HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 4/20/2022 09:04:00 PM

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)


 Jakarta - K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dalam rangka mengecek kesiapan pelaksanaan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2022.

"Baru saja kita melaksanakan kunjungan untuk mengecek bagaimana kesiapan dari moda transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat khususnya terkait kesiapan dalam menghadapi arus mudik," kata Sigit usai meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit juga mensosialisasikan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan mudik lebih awal atau sebelum tanggal prediksi puncak arus mudik yakni 28 April.

"Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden bahwa, beliau mengimbau agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan cuti lebih awal untuk menghindari prediksi puncak arus mudik diantara tanggal 28, 29, 30 April 2022," ujar Sigit.

Lebih dalam terkait hal itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga berharap kepada perusahaan swasta untuk bisa mengatur waktu pelaksanaan cuti bagi karyawannya. Mengingat, kata Sigit, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengeluarkan peraturan cuti secara fleksibel.

"Sehingga harapan kita cuti bisa diberikan jauh-jauh hari. Misalkan mulai dari H-8. Sehingga semuanya tidak menumpuk di H-3, H-2, dan H-1," ujar eks Kapolda Banten ini.

Pengaturan cuti tersebut, menurut Sigit juga untuk mengurai potensi kemacetan kendaraan masyarakat yang mudik melalui jalur darat. Pasalnya, dari data yang ada saat ini diperkirakan terdapat 23 juta kendaraan pribadi roda empat dan 17 kendaraan roda dua yang akan melaksanakan mudik.

"Tentunya saran kita bagaimana kemudian seluruh instansi utamanya di sektor swasta untuk bisa mengatur. Sehingga di mudik kali ini bisa berjalan baik tidak terjadi kemacetan," ucap Sigit.

Demi mencegah potensi kemacetan, Sigit menyebut, jajaran kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif, jalur arteri, jalur selatan yang bisa dilintasi para pemudik sebagai alternatif serta telah disiapkan pos pengamanan dan pelayanan yang sama dengan jalur utama. 






Selain itu, Sigit juga menyebut, mudik dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api juga bisa mencegah terjadinya potensi kemacetan di jalur darat. Dari hasil kunjungan langsungnya, Sigit memaparkan bahwa, PT. KAI telah menyiapkan 20 ribu kursi tambahan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan mudik.

"Dari PT. KAI siap untuk menambah kapasitas tempat duduk mencapai 20 ribu per hari. Sehingga bisa melayani masyarakat yang akan mudik dengan total 50 ribu. Tentunya ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang akan mudik. Karena disiapkan juga kereta api khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua. Sehingga masyarakat yang akan mudik bisa sekaligus membawa motornya masuk ke kereta khusus kemudian masyarakat yang akan mudik bisa naik kereta yang disiapkan untuk penumpang. Jadi ini adalah alternatif yang tentunya telah disiapkan," papar Sigit.

Tak lupa, Sigit menekankan soal disiapkannya gerai-gerai vaksinasi di setiap tempat yang akan dipadati oleh para pemudik seperti, rest area jalan tol, terminal, stasiun, bandar udara hingga pelabuhan. Sehingga, masyarakat yang mudik akan mendapatkan layanan vaksinasi booster untuk menambah imunitas.

"Sehingga masyarakat yang belum melaksanakan booster bisa kita layani booster," tutur Sigit.

Dengan adanya upaya dari pemerintah, alternatif moda transportasi dan strategi tersebut, Sigit berharap pelaksanaan arus mudik tahun ini berjalan aman dan tetap mengedepankan faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.

"Mungkin beberapa hal tersebut tentunya bisa jadi pilihan dan juga bisa membantu masyarakat untuk mengurangi prediksi arus mudik yang akan terjadi di tanggal 28, 29, dan 30 April 2022," tutup Sigit.

Reporter : M Nur

thumbnail

By On 4/08/2022 09:46:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat bersama dengan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2022).


Sigit mengungkapkan, dalam rapat tersebut membahas soal isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar bersubsidi. Menurut Sigit, dari data yang ada ketersediaan atau stok solar bersubsidi sebenarnya dalam keadaan aman dan terjamin untuk masyarakat. 


"Jadi dari pengecekan tadi secara umum, kebutuhan bahan bakar minyak kita khususnya solar, semuanya dalam batas ketahanan yang terpenuhi. Sehingga tentunya istilah kelangkaan ini, kemudian kita perlu melihat ada hal yang harus kita dalami karena sebenarnya di satu sisi kebutuhan terhadap solar industri itu mengalami penurunan," kata Sigit dalam konferensi pers.


Demi mempertahankan tren positif tersebut, Sigit menekankan bahwa saat ini dan kedepannya, pihaknya akan memastikan stok solar bersubsidi terjamin ketersediaan dan mengawal penyaluran serta penggunaannya tepat sasaran kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan. 


"Ini yang akan kita jaga. Sehingga kemudian di lapangan solar subsidi tetap tersedia dan solar industri dipenuhi dengan solar-solar yang memang dipersiapkan untuk industri. Sehingga keberadaan minyak, solar, BBM yang secara riil.  Stok sebenarnya tercukupi. Ini yang betul-betul kita jaga dan pertahankan," ujar Sigit. 


Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, dalam rapat tersebut memang ditemukan fakta bahwa terjadinya peningkatan terhadap kebutuhan solar bersubsidi. Menurutnya, hal itu diakibatkan adanya fenomena kenaikan terhadap tren produktivitas komoditas industri jenis tertentu. 


Tak hanya itu, Sigit menyatakan, perang yang melanda Ukraina dan Rusia juga menjadi salah satu faktor berkurangnya ketersediaan minyak dan gas di seluruh dunia, termasuk Indonesia juga terkena dampak. 


"Indonesia sampai saat ini khususnya di ASEAN, masih ada di nomor dua terendah. Karena kita masih menahan harga. Sehingga harga tetap ada di kondisi yang sama, sebagai contoh adalah solar. Dan juga ada yang dinaikkan namun sebenarnya masih di subsidi," ucap eks Kapolda Banten tersebut. 


Selain itu, Sigit menekankan, saat ini masih terjadi disparitas yang tinggi antara solar bersubsidi dengan solar industri, kurang lebih sebesar Rp12.500. Dengan adanya gap tersebut, kata Sigit, penggunaan solar di lapangan terkadang disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. 


"Yang kemudian memanfaatkan disparitas harga ini untuk kemudian mengambil kebutuhan minyak atau solar untuk industri. Mengambilnya dari SPBU subsidi. Sehingga tentunya ini menambah beban Pemerintah dan ini juga akan menimbulkan permasalahan," tutur Sigit. 


Seharusnya, ditekankan Sigit, BBM bersubsidi mutlak diberikan kepada kelompok masyarakat yang memang sangat memerlukan, seperti moda transportasi umum, UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan yang lainnya. 


"Kemudian, ini digunakan untuk kebutuhan industri. Sehingga yang terjadi adalah kebutuhan industri justru menurun di tengah produktivitas yang meningkat untuk sektor perindustrian. Namun di satu sisi kebutuhan terhadap minyak yang seharusnya disubsidi meningkat. Jadi ini yang kita tertibkan," tegas Sigit.




Disisi lain, Sigit menyebut, kepolisian telah menetapkan 21 orang tersangka di enam wilayah Polda jajaran terkait dengan kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM. Adapun keenam Polda yang melakukan penyidikan terkait perkara itu, yakni, Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali dan Gorontalo. 


Terkait hal ini, Sigit menegaskan, pihak kepolisian tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada pihak siapapun yang menyalahgunakan BBM bersubsidi tersebut. 


"Kita sudah menangkap kurang lebih 21 tersangka di enam wilayah. Dan ini akan terus kita lakukan. Sehingga kemudian distribusi atau peruntukan BBM bersubsidi ini betul-betul bisa diberikan kepada masyarakat yang perlu disubsidi. Sedangkan kebutuhan industri tentunya akan disiapkan dari kuota yang disiapkan untuk industri," papar Sigit. 


"Terkait permasalahan. Apabila memang jaraknya jauh dan perlu pelayanan-pelayanan khusus maka dari Pertamina sudah mempersiapkan. Kalau memang diperlukan adanya tambahan SPBU untuk industri, termasuk tempat penyimpanan yang bisa didorong," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.


Reporter : M Nur

thumbnail

By On 3/02/2022 06:47:00 PM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Seluruh jajaran jalankan perintah Presiden Joko Widodo untuk menetapkan disiplin nasional, tanamkan nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Jakarta-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penerapan disiplin nasional, dengan menanamkan nilai-nilai yang ada di dalam Tribrata, Catur Prasetya serta aturan lain yang mengikat dalam kode etik dan disiplin Polri.


Hal itu diungkapkan Kapolri saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2022 di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (02/03/2022).


"Ini perlu ditanamkan di dalam personal individu dan dikembangkan menjadi satu kebiasaan dan kita bawa menjadi disiplin nasional," kata Sigit dalam sambutannya.


Tak lupa, ia juga mengingatkan tak hanya anggota Polri yang memiliki aturan. Namun juga berlaku kepada istri dan anak anggota Polri. Menurutnya, seluruh keluarga besar Polri memiliki aturan dan disiplin yang berbeda dengan masyarakat sipil, sehingga harus taat dan tunduk dengan aturan tersebut.


"Karena itu yang membedakan TNI-Polri dan masyarakat sipil," ujar Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan anggota Polri memiliki kewenangan yang berbeda dengan masyarakat sipil, namun di sisi lain ada kebebasan yang itu hanya ada di masyarakat sipil seperti kebebasan berpendapat dan berekspresi. Hal ini disebabkan karena politik yang dianut Polri adalah politik negara.


"Terkait kebijakan nasional dan negara maka garisnya Polri harus mendukung kebijakan nasional, program nasional. Ini harus dipahami oleh seluruh keluarga besar kita khususnya anggota Polri," ucap Sigit.


Lebih lanjut, Sigit menuturkan apabila terjadi sesuatu dengan keluarga besar Polri, termasuk anak dan istri tentunya akan berhubungan langsung dengan posisi anggota Polri baik sebagai anggota maupun dalam organisasi.


Mantan Kapolda Banten ini juga menekankan bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa anggota TNI-Polri tak mengenal demokrasi, lantaran sudah seharusnya Polisi mendukung dan mengawal seluruh kebijakan dari Pemerintah. 


"Politik Polisi adalah politik negara sehingga tentunya garisnya hanya satu kebijakan nasional dan negara satu nafas dan tugas kita mendukung, mengawal dan mendorong agar kebijakan negara atau nasional berjalan," tutur Sigit.


Ia pun mengingatkan bahwa doktrin anggota Polri adalah taat, setia dan loyal terhadap pimpinan tertinggi negara. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk selalu mengingat dan menerapkan hal tersebut.


"Maka hanya ada kata siap dan laksanakan, ini yang saya ingatkan ke rekan-rekan," tegas Sigit.


Terakhir, Kapolri juga menuturkan kepercayaan publik terhadap Pemerintah saat ini meningkat. Hal ini tentunya ada kontribusi dari jajaran Polri. Sebab, kepercayaan publik terhadap Pemerintah berbanding lurus dengan kepercayaan publik terhadap Polri.


"Pada saat kepercayaan publik terhadap Polri naik maka kepercayaan publik ke Pemerintah naik. Ini menjadi bekal untuk melaksanakan tugas dengan baik khususnya ditahun-tahun yang penuh ketidakpastian. Terlepas dari semua ini. Yang kita lakukan adalah untuk kebaikan masyarakat, bangsa dan negara," tutup Sigit.


Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 3/01/2022 11:49:00 PM

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

 Cilacap-K1N || Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro memimpin apel gelar pasukan operasi keselamatan candi 2022. Apel digelar di lapangan Sarja Arya Racana (SAR) Polres Cilacap, Selasa (01/03/2022).

"Polri pada 1 maret 2022 hingga 14 maret 2022 melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Operasi Keselamatan Candi 2022.

Operasi terpusat ini dilaksanakan diseluruh Indonesia, Jajaran Polda Jateng termasuk Polres Cilacap melaksanakan Operasi ini .

Dalam amanat Kapolda Jateng yang dibacakan Kapolres Cilacap bahwa, Operasi Keselamatan Candi 2022 dengan tema  "Melalui Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022, kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas guna terciptanya Kamsektibcarlantas yang kondusif serta dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan untuk meningkatkan kepatuhan dan disipilin masyarakat tentang protokol kesehatan dan  budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat dan serta untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.

Dalam upacara Kapolres Cilacap cek kesiapan Personil, tandai Operasi Keselamatan Candi 2022 segera dimulai


Dalam operasi yang dilakukan sasaran  pelanggaran yaitu :
1. Pengendara yang tidak memakai helm SNI.

2. Kendaraan melebihi batas kecepatan maksimal.

3. Pengendara dibawah umur.

4. Pengemudi R4 yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt).

5. Pengendara motor dalam pengaruh alkohol.

6. Pengendara bermain HP saat berkendara motor.

7. Melawan arus lalu lintas.

8. Kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL).

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 melibatkan 86 Personil Polri dan Instansi samping seperti TNI dan Dishub.

Dalam operasi ini mengedepankan  secara preemtif  dan preventif disertai persuasif dan tindakan secara humanis.

 

Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 3/01/2022 11:41:00 PM

Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Untung Sudarto: Dalam Oprasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022, Polda Jateng terjunkan 2.577 Personil

 

KABAR SATU Nusantara (K1N)

 Semarang-K1N || Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 diawali, Polda Jateng utamakan upaya tindakan prefentif dan preemtif.

Polisi Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022. Apel digelar di halaman upacara kantor setempat dan dipimpin oleh Irwasda Polda Jateng, Kombes Pol. Untung Sudarto selaku inspektur upacara, Selasa (01/03/2022).

Dalam keterangan Pers usai kegiatan, Irwasda Kombes Pol. Untung Sudarto menyampaikan bahwa, sebanyak 2.577 Personil diterjunkan dalam kegiatan operasi yang diselenggarakan secara humanis.

"Tindakan yang dilakukan dalam kegiatan operasi adalah upaya preventif dan preemptif yang dilakukan secara humanis.  Kita kedepankan aspek edukasi masyarakat dan memaksimalkan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ungkap Irwasda dihadapan awak media.

Sementara Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho menambahkan, kegiatan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi dalam menghadapi operasi ketupat yang akan digelar beberapa pekan ke depan.

"Adapun Kegiatan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi bertujuan mengurangi angka laka lantas termasuk pelanggaran, memutus rantai penyebaran Covid-19, serta menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar," kata Dirlantas.

Diungkapkan pula, meskipun Personil yang terlibat operasi melakukan kegiatan melalui upaya preventif dan preemtif, namun dalam penugasan rutin tetap dilakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Untung Sudarto bersama Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho cek kesiapan Personil dalam rangka apel gelar pasukan

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 digelar di Halaman Kantor, dipimpin langsung Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Untung Sudarto


"Jadi satgas operasi tidak melakukan penindakan, namun dalam tugas rutin bila ditemukan adanya pelanggaran kasat mata tetap ditindak. Apalagi saat ini ada ribuan kamera ETLE terpasang yang mengawasi pengguna jalan, sehingga dilakukan tilang melalui mekanisme ETLE" tutur Agus.

Guna menyikapi situasi pandemi saat ini, penindakan konvesional terhadap pelanggar lalu lintas melalui tilang dikurangi dan lebih mengedepankan tindakan melalui upaya preventif dan preemtif serta himbauan edukatif.

"Tentunya nanti (dalam kegiatan operasi) ada semacam gerai keselamatan kaitannya dengan Covid-19, termasuk tindakan-tindakan edukatif melalui himbauan pada pengguna jalan," terangnya.

Guna mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, dirinya menghimbau agar masyarakat selaku pengguna jalan untuk patuh dan disiplin baik berlalu lintas maupun dalam menjaga prokes.

Terkait dengan penindakan kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) diungkapkan bahwa hal tersebut tidak termasuk dalam sasaran kegiatan operasi.

Namun dalam penugasan rutin oleh jajaran bila diketemukan pelanggaran terkait ODOL, maka upaya yang dikedepankan adalah sosialisasi dan edukasi. Penindakan adalah upaya yang terakhir dilakukan.

"Polda Jawa Tengah dan jajaran sudah siap, hari ini gelar pasukan telah dilaksanakan. Secara serentak Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 akan digelar selama 14 hari kedepan," tandas Agus.

 

Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 3/01/2022 11:34:00 PM

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabawo, TNI-Polri siap mendukung pemulihan ekonomi dan seluruh kebijakan Nasional tahun 2022

 

 KABAR SATU Nusantara (K1N)

 Jakarta-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan TNI-Polri siap mendukung pemulihan ekonomi dan seluruh kebijakan nasional di tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2022 dengan tema "TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural" di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (01/03/2022).

"Beberapa hal yang tentunya menjadi komitmen, sesuai dengan arahan dan direktif dari Bapak Presiden bagaimana kita kemudian menindaklanjuti dan mengawal apa yang menjadi kebijakan nasional serta juga upaya-upaya yang harus kita lakukan dalam penanganan pandemi Covid-19," kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, terkait dengan program-program yang harus diselesaikan di tahun 2022 dan program jangka menengah, maupun jangka panjang tentunya harus tetap dikawal.

"Tentunya kita selalu berkomitmen menjaga sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagai salah satu modal utama untuk keberhasilan pengawalan setiap keputusan dan  kebijakan nasional maupun program-program pemerintah," ujar Sigit.

Selain mengawal setiap kebijakan nasional, Sigit juga menyampaikan ke depan peningkatan program-program terkait dengan sinergitas dan soliditas TNI-Polri akan terus dilakukan.

TNI-Polri, kata Sigit akan selalu berada di depan untuk menghadapi ketidakpastian, khususnya terkait dengan Pandemi Covid-19 dalam mengawal dan mengembalikan Indonesia untuk bisa kembali beraktivitas normal.

Rapat Pimpinan (Rapim) dengan tema "TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural".

Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2022 digelar dan berlangsung di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur


"Harapan kita juga bisa mengawal dan mendorong pertumbuhan ekonomi semakin lebih baik," jelas Sigit.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mewakili Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan bahwa, TNI-Polri loyal dan tegak lurus mendukung kebijakan nasional, apalagi di situasi Pandemi Covid-19 saat ini.

"Saya mewakili Panglima TNI, menambahkan dari apa yang disampaikan Bapak Kapolri dalam rapim TNI-Polri 2022 ini khususnya yang tadi disampaikan Bapak Presiden, TNI-Polri harus loyal, tegak lurus menjadi modal kita bersama TNI-Polri mengawal kedaulatan dalam situasi pandemi Covid-19 yang serba tidak menentu tadi," kata Yudo dikesempatan yang sama.

Selain itu, Yudo menegaskan bahwa, TNI-Polri juga harus memberi pemahaman ke internal dan masyarakat terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Tadi sudah disampaikan dari Pak Presiden, tentunya TNI-Polri mendukung dan tentu siap dengan pemindahan dari markas-markas TNI yang berada di Jakarta yang sudah disesuaikan dengan rapat selama ini," tutup Yudo.


Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 2/25/2022 07:46:00 PM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Instruksikan seluruh Jajaran, tanggal bencana untuk bergerak cepat bantu Warga dalam musibah gempa bumi Pasaman-Sumbar


KABAR SATU Nusantara (K1N)

Jakarta-K1N || Gempa magnitudo berkekuatan 6,1 SR, yang terjadi di Pasaman Sumatra Barat (Sumbar), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Jajaran agar tanggap bencana untuk bergerak cepat memberi bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban. 


"Saya minta untuk wilayah segera turun dan lakukan langkah-langkah pertolongan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (25/02/2022).


Sigit meminta, kepada Jajaran khususnya di wilayah Sumbar, untuk segera menyediakan tempat atau tenda pengungsian bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi tersebut. Serta melakukan proses evakuasi terhadap warga setempat. 


"Mulai dari mempersiapkan tempat atau tenda pengungsian, kegiatan evakuasi dan pertolongan awal terhadap masyarakat korban gempa," ujar Sigit.


Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan awal korban gempa tersebut.


Selain itu, Sigit menekankan, selain Jajarannya di wilayah Sumbar, bantuan dan personel dari tingkat pusat atau Mabes Polri akan segera dikerahkan terkait penanganan terhadap masyarakat korban gempa bumi itu. 


"Dan siapkan bantuan dari pusat mulai dokter, nakes, bantuan lain yang diperlukan, seperti anggota Brimob, DVI, Samapta, Psikologi untuk trauma healing dan personel lainnya yang diperlukan. Untuk membantu langkah-langkah penyelamatan dan penanganan awal korban gempa," ucap eks Kapolda Banten itu.


Sigit berharap, dengan gerak cepat dari Kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut.


Dari data sementara yang ada, akibat bencana alam gempa bumi tersebut, terdapat empat masyarakat yang meninggal dunia. Sementara, puluhan orang mengalami luka-luka. Serta beberapa bangunan juga alami kerusakan.


Terkait hal itu, Sigit menyampaikan duka cita mendalam bagi masyarakat yang meninggal dunia serta terdampak akibat gempa bumi tersebut. 


"Kami menyampaikan belasungkawa untuk seluruh korban yang terdampak dari bencana alam tersebut," tutup Sigit.


Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 1/13/2022 08:17:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Banjar-K1N || Polres Banjar secara rutin setia hari Kamis melaksanakan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel yang beragama Islam maupun Personel yang beragama Kriten.


Hal tersebut dilaksanakan untuk memupuk dan memelihara mental personel Banjar dari sisi Agama sebagai dasar dalam menjalani aktifitas sehari-hari.


Secara teknis pelaksanaan Binrohtal bagi Personel yang beragama Islam dilaksanakan din Masjid At-Taubah Polres Banjar dengan dengan dipimpin oleh Wakapolres Banjar Kompol Lalu Wira Sutriana K.,Amd. dan diikuti oleh Personel Polres Banjar dengan penerapan prokes yang ketat sedangkan Personel Polsek Jajaran mengikuti binrohtal secara daring melalui Zoom Meeting.


Sedangkan Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. beserta Personel lainnya yang beragama Kristen dilaksanakan di Gereja Pantekota Indonesia Kota Banjar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 


Dalam kegiatan Binrohtal di Masjid At-Taubah Polres Banjar diisi tausiah oleh Ustad Agus Hambali dari Kantor Kemenag Kota Banjar, sedangkan di Gereja Pantekosta oleh Pendeta David Moses.


Di sela-sela kegiatan tersebut Kapolres Banjar mengatakan kegiatan Binrohtal dalam rangka membentuk mental personel dari sisi Agama atau rohani agar lebih baik lagi dalam menjalani hidup dan melaksanakan tugas.


“Selain itu, Agar Kita dapat lebih bersyukur atas apa yang sudah Kita dapat dan selalu berharap untuk lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan maupun melaksanakan tugas sehari-hari” ucap Kapolres Banjar.


Reporter : Ade Fadil

thumbnail

By On 1/11/2022 02:57:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Lampung-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan percepatan akselerasi vaksinasi serentak seluruh Indonesia dengan hadir secara langsung di Gedung Graha Wangsa, Lampung, Selasa (11/1/2022).


Dalam tinjauannya, Sigit meminta kepada seluruh jajarannya di wilayah dengan bersinergi seluruh stakeholder terkait, untuk terus mengejar target vaksinasi Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususunya di wilayah yang masih di bawah 70 persen. 


"Ini secara nasional dilaksanakan vaksinasi serentak dengan target sasaran 1 juta lebih. Harapan kita, bisa terus mengejar pencapaian vaksinasi. Sehingga wilayah yang masih kurang atau di bawah 70 persen untuk segera mengejar ketertinggalannya," kata Sigit usai meninjau percepatan akselerasi vaksinasi tersebut. 


Mantan Kapolda Banten itu menekankan, kepada wilayah yang sudah mencapai atau melebihi target 70 persen, untuk segera melakukan percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Lanjut Usia (Lansia) dan anak-anak. 


"Kemudian yang sudah diatas 70, dan lansia juga sudah 60 persen, bisa segera mengejar target untuk anak-anak khususnya umur 6 sampai dengan 11 tahun, itu bisa segera dilakukan percepatan. Kita berikan target beberapa wilayah untuk bisa menyelesaikan ini dalam waktu dua minggu untuk bisa mencapai 100 persen," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut. 


Menurut Sigit, percepatan vaksinasi terhadap lansia dan anak-anak menjadi penting. Mengingat, saat ini telah dimulainya kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Dengan disegerakannya proses vaksinasi, hal itu akan meminimalisir risiko-risiko penyebaran virus corona. 


"Ini menjadi penting karena PTM sudah mulai dibuka. Sehingga mau tidak mau ada potensi terjadinya kontak erat, potensi terjadinya carrier dan munculkan klaster baru apabila kita tidak antisipasi. Oleh karena itu jalan satu-satunya bagaimana lakukan akselerasi vaksinasi," ucap Sigit.


Lebih dalam, Sigit menyebut, percepatan vaksinasi, juga merupakan kunci untuk mengantisipasi dan meminimalisir risiko dari varian baru Covid-19, Omicron. 


"Kenapa kita lakukan, karena kita tahu bahwa saat ini varian Omicron sudah masuk. Sebagian besar dari masyarakat pelaku perjalanan luar negeri yang kemudian, membawa varian baru. Karena memang di luar negeri, saat ini varian omicron sedang meningkat luar biasa," tutur Sigit.


Sigit memaparkan, varian Omicron bisa menjangkiti masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin. Namun, tingkat fatalitas yang disebabkan menjadi rendah karena sudah mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu berbeda dengan masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, tingkat risikonya jauh lebih tinggi. 


"Kita jaga masyarakat yang rentan, usia lansia dan yang memiliki komorbid yang belum sempat divaksin. Dan ini tentunya akan berdampak. Yang kurang baik apabila ini sampai terjangkit. Karena itu dalam kesempatan ini saya imbau untuk masyarakat, yang belum vaksin segera datangi gerai yang ada, segera hubungi titik-titik vaksinasi yang sudah disiapkan baik oleh Pemda, Kapolda dengan bekerjasama dengan TNI, seluruh relawan, BINDA, BKKBN, supaya kita yakin keluarga kita betul-betul sudah divaksin. Karena ini sudah didepan mata. Kita sudah bisa menjaga dalam waktu 167 hari lebih angka stabil. Tapi kalau varian baru ini masuk maka tren mulai meningkat ini harus kita jaga," papar Sigit. 


Oleh karena itu, Sigit tak lelah kembali menghimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk segera dan tidak takut melakukan vaksinasi serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan kuat dan disiplin. 


"Karena itu kita dorong bagaimana kembali ingatkan masyarakat untuk betul-betul melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, gunakan masker, jaga jarak, dan kemudian mulai lakukan kegiatan tracing dan testing yang baik manakala di satu wilayah, ditemukan terjadinya klaster. Karena ini memang betul-betul harus kita laksanakan. Sekali lagi percepat vaksin, tetap pakai masker dan betul-betul laksanakan prokes dengan baik," kata Sigit.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga melakukan dialog interaktif secara virtual pelaksanaan vaksinasi serentak ini di wilayah, Papua, Sulawesi Barat, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta. 


Saat memberikan pengarahan, Sigit berharap beberapa wilayah yang sudah mencapai target 70 persen, untuk segera bergerak untuk menuju ke capaian 100 persen. Ia menyebut, beberapa daerah memiliki target waktu tersendiri guna meraih 100 persen, mulai dari dua minggu, satu bulan hingga kurang dari 10 hari. 


"Karena itu saya minta kepada wilayah lain yang capaiannya masih di bawah 70 atau sudah 70 namun usia lansia belum sampai 60 persen apalagi anak-anak dan anak remaja. Tolong ditingkatkan. Kemudian, ingatkan kembali ke masyarakat terkait masalah prokes. Karena memang ini varian baru kecepatan penyebarannya dalam waktu lima menit sudah bisa menular dan menyebar. Walaupun secara fatalitas risikonya rendah. Namun demikian terhadap yang belum divaksin ini tentu berbeda," tutup Sigit.


Reporter : Ade Fadil

thumbnail

By On 12/31/2021 11:29:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



Banjar-K1N || Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. Pimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 dengan didampingi oleh Wakapolres Banjar Kompol Lalu Wira Sutriana K., Amd., Kasat Res Narkoba, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim Polres Banjar di Lobi Mapolres Banjar. (31/12)


Dalam kegiatan tersebut Kapolres Banjar menjelaskan rekapan hasil kinerja Polres Banjar selama 1 tahun terutama pada Satuan Reskirm, Satuan Res Narkoba, dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Banjar dengan dihadiri oleh rekan-rekan awak media elektronik, cetak, maupun onlne.


Kapolres Banjar mengawali pemaparan pada kasus C3 yakni Curat (Pencurian Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) Roda dua, dan Curanmor Roda Empat, Perbandingan Kasus curat pada tahun 2020 yakni sebanyak 22 Kasus dan kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 18 kasus, sedangkan tahun 2021 sebanyak 19 Kasus dengan penyelesaian sebanyak 12 Kasus.


Selanjutnya untuk kasus Curas sebanyak 2 kasus pada tahun 2020, sedangkan tahun 2021 sebanyak 2 kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 1 kasus, untuk kasus Curanmor roda dua pada tahun 2020 sebanyak 21 Kasus dan diselesaikan sebanyak 9 kasus sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 19 kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 10 Kasus, untuk kasus curanmor roda empat pada tahun 2020 sebanyak 1 kasus dan 2021 sebanyak 3 kasus.


“Jika dibandingkan kasus C3 tahun 2021 dengan tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 6.5%” Ucap Kapolres Banjar pada awak media.


Sedangkan untuk secara keseluruhan kasus pada tahun 2020 sebanyak 124 Kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 92 kasus dengan persentase penyelesaian perkara 74,2%, sedangkan pada tahun 2021 kasus sebanyak 115 Kasus berhasil diselesaikan sebanyak 83 Kasus atau 72.1%.


Sedangkan pada satuan Res Narkoba perbandingan pada tahun 2020 sebanyak 16 Kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 12 Kasus atau 75%, sedangkan pada tahun 2021 kasus sebanyak 17 Kasus dan berhasil menyelesaikan sebanyak 20 Kasus atau 117,64%. 


“Terjadi kenaikan penyelesaian perkara pada satuan Res Narkoba pada tahun 2021 ini 117,64% yang mana kasus pada tahun 2020 diselesaikan pada tahun 2021” Ucap Kapolres Banjar.


Sedangkan pada Unit Gakkum satuan Lantas Polres Banjar pada tahun 2020 terjadi 55 kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) sedangkan pada tahun 2021 terjadi sebanyak 46 kejadian.


“Pada kejadian Laka Lantas pun mengalami penurunan sebanyak 16,36%, namun Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuhi peraturan lalu lintas dan utamakan keselamatan” pungkas Kapolres Banjar.


Reporter : Ade Fadil.

thumbnail

By On 12/15/2021 10:31:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Polres Banjar Polda Jabar-K1N || Tadi Malam bertempat di wilayah Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar digelar Gebyar vaksinasi Covid-19 dosis ke 1 dan dosis ke 2 dengan jenis vaksin sinovac berhasil memvaksin sebanyak 155 Orang. (14/12) Malam.


Pada kesempatan tersebut Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut serta melaksankan Jebol (Jemput Bola) Vaksin secara door to door ke rumah warga.


Petugas Nakes sebagai vaksinator tersebut dari PKM Langensari 1 dan 2, serta Dinkes Kota Banjar dengan tahapan verifikasi data dan pendaftaran peserta vaksinasi, skrining, Vaksinasi selanjutnya Pencatatan dan Observasi.


“Ya malam ini Kami menggelar gebyar vaksin tingkat RW di Desa Rejasari dengan memaksimalkan personel Polisi Saba Bumi (PSB) untuk mengajak warganya yang belum divaksin dan kegiatan ini untuk mempercepat capaian vaksin di Kota Banjar” Ucap  Kapolres Banjar 


Pelaksanaan Gebyar vaksinasi tersebut digelar secara serentak di 7 lokasi di masing-masing wilayah RW dengan rincian Rw. 1 menggelar vaksin di DKL Baetul Mukminin

memvaksin 15 orang dengan Dosis 1 sebanyak 12 dan Dosis 2 sebanyak 3 orang, sedangkan yang gagal vaksin sebanyak 2 orang.


Untuk Rw. 2 di DKM Darul Ulum berhasil memvaksin sebanyak 18 orang dengan Dosis 1 sebanyak 16 orang dan Dosis 2 sebanyak 2 orang, sedangakn Rw. 03 dan Rw.04 digabung di Balai Dusun Rw.04 berhasil memvaksin sebanyak 35 orang dengan Dosis 1 sebanyak 34 orang dan Dosis 2 sebanyak 1 orang dan yang gagal vaksin sebanyak 1  orang.


Selanjutnya Rw. 5 di DKM Al Ikhlas berhasil memvaksin sebanyak 36 orang dengan Dosis 1 sebanyak 34 orang dan Dosis 2 sebanyak 2 orang sedangkan yang gagal vaksin sebanyak 14 orang. untuk Rw. 6 di DKM Al hidayah berhasil memvaksin 19 orang dengan Dosis 1 sebanyak 13 dan Dosis 2 sebanyak 6 orang.


Sedangkan Rw. 7 di Posyandu berhasil memvaksin 11 orang yang semuanya dosis 1

sedangkan yang gagal vaksin sebanyak 2 orang, dan Rw. 8 di Balai Dusun berhasil memvaksin sebanyak  21 orang dengan Dosis 1 20 sebanyak Dosis 2 sebanyak 1 orang. Jumlah total yang dicapai pada pelaksanaan gebyar vaksinasi di wilayah Desa Rejasari pada malam hari tersebut jumlah total yg hadir sebanyak 174 orang, jumlah total yang divaksin sebanyak  155 orang dengan dosis 1 sebanyak 140 orang dan  dosis 2 sebanyak 15 orang sedangkan gagal divaksin sebanyak 19 orang.


Dalam kesempatan tersebut juga Kapolres Banjar secara langsung door to door ke rumah-rumah warga  menghimbau dan mengajak untuk divaksin.



Reporter : Ade Fadil.

thumbnail

By On 12/10/2021 09:07:00 PM

Peringatan Hari HAM se-Dunia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gelar Lomba Orasi dan Unjuk Rasa

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Jakarta-K1N || Peringati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Desember 2021, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka lomba orasi unjuk rasa.


Kegiatan dalam rangka acara yang digelar Kapolri berlangsung dan bertempat di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021). 


Dalam kesempatannya, Sigit mengungkapkan bahwa, diselenggarakannya lomba yang memperebutkan Piala Kapolri 2021, merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi HAM dan nilai-nilai dalam sistem demokrasi di Indonesia. Salah satunya adalah memberikan wadah untuk masyarakat dalam menyampaikan ekspresi dan pendapatnya. 


"Dalam kesempatan hari HAM ini kami, Polri, berusaha memberikan suasana lain dengan menyelenggarakan lomba unjuk rasa Piala Kapolri tahun 2021. Kegiatan kali ini merupakan komitmen dari Polri dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi dengan memberikan wadah atau ruang dalam menyampaikan aspirasi," ucap Sigit. 


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, kebebasan berpendapat dan berekspresi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang diberikan perlindungan secara universal serta diatur dalam UUD 1945 maupun Undang-Undang (UU). 


"Perkenankan saya mengucapkan hari HAM se-dunia yang mengusung tema Reducing Inequalities, Advancing Human Right atau kesetaraan yang memajukan hak asasi manusia. 


Dengan momentum peringatan hari hak asasi manusia se-dunia ini kita dapat berperan aktif menjunjung tinggi hak asasi manusia khususnya untuk kemajuan Bangsa Indonesia," ujar eks Kabareskrim Polri. 


Semangat digagasnya ide lomba orasi unjuk rasa, kata Sigit berangkat dari munculnya beberapa fenomena di masyarakat yang berdampak pada menurunnya indeks persepsi hak asasi manusia di Indonesia. 


Misalnya seperti diamankannya peserta unjuk rasa saat adanya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Blitar, Solo dan Cilacap. 


Kemudian, adanya penghapusan mural-mural yang merupakan ekspresi masyarakat. Seperti "Jokowi 404: Not Found' hingga Dipaksa Sehat di Negara Sakit". Fenomena itu berkembang di masyarakat sehingga memengaruhi soal persepsi hak asasi manusia. 


"Hal ini tentunya menurunkan indeks persepsi terkait dengan kebebasan berpendapat atau kebebasan di dalam masyarakat untuk memberikan ekspresi dan pendapat yang dilindungi oleh undang-undang," jelas Sigit.


Menurut Sigit, penurunan indeks persepsi terhadap HAM itu salah satu faktor penyebabnya adalah adanya masalah sumbatan komunikasi, dimana masyarakat pada dasarnya hanya ingin menyampaikan aspirasinya. 

Namun, disisi lain, pihak berwenang hendak menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. 


Oleh sebab itu, kata Sigit, lomba orasi unjuk rasa ini sekaligus momentum untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat maupun aparat terkait dengan pemenuhan hak asasi manusia dalam menyampaikan kebebasan berpendapat. 

Lomba Orasi dan Unjuk Rasa diselenggarakan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat

Kapolri, foto bersama dengan tim peserta lomba di lokasi penyelenggaraan


"Oleh karena itu di lapangan sering terjadi perbedaan dalam hal menanggapi. Di satu sisi masyarakat ingin menyampaikan ekspresi, namun di sisi lain tentunya kita juga melihat bahwa ekspresi ini kemudian dinilai oleh anggota akan berdampak dan ada risiko yang mengganggu stabilitas kamtibmas. 


Tentunya hal ini yang kemudian kita akan edukasi, kita berdayakan. Sehingga pada saat masyarakat melaksanakan hak kebebasan ekspresinya, salah satunya adalah unjuk rasa tetap bisa berjalan dengan baik. 


Namun ada satu hal yang harus kita jaga adalah bagaimana kemudian kegiatan tersebut tidak ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan yang akan mengarah pada hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan," papar Sigit.


Sigit juga menyinggung pesan dari Presiden Jokowi saat memberikan sambutan Apel Kasatwil beberapa waktu lalu terkait dengan penurunan indeks persepsi hak asasi manusia. Ketika itu, Jokowi memberikan pesan kepada Polri untuk melaksanakan pendekatan persuasif, dialogis, menghormati kebebasan berpendapat dan menyerap aspirasinya. 


"Tentunya arahan dari Bapak Presiden kita tindaklanjuti dengan melakukan langkah-langkah yang akan memberikan edukasi pembelajaran bagi kita semua. Sehingga sumbatan-sumbatan komunikasi yang ada itu, kemudian bisa terbuka antara petugas di lapangan dan seluruh masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan berekspresinya dapat terjalin komunikasi," tutur Sigit.


Disisi lain, Sigit mengungkap alasan lomba unjuk rasa ini diselenggarakan di Tugu Proklamasi. Hal itu merupakan bentuk penghormatan dari Founding Father Indonesia seperti Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. Apalagi, mereka juga dikenal sebagai orator yang selalu mengobarkan semangat perjuangan Bangsa Indonesia.


"Dan tentunya hal ini juga yang kami harapkan dapat mengilhami rekan-rekan semua untuk bisa mengobarkan dan membangkitkan Semangat perjuangan HAM di Indonesia di kegiatan peringatan Hari HAM sedunia ini," terang Sigit.


Tak lupa, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM, Kompolnas, elemen buruh, aktivis HAM, mahasiswa dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan lomba orasi unjuk rasa ini. Kegiatan ini, juga dinilai oleh dewan juri yang memiliki kapabilitas dan kompetensi.


Lomba orasi unjuk rasa ini, kata Sigit, sangat disambut baik oleh masyarakat. Hal itu terbukti dari antusias peserta yang awalnya berjumlah 2.041. Kemudian dalam tahap proses seleksi menjadi 243 tim dan dipilih kembali dengan enam tim terbaik. 


"Tentu dalam kesempatan ini kita memberikan sub tema yang bebas, jadi seluruh rekan-rekan boleh memberikan kritikan saran masukan baik kepada Pemerintah, Kementerian, dan lembaga yang mungkin rekan-rekan rasa perlu dikritik, khususnya polisi. Jadi kami memang ingin, bahwa kegiatan ini tentunya akan menjadi evaluasi bagi kita semua, evaluasi bagi kami untuk bisa mendengar apa yang dirasakan oleh masyarakat dan tentu itu menjadi bagian evaluasi yang akan terus kita perbaiki," pungkas Sigit.


Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 12/09/2021 07:14:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Polda Jabar-K1N || Bid Propam Polda Jabar melakukan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel polsek Rancasari termasuk jajaran yang dilakukan secara dadakan untuk memastikan ada atau tidaknya anggota yang terlibat dalam penyelahgunaan narkoba. Rabu,(08/12/2021).


Kaur Binplin kompol Gamal Pijianto, mengatakan tes urine dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan kepada anggota.


pemeriksaan urine secara dadakan juga dipadukan dengan razia kedisiplinan dalam bertugas yang meliputi sikap tampang, kelengkapan dokumen kendaraan, tanda pengenal dan SIM kepada anggota hingga ke polsek jajaran.


Hal ini ia lakukan agar setiap anggota Polri steril dari penggunaan narkoba.


Kegiatan itu juga merupakan salah satu pengawasan internal untuk mencapai zero narkoba dan menekan pelanggaran bagi personel dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.


Wakapolsek Rancasari AKP Johan Juni menjelaskan bahwa kegiatan seluruh anggota wajib melaksanakan pemeriksaan tes urine tersebut sebagai upaya polri khusunya polsek Rancasari benar benar komitmen dalam upaya pemberantasan narkoba "alhamdulillah hasil pemeriksan untuk 30 personil polsek rancasari negatif dari narkoba " ujar akp johan.


"Lewat tes urine ini agar masyarakat percaya pada Polri, dan juga memberi contoh bagi mereka untuk tidak terjerumus," tambah waka polsek.


Reporter : Ade Fadil

thumbnail

By On 12/07/2021 07:08:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta-K1N || Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menerbitkan surat perintah nomor: Sprin/XII/OPS.2./2021 untuk menggelar operasi kemanusiaan Aman Nusa II dalam rangka menanggulangi bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim). 


Sigit mengungkapkan, Sprin tersebut dikeluarkan sebagai bentuk komitmen dari Polri yang selalu berada di garis terdepan dan responsif dalam membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.


"Segala unsur kekuatan terbaik yang dimiliki Polri dikerahkan untuk membantu warga yang menjadi korban Erupsi Gunung Semeru. Seluruh sarana dan prasarana kami maksimalkan guna meringankan beban masyarakat," kata Sigit kepada awak media, Jakarta, Minggu (5/12).


Dalam operasi kemanusiaan ini, Sigit menyebut, Polri telah mengerahkan 945 personel gabungan yang diterjunkan dari Pelopor Korbrimob dan Satbrimob Polda jajaran. Kemudian, enam ekor anjing K-9 juga telah dikirim ke lokasi bencana alam. 


Selain itu, Polri juga telah mengerahkan peralatan dan kendaraan terkait bencana alam erupsi itu. Diantaranya, mobil SAR, mobil dapur lapangan, mobil reapiter, mobil water treatment, ambulance. Selanjutnya, satu Helikopter juga telah dikirimkan dan siap dioperasi di lokasi bencana. 


"Semua personel, peralatan maupun kendaraan yang dikerahkan, dipastikan siap menghadapi kondisi di lapangan. Pelayanan kesehatan dan dapur umum darurat kami telah siapkan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Sigit. 


Sementara itu, tim Pusdokkes Polri juga telah menyiapkan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Lumajang sebagai posko korban erupsi Gunung Semeru. Bahkan, RS Bhayangkara di Batu, Kediri dan Bondowoso juga mengirimkan mobil ambulance. 


Tak hanya itu, Pusdokkes Mabes Polri juga membackup dengan menerjunkan tujuh personel Ahli DVI dan spesialis bedah plastik ke lokasi bencana alam. Biddokes Polda Jawa Timur juga sudah menyiapkan empat posko DVI di RS Bhayangkara Lumajang, RSUD Haryoto, Penanggal Candipuro dan Pronojiwo. 


Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran yang bertugas dalam operasi kemanusiaan tersebut untuk bergerak aktif melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Ia juga meminta berkomunikasi ke Mabes Polri apabila membutuhkan sarana dan prasarana tambahan. 


"Maksimalkan pengarahan anggota dan peralatan dalam penanganan bencana terutama kawasan perumahan atau pemukiman warga yang membutuhkan evakuasi," ucap eks Kapolda Banten ini.


Sigit berharap dengan dikerahkannya seluruh kekuatan terbaik yang dimiliki Polri, dapat meringankan beban dari masyarakat setempat yang menghadapi musibah bencana alam. 


"Kepada warga jangan sungkan meminta bantuan kepada kepolisian. Saya pastikan, Polri hadir untuk membantu dan meringankan beban dari masyarakat. Bila ada kekurangan kita akan kirimkan dan back up dari Mabes dan Polda lainnya," tutup Sigit.


Reporter :  Ade Fadil.

thumbnail

By On 11/23/2021 05:45:00 PM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)



Polres Purbalingga-K1N || Petugas gabungan dari Polsek Bobotsari, Koramil Bobotsari dan Satpol PP Kecamatan Bobotsari bersinergi mengamankan soal ujian perangkat desa di Desa Gunungkarang, Senin (22/11/2021) malam. Hal itu dilakukan setelah soal ujian selesai dibuat oleh tim dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto.



Kapolsek Bobotsari AKP SS Udiono mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan seleksi penerimaan perangkat desa. Salah satunya yang saat ini sedang berlangsung di Desa Gunungkarang.



"Memasuki tahap pembuatan soal, kami bersama unsur terkait mengamankan kegiatan hingga naskah diserahkan kepada panitia untuk disimpan dan selanjutnya digunakan ujian pada hari berikutnya," jelasnya.




Kapolsek menambahkan soal yang sudah dalam keadaan tersegel kemudian diserahkan dari petugas pembuat soal kepada panitia pelaksana. Soal ujian diamankan di Balai Desa Gunungkarang dengan pengamanan ketat untuk mencegah kebocoran soal ataupun gangguan keamanan lainnya.



"Kami berharap rangkaian kegiatan pelaksanaan ujian perangkat desa di Desa Gunungkarang bisa dilaksanakan dengan lancar tanpa adanya gangguan hingga diumumkan hasilnya," kata kapolsek.



Dari data yang diperoleh, soal ujian dibuat oleh tim dari Universitas Muhamadiyah Purwokerto yang dipimpin oleh Dr. H. Soediro. Ujian seleksi perangkat Desa Gunungkarang dilaksanakan Selasa (23/11/2021) untuk formasi Kaur Keuangan Kasi Pelayanan, dan Kepala Dusun (Kadus) I.



Reporter : Sambudi 

thumbnail

By On 11/20/2021 08:10:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Jakarta-K1N || Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, hari ini menghadiri upacara Sertijab Panglima TNI,  dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada Jenderal TNI Andika Perkasa yang digelar di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jum'at 19/11/2021.


Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto berpesan agar Medan tugas dijadikan sebagai ladang ibadah kepada Tuhan yang maha Esa sehingga tugas Pokok dapat dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas.


Sementara itu pada kesempatan yang sama jenderal TNI  Andika Perkasa, menyampaikan rasa terimakasihnya atas

Acara serah terima jabatan ini akan melanjutkan tugas tugas yang sudah dimulai dan dilaksanakan  Marsekal Hadi Tjahyanto.

 

Semoga Soliditas dan Sinergitas TNI Polri semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang akan mengangu stabilitas bangsa dan Negara sebagai modal utama dalam proses Pembangunan Nasional," pungkasnya.


"Alhamdulilah upacara berjalan dengan Khidmat  dan tetap mematuhi  Protokol kesehatan yang ketat," Ungkap Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit  Prabowo, M.Si. 


Reporter : Ade Fadil.

thumbnail

By On 11/19/2021 02:45:00 PM

KABAR SATU Nusantara (KIN)
 

 

 Sragen-K1N || Untuk menghadapi potensi ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Sragen, hari ini, Pemkab bersama Kodim 0725/Sragen dan Polres melaksanakan Apel Siaga Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sragen Tahun 2021, di Alun alun Sasono Langen Putro. Apel dipimpin Bupati Sragen Dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Jum'at 19/11/2021.

Dalam Amanatnya Bupati mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) dan beberapa peringatan dini dari BNPB semua menyatakan bahwa cuaca ekstrim atau hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan petir akan terjadi di seluruh wilayah jawa tengah pada bulan november tahun 2021 hingga februari tahun 2022. Hal tersebut dapat menimbulkan potensi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang di kabupaten sragen. Oleh karena itu, perlu melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi jika bencana itu sewaktu-waktu terjadi di kabupaten sragen.

"Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk respon pemerintah dalam mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu. Hal ini penting untuk dilakukan, karena bencana merupakan urusan kita bersama. Dengan langkah persiapan yang matang pemkab sragen dapat melakukan antisipasi dan langkah-langkah penanganan secara - cepat sehingga dampak bencana yang timbul dapat kita minimalisir"

"Kami atas nama pemerintah kabupaten sragen mengajak kepada seluruh unsur yang terkait dalam kesiapsiagaan bencana, untuk selalu bersama-sama dan bergotong-royong, berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan partisipasi dan peran aktif dalam upaya penanggulangan bencana"




"Selain itu, kami juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan prinsip “kenali ancamannya dan kurangi risikonya” agar kita semua mengerti dan memahami tanda-tanda alam apabila akan terjadi bencana sehingga kita semua selamat dari ancaman bencana. Demikian beberapa hal yang kami sampaikan, mudah-mudahan tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan kesehatan, bimbingan dan petunjuk kepada kita semua demi menjaga kabupaten sragen yang kita cintai tetap aman dari bencana" papar Bupati Sragen.

Hadir dalam kegiatan tersebut, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), H. Suroto (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, S.IP (Dandim 0725/Sragen), AKBP Yuswanto Ardi, SH.,S.IK.,M.Si (Kapolres Sragen), Sinyo Redy Beni Ratag, SH.,MH (Kepala Kejaksaan Negeri Kab.Sragen), Suparno, SH (Ketua DPRD Sragen ), Kapten Cpm Hadi Cahyono (Dansubdenpom IV/4-1 Sragen), Lettu Inf Emanuel Simanjuntak ( Kakorum Yonif R.408/Sbh), Lanjarto.M.Ag  ( Ketua Pengadilan Agama Kab. Sragen), Drs.Tatag Prabawanto B, MM (Sekda Kab.Sragen), Badankesbangpol,Satpol PP, Dishub, Dinsos, Kominfo dan Para Muspika se Kab. Sragen.

Selain memeriksa peserta gelar pasukan, dalam apel tersebut, Bupati bersama Forkopimda mengecek hampir seluruh peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana alam. Adapun susunan apel 1 SST Yonif R.408/Sbh, 1 SSR Kodim 0725/Sragen, 1 SST Polres Sragen, 1 SST Satpol PP Sragen, 1 SST Damkar Sragen, 1 SST Dishub dan Dinsos Sragen dan 1 SST Relawan dan PMI.


Reporter : Darto/Agus K

thumbnail

By On 11/18/2021 11:53:00 PM

KABAR SATU Nusantara (KIN)
 

 

Wonogiri-K1N || Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengurangi resiko bencana di Kabupaten Wonogiri, TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Perlengkapan, Kamis(18/11/21).

Kegiatan yang berlangsung di alun-alun Giri Krida Bakti tersebut tampil sebagai pimpinan apel Bupati Joko Sutopo yang turut dihadiri oleh  Pasiter Kapten Inf Sambudi mewakili Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rivan Rembodito Rivai, Wakapolres Wonogiri Kompol Drs Kamiran, Sekda Kab. Wonogiri Haryono, Kepala BPBD Wonogiri Bambang Hariyanto, Kepala RSUD Wonogiri dr. Adhi Dharma, Pasi Ops Kodim 0728/ Wng Lettu Inf Toto Mardoyo, Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Budiyono.

Adapun peserta apel diantaranya Satu Regu TNI Kodim 0728/Wng, Satu Regu Polres Wonogiri, Satu Regu DISHUB, Satu Regu Dinsos, Satu Regu PMI, Satu Regu gabungan POL PP, DamKar, Linmas, Satu Regu Senkom, Satu Pleton Gabungan BPBD, Relawan, Polhut.

Bupati didepan peserta apel menyampaikan, Bencana tentu tidak kita inginkan terjadi, akan tetapi, sikap waspada dan siaga perlu selalu dikedepankan, karena potensi kebencanaan dapat muncul setiap waktu, dan kesiapan dalam menghadapinya sangat penting demi menghindari jatuhnya korban jiwa atau kerusakan yang menimbulkan kerugian berupa harta atau benda.

Dirinya menegaskan bahwa segenap perangkat pemerintahan memiliki kewajiban yang sama untuk bersinergi dalam penanganan bencana alam, diawali dengan membangun kesadaran untuk tetap hidup dengan aman di wilayah zona merah bencana alam.



“ kebersamaan yang didasari nilai-nilai kemanusiaan adalah panggilan bagi semua unsur tanpa terkecuali “, ucapnya.

Joko Sutopo menambahkan, Ada kecenderungan bahwa konsep mitigasi bencana alam sudah dilaksanakan dalam masyarakat, hal ini dapat dilihat dari komparasi data kebencanaan di Kabupaten Wonogiri. Data kebencanaan Kabupaten Wonogiri yang meliputi bencana banjir, tanah longsor, tanah bergerak, tanah ambles, kebakaran dan angin kencang menunjukkan kecenderungan yang menurun, baik dalam jumlah maupun kerugian yang diakibatkan bencana. Data tahun 2020 mencatat 93 kejadian bencana dengan total kerugian mencapai Rp 1.287.100.000,-. Pada tahun 2021, hingga awal bulan November, tercatat tujuh kejadian bencana dengan taksiran nilai kerugian sebesar Rp 22.000.000,-.
“ Semoga dengan langkah-langkah antisipatif dalam melaksanakan mitigasi bencana, dan dengan semakin meningkatnya ketangguhan masyarakat, kita semua terhindar dari resiko bencana dan kerugian bencana alam “, tambahnya.

Bupati juga menekankan agar tidak lengah, mengingat potensi kebencanaan senantiasa harus diwaspadai. Terlebih saat ini kita semua memasuki musim penghujan yang diwarnai perubahan musim dan cuaca ekstrem, tutupnya.

Reporter : Darto/Arda 72

thumbnail

By On 11/18/2021 02:31:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Kebumen-K1N || Selain suaranya yang berisik dan mengganggu pengendara lain, ternyata penggunaan knalpot brong termasuk pelanggaran lalu lintas. 


Bahkan saat ini Polres Kebumen tengah gencar menggelar razia kendaraan berkenalpot brong, dan memasukan ke dalam target Operasi Zebra Candi.


Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Iptu Tugiman, pengendara bermotor berknalpot racing atau tidak sesuai standar pabrikan tercantum dalam Pasal 285 Ayat 1, Undang-undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.


"Penggunaan knalpot brong ini sangat mengganggu. Suaranya yang bising, sangat mengganggu sekali. Sudah banyak keluhan masyarakat," katanya. 


Adanya keluhan tersebut, Polres Kebumen melakukan tindakan tegas dengan melakukan razia knalpot brong di sejumlah titik di kota Kebumen. 


Selanjutnya Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Sugiyanto mengungkapkan, dari sekian ratus pengendara motor ataupun mobil yang memasang knalpot bising telah ditilang oleh Sat Lantas.


Namun ada beberapa pelanggar beritikad baik mengganti knalpotnya di hadapan petugas, sehingga tidak dilakukan penilangan. 



"Ada juga pelanggar tidak kita tilang. Pelanggar tersebut bersedia mengganti knalpot bising dengan knalpot standar," jelas AKP Sugiyanto.


Selain mengganti dengan knalpot standar, pelanggar juga harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi dan menyerahkan knalpot brong ke petugas. 


Hal ini dimaksud supaya di kemudian hari para pelanggar benar-benar jera dan tidak mengulanginya.


Penggunaan knalpot bising berkaitan dengan norma-norma sosial dan tentunya aturan yang berlaku di Indonesia.


Perlu diketahui bersama, aturan tentang knalpot tertulis dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009.


Di dalamnya disebutkan bahwa motor berkubikasi 80-175 cc, tingkat maksimal kebisingan 80 dB, dan untuk motor di atas 175 cc maksimal bising 83 dB.


Reporter : Khaidir / Humas

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *