HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 11/11/2021 09:11:00 PM

Wagiyah Hendriyanti,S.H.  Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pajawaran Kabupaten Banjarnegara.


KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banjarnegara-K1N || Meskipun pembelajaran tidak dilaksanakan secara tatap muka tapi pembelajaran harus tetap berlangsung.


Untuk memaksimalkan pembelajaran daring Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Kecamtan Pajawaran Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, Wagiyah Hendriyanti,S.H. menghimbau kepada para guru-guru untuk mengajar menggunakan chromebook, yaitu laptop bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Kepada wartawan, Wagiyah Hendriyanti menjelaskan disaat belum dibukanya PTM (Pembelajaran Tatap Muka),menghimbau kepada para guru untuk mengajar menggunakan Chromebook,yaitu laptop.Karena laptop tersebut didalamnya menggunakan sistem operasi chrome (ChromeOS) buatan google workspace for edukation dan semua aplikasi berbasis website yang dapat diakses secara daring (online) melalui browser chrome.


Chromebook ini sudah semua aplikasi pemebelajaran google untuk pendidikan seperti Gmail,Drive,Forms,Docs,dan lain-lain,kata Wagiyah diruang kerjanya,Kamis ( 11/11/2021)


"Seorang guru harus berinovasi bagaimana caranya memanfaatkan sarana yg ada di sekolah, 

SMP Negeri 3  Satu Atap Pejawaran yg berlokasi didaerah pegunungan jauh dari keramain kota ini. 

Yang antusias anaknya untuk bersekolah itu kurang.                                                                   Apalagi dalam masa pandemi  yg tiada kunjung selesai, semakin menambah berkurangnya animo anak untuk belajar.


Karena pelaksanaan pembelajaran secara daring itu membutuhkan sarana yg tidak gampang yaitu semua siswa diharapkan memiliki sebuah gadget atau sebuah hp android, sedangkan untuk mempunyai sebuah hp tidak semua siswa mampu untuk membelinya,jelasnya.


"Tetapi alhamdulillah disekolah kami bisa diatasi dengan adanya chroombook bantuan dr pemerintah  sehingga untuk siswa yg tidak mempunyai gadget dapat memanfaatkan saranantersebut.





Wagiyah kembali mengatakan,dengan ketelatenan dan penuh kesabaran seorang guru matematika ibu Rofika Dwi Susanti, S.Pd membimbing siswa-siswanyanya mengenalkan bagaimana cara menggunakan atau mengoperasikan chroombook tersebut dalam pembelajarannya.


Dengan mengaplikasikan google form sebagai salah satu bentuk media pembelajaran khususnya untuk pelajaran matematika.


Begitu siswa berantusias dan bersemangat sehingga dapat merubah pembelajaran yg konvensional kearah pembelajaran yang menyenangkan dan berinovasi. Untuk pelajaran matematika yg selama ini ditakutkan para siswanya ternyata bisa merubah menjadi pelajaran yg menyenangan dan siswa-siswanya menjadi termotivasi untuk belajar matematika,imbuhnya.


"Dan sudah terbukti dipraktekkan dalam pelaksanaan Ulangan Harian dan PAT pada semester 2 tahun pelajaran 2020/2021 dengan pemanfaatan google form bagi siswa kelas VII." katanya. 


Saya pribadi sebagai kepala sekolah hanya bisa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada ibu Rofika Dwi Susanti,S.Pd yg telah mengaplikasikan google form kepada siswa-siswanya dan semoga dapat menginspirasi atau memotivasi bagi teman-teman guru yg lainnya untuk menggunakan sarana yg telah tersedia di sekolah.


Ia juga menegaskan,manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya sarana yg telah diberikan oleh pemerintah dalam pembelajaran demi kemajuan anak didik kita kearah yg lebih maju. Jangan takut gagal untuk menjadi yg terbaik,tutupnya.


Reporter : Heri Martanto

thumbnail

By On 11/02/2021 06:30:00 AM

Rita Khotijah,S.Pd Kasi Kesiswaan. Drs.Mh Sulaiman Kepala SMP Negeri 1 Mandiraja Banjarnegara


KABAR SATU Nusantara (K1N)

Banjarnegara - K1N || Sekolah SMP Negeri 1 Mandiraja Kabupaten Banjarnegara,dari salah satu sekolah  yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Pendidikan menjadi Sekolah Ramah Anak dan menjadi Sekolah Penggerak.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mandiraja Drs.MH Sulaiman kepada wartawan diruang kerjanya,Senin (1/11/2021)


Dengan ditunjuknya  sebagai Sekolah Ramah Anak tersebut ia menjelaskan bahwa sekolah ramah anak menurut Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,adalah satuan pendidikan yang memiliki  karakteristik mampu melindungi hak hak anak serta menjadi garda terdepan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada anak.


Sedangkan Program sekolah bergerak atau sekolah penggerak adalah Program yang diluncurkan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan "Sekolah mengemudi atau penggerak menjadi cara akselerasi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sesuai dengan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat,mandiri,dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila," terang Sulaiman.


Dengan program ini maka dirinya mulai merancang , mengimplementasikan yang berkaitan dengan anak didiknya. Seperti mengikuti beberapa lomba hingga meraih prestasi dan menjadi juara di Tahun Pelajaran 2021/2022.





Contoh beberapa siswa dan siswi yang mengikuti kejuaraan dimasa pandemi dan meraih prestasi :


1. Lomba Lukis Online HUT SMKN 2 Bawang (Putri) : Yesita Dwi Aolia  Juara 1 Tingkat Kabupaten.


2. Lomba Lukis Online HUT SMKN 2 Bawang (Putra) : Gian Aurelia Putri Aka Juara ll Tingkat Kabupaten.


3. Lomba Poster FLS2N Tingkat SMP/MTs : Nekesya Aini Saharaya Juara ll Tingkat Kabupaten.


4. Lomba Desain Poster Tingkat SMP/MTs Perpusda : Ayu Dwi Cahyani Juara ll Tingkat Kabupaten.


5. Lomba Mural HUT PMI Ke- 76 PMR Madya ( SMP/MTs) : Ayu Dwi Cahyani.Alya Nur Fatma.Okta Fitri Dwi Sulistiani.Juara ll Tingkat  Kabupaten.


6. Lomba Kader Kesehatan Remaja (KKR) Dinas Kesehatan : Puspita Anggraeni  Juara  Harapan 3 Tingkat Kabupaten.


7. Popda Cabang Karate ( Beregu) : Muhammad Rifki,  Hanif Arifin.Juara lll Tingkat Kabupaten 


8. Beregu Karate (Even Kejurkab) :  Loveana Nadin Saputri  Juara lll  Tingkat Kabupaten.


9. KOSN Pencak Silat Tunggal Putra : Azmi Rahmanika Nimal 'Abdu . Juara ll Tingkat Kabupaten.


10. OSN(Mapel IPS) : Celin Yuhanita Juara ll Tingkat Propinsi.


"Prestasi yang luar biasa,serta memacu keinginan untuk berprestasi di level yang lebih tinggi lagi," ujar Sulaiman.


Ia juga berterimakasih dan merasa bangga dengan capaian anak didiknya,dengan harapan terbaik tentunya dan terus semangat mampu menjadi juara berikutnya dimasa mendatang.


Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada guru pembina," Karena keberhasilan tidak lepas dari peran pembina yang bertanggung jawab, sabar dan gigih dalam menjalankan tugas.Seperti pembina guru lukis,Anom Muhammad Rais,S.Pd. dan pembina pencak silat, Novita Dewi S.Pd,"pungkasnya.


Reporter : Heri Martanto

thumbnail

By On 6/12/2021 02:48:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Menjadi sosok seorang guru adalah  bukanlah hal yang mudah perlu ketegaran serta perjuangan yang super extra serta menanggung beban moral yang tinggi, apa lagi menjadi seorang guru di daerah terpencil yang jauh dari kata keramaian di timur pulau sulawesi sabtu 12/06/21.


Mini 28 Tahun guru  menceritakan perjuangannya kepada awak media ketika menjadi seorang guru di sekolah SDK terpencil dongkalan  Kecamatan Palasa  Kabupaten Parigi Moutang  Provinsi Sulawesi tengah " menjadi seorang guru banyak menjadi semua mimpi dari kalangan muda anak bangsa namun ketika menjadi seorang guru di daerah yang jauh dari keramaian serta menempuh jarak puluhan kilometer meniti Jalan Setapak dan berpenghasilan 600.000 untuk operasional berangkat ke sekolah harus mengeluarkan uang Rp50.000 per hari ongkos ojek Apakah ada yang sanggup menurut saya jarang ucapnya. 


Iya juga menambahkan saya mengajar di sekolah SDK kedaeraan erpencil dongkalan mulai 13 Maret Tahun 2018 silam Setiap hari saya harus berangkat dari rumah pukul. 06 pagi WITA dan tiba di sekolah tempat ia mengajar pukul 07.30 WITA  namun hal ini bukan menjadi sebuah keluhan untuk diri saya, karna harapan saya anak-anak di daerah terpencil mengenyam pendidikan yang sama terhadap anak-anak yang berada di ibukota, Saya berharap anak-anak di daerah terpencil bisa memahami baca tulis mengenal internet dan banyak hal tentang dunia luar, namun apa daya saya beserta 4 guru lain, disamping kami di daerah terpencil yang minim fasilitas sekolah juga jauh dikatakan memadai dibanding sekolah-sekolah yang berada di kota jelasnya



Sementara  Yusriani 29 tahun guru di SDK terpencil  saya dan teman teman-teman guru  harus siap dengan segala resiko apapun untuk mewujudkan mimpi Meraka  menjadi anak berguna bagi bangsa dan negara begitu ujarnya dan menambahkan Saya berharap atas pengabdian saya beserta teman-teman guru yang berada di daerah Sulawesi Timur ini ini bisa menjadikan anak-anak didik kami orang yang berguna bermanfaat serta menjadi bagian dari kepemerintahan kela itu adalah suatu kebanggaan bagi kami seorang guru, Walau saat ini kami Tertatih menempuh jarak puluhan kilometer Namun kami tetap semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini, harapan saya sekolah kami mendapat perhatian khusus dan prioritas dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar anak-anak kami bisa mengenal dunia luar lebih dalam kembali ungkapnya. 


Lebih lanjut ia menambahkan dalam perjalanan kami menuju sekolah disamping memang Jalan Setapak terkadang Hati Kami khawatir dengan keselamatan kami karena harus melewati hutan yang kami takutkan adalah binatang buas dan kemungkinan-kemungkinan lain, untuk saat ini di musim panas jalanan kering mudah untuk dilewati kendaraan roda dua namun begitu musim hujan tiba sudah bisa dibayangkan Seperti apa perjuangan kami guru-guru di pinggiran, namun Kami bangga menjadi sosok seorang guru bisa menyalurkan serta Memberikan ilmu yang kami miliki terhadap anak bangsa mengharap ridho dan barokah tuturnya. 


Satu kata untuk dengan teman teman Guru di indonesia


 SEMANGAT KAMI TETAP BERKOBAR SELAMA INDONESIA MASIH MERDEKA



Reporter : kusmiadi

thumbnail

By On 4/26/2021 09:14:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Cilacap-K1N || Ujian sekolah untuk tingkat sekolah dasar tahun pelajaran 2020/ 2021 di laksanakan serentak mulai tanggal 26 april  - 6 mei 2021 se  kabupaten Cilacap, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.


Menurut koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan Kyoya  Drs. Timbul Iswandi, ketetika melakukan monitoring  di SD Kroya 1 menjelaskan,  di kecamatan kroya  sebanyak 60 sd negeri ditambah SD  swasta  dan MI saat ini sedang melaksanakan ujian sekolah.  Siswa yang mengikuti ujian sekolah berjumlah 1324 anak," terang nya 


Untuk pelaksanaan ujian sekolah,  seluruh satuan pendidikan dasar, lebih dulu  di lakukuan evaluasi terhadap kesiapan pelaksanaan US tersebut, yang meliputi, kesiapan  sarana dan  prasarana  penunjang kegiatan US, mengingat saat ini dalam situasi pandemi covid. 19. Maka setiap langkah dinas pendidikan wajib  berkoordinasi dengan satgas covid 19 tingkat kecamatan,  tujuanya untuk  memastikan ujian sekolah bisa di laksanakan dengan standart prokes covid 19, sehingga jangan sampe ada klaster baru di lingkungan pendidikan ," imbuh nya.


"Dalam melaksanakan ujian sekolah, kita tetap mengedepankan keselamatan peserta,  maka SOP yang sudah di jelaskan kepada kepala sekolah harus di jalankan dengan sebaik baiknya, supaya US kali ini berjalan lancar dan aman,  mengingat saat ini kita sedang menghadapi pandemi yang belum kunjung reda," jelas Timbul .

Situasi Ujian Sekolah SD Negeri 1 Kroya.


Sementara itu kepala sekolah SD 1 Kroya   Sudarsih menyampekan, pelaksanaan US di SD Negeri 1 kroya  mengutamakan  prokes. covid 19, oleh karena itu setiap peserta ujian sebelum masuk ruangan .akan di test suhu badan, wajib menggunakan masker dan facel .serta memastikan kondisinya sehat. Namun demikian sekolah tidak memaksakan siswa harus hadir di sekolah. Karena dari 45 anak yang mengikuti ujian, 1 siswa melksanakan US di rumah,  atas permintaan orang tua siswa. Walaupun begitu  pihak sekolah tetap mengirimkan pengawas ujian ke rumah siswa  yang bersangkutan dan wajib menggunakan standart yang telah di tentukan oleh sekolah,"terang nya .


Terpisah , Kabid dikdas pada dinas P&K kabupaten Cilacap,  Kastam. S.Pd. MM. Menyampekan , pelaksanaan US tinglat SD, tahun 2021  tetap mengacu pada prokes yang sangat ketat. Dengan demikian diharapkan setiap sekolah yang melaksanakan US, wajib menerapkan  3 M..Disamping itu menyiapkan lisen dapodik serta harus mendapatkan  persetujuan orang tua siswa Selanjutnya setiap ruangan maksimal terisi 8 peserta, untuk memastikan jarak aman antar peserta lebih dari 1 meter,  ," terang nya 


Selain itu.sebelum maupun  sesudah US dilaksanakan, b Pengawasan terhadap peserta ujian saat masuk ruangan dan keluar , harus terpanto dengan benar . Maka dari itu  sistim sif , ketika mau masuk ruangan ujian benar-  benaru diperhatikan , guna  menghindari kerumunan  dan mencegah  penularan covid 19 di lingkungan sekolah ." Tambah Kastam.



 Reporter : Sahid

thumbnail

By On 4/22/2021 01:10:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Ramadhan 1442 H / 2021 M. SMK Wiworotomo Purwokerto Mengadakan Kegiatan Amaliyah Ramadhan 1442 H. Kegiatan ini dimulai dari Tanggal 19-29 April 2021 dengan mengusung tema " Kita Tingkatkan Keimanan dan Imunitas Umat di Era Pandemi COVID-19". Rangkaian Kegiatannya berupa : Pelaksanaan Sholat Duha, Tadarus Bersama dan Pengisian Materi Amaliyah Ramadhan. Kegiatan ini termasuk salah satu Program Sekolah yang dijalankan oleh Bina Program Imtaq SMK Wiworotomo Purwokerto. Kegiatan iki dilaksanakan di Aula SMK Wiworotomo Purwokerto. 


Selama pelaksanaan Kegiatan Amaliyah Ramadhan Tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab Tahun ini dilaksanakan masih dalam kondisi Pandemi. Akan tetapi selama kegiatan berlangsung protokol kesehatan tetap dijalankan. 

Memakai masker.. Jaga jarak.. Tetap cuci tangan. 




Dalam pelaksanannya setiap satu hari terdapat 3 kelas terjadwal mengikuti kegiatan amaliyah. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam. Dimulai dari jam 07.30-09.30 WIB. 

Tujuan diadakan Kegiatan Amaliyah Ramadhan adalah untuk meningkatkan Keimanan Keluarga SMK WIWOROTOMO PURWOKERTO Terutama Peserta didik.


Reporter : Sigit Purnomo

thumbnail

By On 4/13/2021 09:33:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banyumas – KIN || Bupati Banyumas Achmad Husein dengan didampingi Forkompinda memonitor pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Banyumas antara lain di SMP Negeri 9 Purwokerto, SD Negeri Sokanegara dan SMA Negeri 2 Purwokerto. Uji coba PTM di Banyumas sudah mulai sejak seminggu terakhir, Senin (12/04/2021).


Selain rombongan Bupati, ada rombongan lain yang dipimpin Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang memonitor di SD Negeri 1 Kedung Gede Banyumas dan SMP Negeri 1 Sumpiuh. Sedangkan rombongan yang dipimpin oleh Ketua DPRD dr Budhi Setiawan memonitor uji coba PTM di SD Negeri 1 Penambangan Kecamatan Cilongok dan SMP Negeri 1 Jatilawang.


Pada uji coba selama sepekan ini, Bupati Achmad Husein tidak menemukan ada kendala di sekolah. Semua mematuhi protokol kesehatan.


“Selama seminggu ini tidak ada kendala, Alhamdulillah PTM lancar,” katanya.


Dengan lancarnya uji coba PTM, Pemkab Banyumas berencana akan menambah kembali sekolah yang akan menambah sekolah untuk melakukan PTM. Setelah nanti laporan dari Tim lain jika hasilnya sama baiknya Bupati akan menambah uji coba sekolah yang akan tatap muka.


“Tentunya yang sudah diverifikasi, minggu depan ditambah sekitar 15 sekolah lagi,” lanjutnya.


Pada setiap kunjungan kelas Bupati meminta kepada siswa agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan ikut memberikan edukasi ke keluarganya. Bahkan Bupati mengambil sampling anak-anak di tiga sekolah jika mereka menemukan anggota keluarga tidak memakai masker, anak anak bersedia mengingatkan agar memakai masker.


“Ya paling tidak bisa memberi arahan kepada keluarganya untuk mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya


Pada kesempatan ini Bupati juga menunjuk beberapa guru untuk melakukan rapide test secara acak, untuk memastikan bahwa PTM aman. Dari beberapa sampling tidak diketemukan sampling positif.


Redaksi KIN

Sumber : Humas

thumbnail

By On 4/02/2021 12:13:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banyumas-K1N || Perpustakaan sekolah adalah sarana penunjang kegiatan belajar mengajar dalam mencari informasi . Dan sebagai sarana rekreasi baca bagi siswa dan siswi dilingkungan sekolah.


Sarana dan prasarana juga sebagai penunjang  kebutuhan untuk meningkatkan kecerdasan dan ketrampilan siswa. 


Terlebih dimasa pandemi ini, dimana banyak perpustakaan sekolah tidak lagi membuka pintu   untuk memberikan layanan. 

Maka Pengelola pustakawan yang mempuyai peran  sangat vital untuk memajukan perpustakaan sekolah agar tetap eksis.


Ketika orang-orang menjauhkan diri dari orang lain, perpustakaan SMP 2 Kebasen Banyumas malah sebaliknya.


Hanya melalui literasi digital layanan tetap bisa diberikan agar tetap bisa membaca, serta mendapatkan informasi dari Perpustakaan.


Juned S.Ag Kepala perpustakaan SMP Negri 2 Kebasen Kabupaten Banyumas,saat ditemui wartawan diruang kerjanya,Kamis(1/4/) mengatakan,Kehadiran sebuah perpustakaan pada setiap satuan pendidikan merupakan suatu keharusan di era globalisasi saat ini.Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat,sehingga sekolah-sekolah di tuntut untuk mengikutinya,dalam upaya mendukung tercapainya visi,misi dan tujuan pendidikan di SMP Negeri 2 Kebasen Kabupaten Banyumas ini Perpustakaan tidak boleh tutup,katanya.


 Menurutnya,"dengan literasi  digital  inilah yang sangat membantu dalam upaya peningkatan budaya gemar membaca berbasis Online, dan ini merupakan jawaban atas  salah satu dampak langsung dari pandemi." Jelas Juned.


Dengan nama "Perpustakaan Ben Wasis" SMP Negri 2 Kebasen didrikan  10 Maret 2010 oleh kepala sekolah pada waktu itu, Rudy Kristianto,S.Pd. yang anggaranya melekat pada RAPBS berjalan dialokasikan sesuai aturan yang berlaku. Dengan Motto: Kami Ada Ikut Mencerdaskan Anak Bangsa.

Visi: "Menuju Perpustakaan sekolah idaman berbasis inovasi dan kreativitas berdasarkan profesionalisme"




Misi : 

1. Membudayakan gemar membaca

2. Dapat menggali sumber informasi dengan pelayanan yang profesional

3. Menyediakan fasilitas lengkap referensi buku

4. Memberikan kenyamanan dan kelengkapan dalam belajar

5. Mengadakan promosi perpus melalui brosur, kegiatan upacara bendera dan pameran buku di sekolah

6. Menyediakan dan mensosialisasikan sistem IT diperpustakaan

7. Mengadakan lomba resensi bedah buku untuk siswa secara periodik


Lebih lanjut Juned menjelaskan, untuk mendukung suksesnya minat baca siswa ia didukung dengan tim penggerak perpus yang anggotanya dari masing-masing kelas, diambil dua orang untuk mempromosikan minat baca. Saat ini di Perpustakaan  ada 3000 judul buku dari buku fiksi dan non fiksi.


Agar siswa tetap selalu gemar membaca gebrakan literasi digital  inilah yang dilakukan olehnya. Yang mungkin belum dilakukan oleh Perpustakaan lain,ternyata dengan cara ini manfaatnya sangat luar biasa,pungkasnya.


Reporter : Sigit Purnomo

thumbnail

By On 3/24/2021 06:47:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

 

Banyumas - K1N || Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam(MGMP - PAI) yang dilaksanakan pada saat jam apel pagi dihalaman Kantor Kementria Agama Kabupaten Banyumas(22/3/2021) berjalan dengan Khidmat.


Hadir dalam acara tersebut Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag Kepala Kementrian Agama Kabupaten Banyumas, Dudiyono Ketua terpilih MGMP - PAI, 10 orang perwakilan dari pengurus harian dan kordinator bidang, para kepala seksi(kasi), dan staf jabatan fungsional umum(JFU).


Surat Keputusan disahkan oleh dua lembaga cabang  Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Jawa Tengah

Sementara Dudiyono M.Pd.I  ketua terpilih MGMP-PAI kepada wartawan mengatakan, "Semoga dengan mengemban amanah ini kepengurusan berjalan dengan baik dan dapat bersinergi dengan semua pihak dalam menjalankan organisasi,menjalankan progam yang telah direncanakan, dan meningkatan kompetensi dan profesionalisme guru PAI ,agar pembelajaran dapat berhasil dengan baik," ujarnya.

 

Reporter: Sigit Purnomo

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *