melindungi anak dari penyebaran covid.


Lanjut Sondi Siswanto, hari ini kami juga menyelenggarakan vaksinasi booster yang diperuntukan untuk masyarakat umum minimal berumur 18 tahun serta telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya. 


" Perlu diketahui juga, bahwa vaksinasi booster diberikan gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Kepada masyarakat yang telah memenuhi kriteria diatas, dapat mencari informasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster." pungkasnya. 


Vaksin booster diperlukan ditengah antibodi covid19 yang semakin melemah setelah sekian lama mendapatkan vaksin.

Percepatan vaksinasi yang dilakukan binda jateng merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya menghadapi varian baru masuk ke wilayah. Disamping itu juga mendukung terciptanya kekebalan kelompok / herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.


Reporter : Casroni

thumbnail

By On 1/27/2022 05:15:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)




Brebes-K1N || Polres Brebes menurunkan personel bersama mahasiswa, untuk bersinergi dengan para tenaga kesehatan, guna melakukan percepatan vaksinasi di kabupaten Brebes. Kamis sore (27/01/2022). 


Bukan hanya mendampingi tenaga kesehatan dalam kegiatan vaksinasi door to door, melainkan juga membantu masyarakat yang akan mengikuti vaksinani ke fasilitas kesehatan terdekat. 


Kali ini kegiatan vaksinasi Tim 6 Polres Brebes melaksanakan pendampingan vaksinasi di Desa Lemahabang, Kecamantan Tanjung. 


Dijelaskan Kasie Humas Polres Brebes Iptu Edi Mardiyanto, dan Sejumlah tim dari Polres Brebes bersama mahasiswa, langsung turun ke lapangan, untuk membantu para nakes melakukan vaksinasi secara door to door.


“Tadi kami bersama nakes melakukan vaksinasi kepada masyarakat, untuk Tim 6 kita bagi juga menjadi 4 untuk mendampingi nakes” kata Edi,


Ada yang beda dengan pelaksanaan vaksinasi kali ini, untuk meningkatkan animo masyarakat mengikuti vaksin, Polres Brebes bersama Nakes dan mahasiswa melakukan vaksinasi door to door disertai dengan pembagian sembako bagi Warga yang telah Divaksin di Desa Lemahabang Kecamatan Tanjung Brebes 



Untuk vaksinasi kita sesuai dengan SOP dengan melakukan pengecekan tensi dan uji Screning, agar masyarakat yang di vaksin tepat. 


”Sebelum divaksin kita lakukan uji screning dan juga pengecekan tensi, kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang memenuhi syarat baru kita laksanakan vaksinasi,”pungkasnya.


Sementara Nurohim selaku Kepala Desa Lemahabang Tanjung Brebes mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada Polres Brebes atas pendampingan vaksinasi secara door to door di desanya, "Kami selaku pemerintah Desa mengucapkan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Brebes sehingga pelaksanaan vaksinasi di Desa Lemahabang Tanjung bisa maksimal dan capaian Vaksinasi di Desa kami sudah mencapai hampir 87%", pungkasnya. 



Reporter: Casroni/Hms

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *