HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 4/02/2022 12:16:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



TEGAL-K1N || Wilayah Pantura Barat Jawa Tengah akhirnya memiliki laboratorium kateterisasi jantung (Cath-lab) dengan alat yang memadai untuk melayani pasien penyakit jantung. Cath-lab itu berada di RSUD dr Soeselo, Slawi, Kabupaten Tegal, dan baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (1/4/2022).



Ganjar mengatakan, terwujudnya laboratorium kateterisasi jantung tersebut merupakan perjuangan panjang RSUD dr Soeselo Slawi dan Pemerintah Kabupaten Tegal. Setelah ada kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Pemkab Tegal, RSUD dr Soeselo Slawi dan Universitas Bhamada akhirnya pembangunan dan pengadaan alat kesehatan jantung dapat terealisasi.



"Perjuangan panjang dan kolaborasi. Jadi pihak rumah sakit dan Bupati membutuhkan peralatan untuk menangani merek yang sakit jantung. Di Pantura alat ini tidak ada sehingga saat itu berbagai ikhtiar dari kabupaten dilakukan. Alhamdulillah ada dari DPRD Provinsi Jawa Tengah juga membantu dan saya memberikan bantuan alat kesehatan. Saya bilang bantuannya jangan dipisah-pisah, jadikan satu agar bisa didorong untuk membeli alat seharga sekitar Rp 16,5 miliar," kata Ganjar usai meresmikan dan meninjau Cath-lab RSUD dr Soeselo Slawi.



Keberadaan Cath-lab tersebut, lanjut Ganjar, diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Khususnya terkait layanan kesehatan jantung. Apalagi Cath-lab dan alat yang ada di dalamnya merupakan satu-satunya di wilayah Pantura Barat Jawa Tengah.




"Sekarang tugasnya rumah sakit ini bisa melayani. Tidak hanya melayani yang sakit tapi mengedukasi untuk mencegah. Alat ini lumayan canggih dan sepanjang pantura belum ada yang punya, baru ada di sini, sehingga nanti masyarakat bisa memanfaatkan agar bisa tertangani apabila punya penyakit jantung," jelas Ganjar.



Ganjar juga sempat bercerita bagaimana kasus penyakit jantung di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya cukup banyak dan memerlukan layanan serius. Bahkan beberapa kepala daerah di Kabupaten Tegal juga memiliki riwayat penyakit jantung.



"Beberapa kali memang butuh perawatan ini karena kasusnya juga terjadi di beberapa tempat. Termasuk para pimpinan di Kabupaten Tegal. Maka alat ini bisa membantu agar semua bisa sehat," pungaksnya.



Reporter: Firdaus Andika

thumbnail

By On 3/07/2022 07:47:00 PM

 

Kapolres Tegal AKBP Ari Prasetya Syafa'at, ungkap motiv pembunuhan wanita hamil enam bulan

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N || Kasus pembunuhan yang menewaskan N mahasiswi berusia 19 tahun, dan kemudian mayatnya dibuang ke saluran irigasi, di Desa Dukuhturi Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal akhirnya terungkap.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at mengungkapkan, motiv tersangka melakukan pembunuhan terhadap wanita yang tengah hamil berusia enam bulan.

"Tersangka AS merupakan (29) warga desa Bedug Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal ini merupakan kekasih korban. Motiv tersangka tega menghabisi nyawa korban lantaran korban terus mengejar tersangka untuk meminta pertanggungjawaban atas kehamilan korban, Senen (07/03/2022).

Tak hanya itu, tersangka sakit hati karena korban yang merupakan mahasiswi dan bekerja sebagai tenaga tensi keliling terus-menerus membandingkan tersangka dengan pria lain yang lebih mapan.

Tersangka kemudian berencana untuk menghabisi korban pada Jumat 4 Maret 2022 malam dengan modus mengajak korban jalan-jalan.
Kemudian di sebuah lahan persawahan sepi tersangka menghabisi korban dengan cara kepala dipukul dua kali kemudian dicekik. Seketika korban meninggal dan langsung dibuang ke sawah oleh tersangka," ungkap Kapolres Tegal.

Tersangka AS merupakan seorang pengepul rongsok, saat ini telah diamankan berikut barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha, milik tersangka.

Atas kejadian tersebut tersangka kami terapkan pasal 340 KUHP,  338 KUHP, serta pasal 80 ayat (3) UURI No. 35 Tahun  2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 (lima belas tahun)  dan/atau denda paling banyak Rp. 3.000.000.000 (tiga milyar rupiah)," pungkasnya.

 

Reporter : Tunjang.D/Hms

thumbnail

By On 2/04/2022 08:43:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N ||  Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Charlie Clay Lorando Sondakh, S.E. beserta Ketua Persit (Kartika Chandra Kirana) KCK Cabang XXII Dim 0712/Tegal Ny. Retha Charlie Sondakh melaksanakan kunjungan kerja yang pertama ke Koramil 04/Warureja, Jln. Pemalang – Warureja, Desa Sukareja, Kecamatan Warureja, Jumat (04/02/2022).


Mengawali kunjungannya Dandim Letkol Inf Charlie Clay Lorando Sondakh, S.E. beserta rombongan menyambangi Koramil 04/Warureja, kemudian dilanjutkan kunjungannya di Koramil 05/Suradadi, Koramil 06/Kramat dan Koramil 09/Tarub disambut langsung oleh Danramil beserta para anggota. dan rencana kunjungan kerja ke koramil jajaran akan berlanjut sampai dengan tanggal yang ditentukan.


Dalam kunjungannya, Komandan Kodim 0712/Tegal menyampaikan kepada seluruh prajurit khususnya anggota koramil 04/Warureja dan umumnya anggota Kodim 0712/Tegal ucapkan terima kasih banyak kepada para anggota untuk saat ini anggota koramil tidak ada pelanggaran yang menonjol dan kepada anggota Persit agar selalu bijak dalam menanggapi segala macam bentuk media sosial.

Di masa pandemi covid 19 harapan saya sebagai Dandim agar ibu- Ibu mendukung tugas dari suami dan selalu menjaga kesehatan baik diri sendiri maupun istri dan anak anaknya, jangan sampai melaksanakan tugas menolong dan membantu masyarakat menjadi sehat sementara keluarga sendiri mengalami sakit dibiarkan.



Pada intinya Prajurit bekerja untuk Keluarganya, oleh sebab itu jaga kesehatan karna kesehatan harganya sangat mahal.

Perhatikan faktor keamanan dalam bertugas, gunakan alat komunikasi yang ada, apabila cuaca tidak mendukung jangan paksakan diri untuk berangkat bekerja.

Lebih lanjut Dandim menegaskan kepada seuruh anggota untuk tetap semangat dalam melaksanakan segala kegiatan dengan etos kerja yang tinggi, selalu menjaga kesehatan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan. (Pendimtegal/Mn)



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 2/03/2022 03:50:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Kota Tegal-K1N ||  Dilatarbelakangi oleh peristiwa kebakaran kapal yang terjadi belum lama ini, instansi terkait di Kota Tegal menggelar Sosialisasi Keamanan di Lingkungan Pelabuhan bersama dengan Pemilik Kapal, Pengurus Kapal, dan Nahkoda Kapal yang dilaksanakan di Aula Sardjoe Lanal Tegal, Kamis(3/2/2022).


Seperti yang diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tegal  Letkol Mar Ridwan Azis M.Tr. Hanla., CHRMP., bahwa dilaksanakannya acara tersebut bertujuan untuk mencapai hasil terbaik agar peristiwa kebakaran yang telah menghanguskan 16 kapal tidak terulang kembali. Terlebih lagi, tiga bulan sebelumnya atau tepatnya pada 17 November 2021 juga telah terjadi peristiwa kebakaran kapal di tempat yang sama.

.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Provinsi Jateng Kurniawan Priyo Anggoro, SP, MM, menghimbau kepada para pemilik kapal agar tidak membiarkan kapal dalam keadaan kosong pada saat bersandar dipelabuhan.

.

"Perlunya menyediakan alat pemadam api di setiap kapal dan saya menghimbau kepada pemilik kapal agar tidak meninggalkan kapal pada saat bersandar dalam keadaan kosong, "jelasnya.

.

Sementara itu Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S pada saat memberikan sambutan menyampaikan, bahwa banyak hal yang dapat menyebabkan terbakarnya kapal, seperti faktor alam, faktor manusia, dan faktor tekhnis. 

.

Kapolres menjelaskan bahawa penyebab kebakaran kapal yang terjadi karena faktor manusia diantaranya menempatkan barang-barang yang mudah terbakar tanpa menghiraukan norma-norma pencegahan kebakaran dan kurangnya pengawasan terhadap pekerja, ungkap Kapolres.



Ditambahkan juga oleh Walikota Tegal, H.Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M, menurutnya kebakaran Kapal dapat terjadi karena tiga poin, yaitu Konsleting pada Aki, Kompor Gas, dan Maintenance saat pengurasan air yaitu saat diesel dan dinamo dibiarkan terus menyala namun  ditinggal begitu saja, sehingga bisa menyebabka terjadinya konsleting pada dinamo tersebut.

.

Walikota Tegal juga menghimbau agar setiap pemilik kapal menyiapkan minimal satu Anak Buah Kapal (ABK) yang berjaga saat kapal bersandar. Dengan adanya ABK yang berjaga dan tersedianya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) disetiap kapal, harapannya dapat meminimalisir terjadinya kebakaran kapal.


“Setiap pemilik kapal wajib hukumnya menyetandby kan ABK nya untuk berjaga saat kapal sedang bersandar. Selain itu, ABK juga harus disertai alat komunikasi aktif, agar dapat menginformasikan apabila terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan," pungkas Walikota.



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 2/03/2022 10:02:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



KENDAL-K1N || Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto SH SIK MH membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reskrim jajaran Polres Kendal di Aula Mapolres Kendal, Rabu (2/2/2022).


Hadir sebagai nara sumber diantaranya Dr. Supardi MSi Kriminolog (dosen PTIK), Kompol Hepy Pria Ambara SH SIK (Kanit 1 Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Jateng), AKP A Endro Prabowo S Kom Panir Subdit V Tipidsiber, AKP Daniel AbTambunan SH SIK MH.


Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto turut memberikan sambutan dalam kegiatan Rakernis Fungsi Reskrim jajaran Polres Kendal dalam sambutannya, Kapolres Kendal menekankan tentang proses penyidikan yang taat aturan perundang-undangan serta harus tajam pada kedua sisinya.


Dalam kegiatan Rakernis Fungsi Reskrim Jajaran Polres Kendal narasumber Dr. Supardi Hamid menyampaikan tentang pertimbangan rasional pelaku kejahatan dari perspektif kriminologi klasik. Kejahatan menurut teori aktivitas rutin (Cohen dan Felson), akan terjadi dengan bertemunya suitable targets, capable guardian, dan motivated offenders.


Peluang kejahatan sebagai situasi yang diperhitungkan oleh pelaku kejahatan menyangkut OTREP (Opportunity, Targets, Risk, Effort, Pay Off). Sehingga untuk mengeliminasinya dilakukan dengan situational crime prevention, general deterrence, spesific deterrence, incapacitation strategies.



Sedangkan Kompol Hepy Pria Ambara, S.H., S.I.K. narasumber dari Kanit 1 Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Jateng menjelaskan

''Transformasi tindak pidana dari kejahatan konvensional ke Kejahatan siber. Mekanisme penerimaan aduan/laporan kejahatan siber dengan dokumen elektronik yang disertakan dalam aduan Tipidsiber. Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh penyidik dalam Tipidsiber serta rekomendasi," jelas Kompol Hepy.                            


Pada kesempatan itu Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Daniel A. Tambunan, S.H., S.I.K., M.I.K. menambahkan bahwa "Evaluasi Guantibmas tahun 2021 di wilayah hukum Polres Kendal, capaian manajemen penyidikan tahun 2021, implementasi restorative justice merujuk kepada Perpol 8 Tahun 2021. Dan prediksi penegakan hukum dan implementasi program kebijakan tahun 2022," pungkas Kasat Reskrim Polres Kendal. 



Reporter: Jumani

thumbnail

By On 2/03/2022 10:00:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


TEGAL–K1N ||   Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono meminta peserta pelatihan HILLSI Peduli untuk memprioritaskan berwiraswasta dibandingkan menjadi pekerja. 


“Menjadi wiraswasta itu yang terpenting, baru alternatif kedua itu menjadi pekerja. Kalau tidak ada yang memilih berkarya menjadi pedagang dan pengusaha ini repot. Bapak/Ibu sekalian tentu harapan kita nantinya setelah mendapatkan pembekalan dari HILLSI agar bisa berwiraswasta. Sebaik-baik pegawai menjadi pekerja lebih baik yang menciptakan pekerjaan. Meski hanya punya satu anak buah. Sebaik-baik manusia itu yang bermanfaat bagi orang lain  meski jamya punya anak satu buah,” ungkap Wali Kota di hadapan peserta pelatihan saat pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi HILLSI Peduli Kota Tegal tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedung Adipura, Rabu (2/2/2022).

 

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan kepada para peserta untuk belajar pemasaran produk yang produksi nanti. Karena meski pintar memproduksi tetapi kalau pemasarannya tidak dapat dilaksanakan dengan baik, maka produknya tidak akan laku. 


“Keterampilan penting, permodalan itu penting, produksi itu penting, tapi lebih penting itu cara pemasaran biar laku. Memasarkan barang agar dapat profit itu tidak gampang. Oleh karena itu saya berharap manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk menggali ilmu dari para pengajar dan pendidik. Juga proaktif bertanya bagaimana pemasaran dan membuat produk agar disenangi oleh masyarakat dan laku di pasaran,” harap Wali Kota yang meyakini pelatihan yang dilaksanakan oleh 30 orang peserta itu memiliki manfaat dan juga diharapkan nantinya dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Tegal. 


Dalam kesempatan itu, di penghujung acara Wali Kota menyematkan ID peserta pelatihan secara simbolis kepada tiga orang peserta. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal R. Heru Setyawan, menyebut pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang masing-masing 10 orang mengikuti pelatihan Pastry & Bakery, IT Specialits dan Hair DO & MUA (Make Up Artist). Sebelumnya, dikatakan Heru, pendaftar pelatihan yang dilaksanakan CSR dari DPC HILLSI Kota Tegal dan diluar anggaran APBD Kota Tegal, sebanyak 250 orang mendaftar secara online dan lolos administrasi sebanyak 169 orang, dengan syarat KTP/domisili Kota Tegal dan usia maksimal 30 tahun. 



“Hadir psikotes 115 orang, hadir wawancara 58 orang dan kemudian yang lolos sebanyak 30 orang,” ungkap Heru yang menyebut rekrutmen dan seleksi pelatihan dilaksanakan sejak 9-22 Januari 2022, persiapan teknis 23 Januari hingga 1 Februari 2022 dan pembukaan pelatihan pada 2 Februari 2022. Heru menyebut pelatihan dilaksanakan hingga 15 Februari 2022. Selama pelatihan pun ada beberapa banttuan sebagaian peralatan bagi peserta pelatihan yang disupprot oleh PT Pegadaian (Persero) melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). 


Sebelum dilaksanakan pembukaan pelatihan oleh Wali Kota, dilaksanakan pengukuhan Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) HILLSI Kota Tegal masa bhakti 2021-2026, yang diketuai oleh Teguh Bintoro. Sebelumnya dibacakan SK Susunan Pengurus HILLSI Kota Tegal oleh Sekretaris DPD HILLSI Provinsi Jawa Tengah, Suparnyo, S.Kom.,M.M. Dalam prosesi pengukuhan diserahkan Pataka HILLSI oleh Ketua DPD HILLSI Provinsi Jawa Tengah Agus Manto, S.Pd kepada Wali Kota Tegal. Kemudian Wali Kota Tegal menyerahkan Pataka kepada Ketua DPC HILLSI Kota Tegal Teguh Bintoro. 


Usai prosesi pembukaan pelatihan dan pengukuhan pengurus DPC HILLSI Kota Tegal, dilaksanakan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaaan dan PT. Pegadaian Area Tegal. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/31/2022 07:12:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N || Kepolisian Resor Tegal Kota kembali menggelar kegiatan Konferensi Pers ungkap kasus yang sudah berhasil ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal, Senin (31/1/2022) siang.

.

Selama bulan Januari 2022, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap dua kasus tindak kriminal, diantaranya yang menonjol adalah kasus pengeroyokan hingga menyebabkan korbannya terluka.

.

Tiga remaja masing-masing AP (19), BAS (19) dan AF (16) dapat diamankan pihak kepolisian, setelah melakukan tindakan pengeroyokan tersebut. Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam berupa celurit yang digunakan untuk melukai korbannya.

.

Kapolres AKBP Rahmad Hidayat,S.S pada saat kegiatan konferensi pers menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (16/1/22) lalu, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, di Jl. Teuku Umar Kel. Debong Tengah, Kec.Tegal Selatan, Kota Tegal.

.

Kapolres menjelaskan, saat itu korban yang berjumlah tiga orang tengah berboncengan sepeda motor hendak membeli rokok. Saat di lokasi kejadian, korban dipepet oleh pelaku yang langsung menendang korban hingga terjatuh. Kemudian mereka mengeroyok korban, dan salah satu korban bahkan ada yang terluka akibat kena dicelurit," terang Kapolres.

.

Untungnya, lanjut Kapolres, tidak lama kemudian warga bersama petugas kepolisian datang dilokasi kejadian sehingga para pelaku melarikan diri. Dan kemudian korban dilarikan ke RSUD Kardinah untuk mendapatkan penanganan medis, "imbuhnya.

.

Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, Kapolres menyampaikan bahwa kejadian berawal pada saat para tersangka yang merupakan anggota geng utara, mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis celurit, mereka melintas dari arah selatan ke arah utara, dan selanjutnya berpapasan dengan korban.

.

"Melihat korban, kelompok tersangka berbalik arah mengejar korban selanjutnya melakukan kekerasan dan pemukulan terhadap korban," tegasnya.



Pelaku mengira, kalo si korban ini merupakan lawannya dari kelompok geng barat. Karena sebelumnya kedua belah pihak berencana akan melakukan tawuran di wilayah Cabawan, namun batal karena bertemu dengan petugas patroli dari kepolisian.

.

Dari tangan pelaku, petugas dapat mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 3 bilah senjata tajam jenis clurit, satu ikat pinggang tanpa kepala warna hitam kombinasi hijau dan sebuah Jaket Sweater warna merah.

.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) UU RI No. 35 Th. 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Th. 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan. Serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/31/2022 03:50:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N || Ratusan anggota Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) di Tegal kecewa dana anggota koperasi belum juga dibayarkan. Mereka (red) mengaku pertemuannya dengan Kepala KSP-SB Cabang Tegal Adi Pangestu, pada Senin (31/1/2022) pagi tadi di Lantai 2 Kantor KSP-SB Cabang Tegal di Kompleks Ruko Sultan Agung Square Kota Tegal sia-sia alias tidak ada solusi dari pihak KSP-SB Cabang Tegal.


Hal ini dituturkan Khalim Mahfud didampingi puluhan anggota koperasi lainnya kepada awak media, Senin (31/1/2022) usai pertemuannya dengan Kepala KSP-SB Cabang Tegal Adi Pangestu.

 

Dalam pertemuannya dengan Kepala KSP-SB Cabang Tegal Adi Pangestu, Khalim menyampaikan permintaan dan tuntutan diantaranya meminta daftar anggota dan laporan keuangan KSP-SB Cabang Tegal, menuntut kepastian pembayaran dana anggota, menuntut dilakukannya audit independen oleh Badan Perwakilan Anggota sesuai surat putusan yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah (Kemenkop), menuntut hasil tagihan dari produk pinjaman untuk sepenuhnya dibayarkan ke seluruh anggota Cabang Tegal secara merata (selama ini tidak dibayarkan sepenuhnya), menuntut kejelasan kenapa KSP-SB gagal bayar dari total dana anggota sebesar 8,6 triliun, meminta keterangan, informasi dan upaya yang dilakukan Pengurus Pusat (PP) mengenai likuidasi untuk membayar dana anggota, menuntut PP, RM, dan BM untuk bertindak kooperatif dan transparan terhadap anggota, menuntut PP melakukan konferensi pers untuk memberikan kejelasan permasalahan gagal bayar dan memohon maaf secara resmi atas keterlambatan bayar, serta memberikan solusi pasti untuk segera membayar dana anggota, menolak Branch Manager Cabang Tegal Adi Pangestu pindah cabang dan tidak bertanggungjawab, menolak penjualan aset Kantor Cabang Tegal sebelum dana dibayarkan sepenuhnya, menuntut pembayaran dana anggota dilakukan setiap hari," beber Khalim dengan nada kecewa.


Khalim juga mengatakan KSP-SB gagal bayar dari jadwal sesuai putusan homologasi oleh Mahkamah Agung (MA), total tagihan dana anggota seluruh Indonesia sebesar 8,6 triliun sesuai PKPU, pembayaran tahap 1 yang dijadwalkan sejak Juli sampai dengan Desember 2021 kemarin sejumlah 4% belum terealisasi dari total 171 milyar dana simpanan anggota (2.642) Cabang Tegal, sampai saat ini baru dibayarkan Rp.602.917.659,- (112 anggota), harusnya sudah dibayarkan  sebesar 6,8 milyar, dan per Januari 2022 masuk pembayaran tahap 2 sebesar 6,8 milyar lagi," ungkapnya.


Khalim juga menilai Pengurus Pusat (PP), Regional Manager (RM), dan Branch Manager (BM) tidak kooperatif dan transparan terhadap anggota. Kemenkop dan Pemerintah lamban dalam menangani permasalahan koperasi bermasalah.


"KSP-SB berprestasi 10 besar nasional, tapi gagal bayar/wanprestasi," tandas Khalim.


Masih kata Khalim, PP diduga curang terhadap anggota dan tidak mematuhi homologasi karena membayar dana diluar jadwal homologasi (terhitung masa PKPU sampai homologasi sejak Agustus 2020 sampai dengan Juni 2021)," sebutnya.




Terkait permasalahan ini ribuan anggota koperasi merasa dirugikan.

Khalim bersama anggota lainnya berencana akan mengadukan persoalan ini kepada Bapak Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono dengan harapan akan ada solusi nantinya," ungkapnya.


Sementara, Kepala KSP-SB Cabang Tegal Adi Pangestu ketika di konfirmasi terkait hal itu mengatakan pihaknya akan membayar sesuai dengan skema PKPU yang ada, itu persis ketika ditanyakan di Pengadilan Negeri Tegal kemarin.


Untuk kapan waktunya akan di bayarkan, Adi mengatakan belum bisa menjawab karena kapasitas dirinya hanya sebagai Kepala Cabang. Adapun keputusan PKPU itu adalah debitur dan kreditur. Debitur itu hanya 6 orang pengurus pengawas yang ada posisinya saat ini di Kantor Pusat. Sedangkan saya sebagai Kepala Cabang beraktifitas sesuai Poksi saya untuk mengakomodir keinginan anggota kemudian menyampaikan ke pusat dengan sebuah perjuangan tentunya. Adapun bisa di cairkan ataupun tidak itu di kembalikan daripada keputusan pusat," ujar Kepala KSP-SB Cabang Tegal Adi Pangestu yang mengaku per 1 Februari 2022 akan dimutasi di cabang lain. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/30/2022 10:08:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)




TEGAL-K1N || Dr. Dewi Aryani, M.Si Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah IX Mengimbau kepada para kepala daerah di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal untuk proaktif memonitor formasi PPPK untuk para guru honorer di wilayahnya masing-masing, Minggu (30/1/2022).


Pernyataan ini merupakan kelanjutan komitmen Dewi Aryani dalam mengawal perjuangan guru honorer di dapilnya. Beberapa hari yang lalu Forum Persatuan Guru Honorer Kabupaten Tegal sempat melakukan audiensi di Rumah Aspirasi Dewi Aryani di Pantura Tegal sebelum para guru melakukan pertemuan dengan beberapa pihak terkait di Jakarta.


Beredar info perkembangan mengenai formasi guru honorer diantaranya adalah Mendikbudristek menyatakan telah menyiapkan 1 juta formasi untuk guru honorer, namun sampai saat ini baru sekitar 506.252 yang di ajukan oleh Pemda seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut ada pelamar sekitar 388.313 dan dinyatakan lulus passing grade sebanyak 388.313 orang. 


Dewi berharap Pemda segera melakukan monitor dan kordinasi intensif mengenai hal ini dan mendorong untuk proaktif dalam pengajuan formasi di wilayahnya masing-masing. Apapun perkembangan yang ada di pusat harus selalu di monitor Pemerintah Daerah termasuk dalam melakukan kordinasi dengan para guru honorer.


Selain itu DeAr panggilan akrabnya, berharap agar Pemerintah Pusat juga segera memberikan kepastian dibukanya lagi formasi baru agar Pemda dapat segera melakukan pengajuan termasuk diantaranya adalah optimalisasi.


“Guru adalah salah satu tiang utama kekuatan dan kedaulatan bangsa ini, tanpa guru tidak akan bisa bangsa ini mencetak generasi penerus yang bermutu dan berkualitas. Karenanya perhatian Pemerintah Pusat dan daerah untuk para guru di harapkan maksimal. Guru juga berhak atas status layak, upah layak dan hidup layak. Teman-teman DPRD Fraksi PDI Perjuangan juga kami minta untuk mengawal dan di jadwalkan Senin 31 Januari 2022 pimpinan fraksi PDI Perjuangan Nursidik bersama Wakil Ketua DPRD Fraksi PDI Perjuangan Rustoyo akan menerima perwakilan para guru honorer dalam audiensi," tandas Dewi Aryani. 



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 1/29/2022 12:18:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



TEGAL-K1N || Kejadian kapal terbakar kembali terjadi di Kota Tegal. Belasan kapal nelayan yang bersandar di dermaga Dermaga Pelabuhan Niaga PT. Pelindo III (Persero) Cab. Tegal hangus dilalap si jago api. 


Kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmat Hidayat dan menyatakan jumlah pasti kapal yang terbakar belum diketahui pasti.


Polres Tegal Kota, tambahnya, saat ini tengah sibuk mengamankan kapal-kapal lain yang berada di lokasi untuk diarahkan ke lokasi aman.


"Petugas juga mengamankan lokasi dan membantu arus lalu lintas di lokasi untuk mempermudah pemadaman,"ungkap Kapolres, Sabtu (29/1/2022) pagi.


Adapun pemadam kebakaran, lanjutnya, dilakukan satuan pemadam dari dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes.


Menurut Kapolres kejadian bermula dari seorang saksi mata bernama Akino Arya (34) yang melihat kobaran api dari salah satu kapal dan melaporkannya ke petugas pelabuhan setempat. Petugas yang kemudian menghubungi pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi untuk mengecek situasi.


"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata api sudah membesar," ungkap AKBP Rahmat.


Api yang membesar itu, lanjutnya, langsung menyambar beberapa kapal lain di lokasi. Hal ini disebabkan lokasi kapal yang saling berdekatan.


Adapun pemilik kapal yang terbakar, Kata AKBP Rahmat, setidaknya sudah tercatat tiga orang. Ketiga orang tersebut antara lain H. Tambari, Katijan Andriana dan H. Jono.



"Penyebab kebakaran belum diketahui karena saat polisi, petugas pelabuhan serta damkar masih fokus pada pemadaman api. Olah TKP dan kegiatan lainnya akan dilaksanakan setelah situasinya sudah memungkinkan," ungkapnya. 


Sementara Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menerangkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi sudah menerima laporan tentang kejadian tersebut.


"Kapolda sudah memerintahkan Labfor Polda Jateng untuk membantu penanganan kejadian ini. Untuk perkembangan situasi Polda masih berkoordinasi dengan Polres Tegal Kota," terangnya. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/28/2022 10:17:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N ||  Paud Muslimat NU Dukuh Wanagopa berdiri sejak tahun 2012, inisiatif berdirinya Paud dari H.Sueb Umar bin Ranyan (70) asli Dukuh Wanagopa. Jum'at, 28/1/2022.


Walaupun sebagai petani, ia peduli pendidikan untuk anak usia dini sehingga mewaqafkan tanahnya seluas 22 ru ( 320 M2) untuk dibangun Sekolah PAUD KB.M NU Dukuh Wanagopa. 


” Alhamdulillah Pemerintah Desa Kreman Dengan kepala Desanya waktu itu Bapak Amiruddin merespon waqaf dari H.Sueb untuk dibangun Sekolah PAUD.” ujar Rosyida.


Lanjut Rosyida, Alhamdulillah sekarang sudah berdiri walaupun baru satu Lokal, tapi sudah berjalan kegiatan belajar mengajar dengan Kepala Sekolah Rosyidah SP,d binti Nurohim (35).



” Kegiatan belajar sudah berjalan 10 tahun Sudah meluluskan 8 angkatan rata rata per angkatan 20 siswa sebagai kepala sekolah harapannya pengin menambah kelas dengan alasan jumlah murid tidak tertampung dengan hanya satu lokal saja.” harapnya.


Walaupun tidak tertampung untuk sementara menggunakan rumah H.Sueb yang terletak di samping PAUD.


Alhamdulillah anak didik saya yang sudah lulus sudah bisa membaca dan menulis serta hafal surat surat pendek ketika masuk Sekolah dasar.” Pungkasnya.


Jadi saya harapkan kepada Pemerintah Kabupaten Tegal khususnya ibu Bupati Tegal Dra. Hj.Umi Azizah kiranya peduli kepada kami yang sangat membutuhkan tambahan ruang kelas baru dan ruang guru serta mebeler agar proses belajar mengajar kami bisa maksimal.


Reporter : Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/28/2022 07:21:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


TEGAL-K1N || Bukti kecintaan anggota Polri terhadap literasi ditunjukkan oleh Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat, S.S. dengan meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dengan siswa-siswi di TBM Sakila Kerti yang berada di area Terminal Bus Kota Tegal, Jumat (28/1/2022).


Dalam kesempatan tersebut Kapolres berusaha menggerakkan sekaligus menggairahkan kembali semangat membaca dan menulis (literasi) di kalangan anak usia dini.


Dalam sambutannya Dr. Yusqon selaku Pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti Terminal mengatakan, bahwa pendidikan ataupun edukasi bisa dilakukan dimana saja, termasuk di Terminal. Mereka warga sekitar terminal yang sebagian besar dari para pedagang asongan, pedagang kios dan tukang bersih-bersih, anak-anak mereka rata-rata kurang terpikirkan pendidikannya, untuk itu perlu dirangkul agar bisa mendapatkan pendidikan dan pembelajaran. 


"Dengan konsep yang merakyat, mereka dari usia anak-anak, remaja, orang tua dan lansia sekarang sudah tidak malu-malu lagi bersekolah ataupun belajar membaca di TMB Sakila Kerti," ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Dewi Umaroh menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilalukan oleh TBM Sakila Kerti. Karena pendidikan itu merupakan hak setiap warga negara, oleh karenanya siapapun tanpa mengenal kasta, kelas dan golongan wajib mendapatkan pendidikan," imbuhnya.


Sementara Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S yang hadir untuk memberikan jam pelajaran tambahan menyampaikan, bahwa yang sudah dilakukan oleh TBM Sakila Kerti merupakan sebuah semangat yang luar biasa, yang diperuntukkan bagi masyarakat di lingkungan Terminal.


Membuka pojok edukasi, merangkul dan mengajak warga sekitar Terminal dari yang mungkin susah untuk diajak belajar, sampai pada akhirnya mau belajar, bahkan berani tampil membaca puisi, maupun berkarya membuat puisi.



"Menggelorakan semangat literasi ini sangat positif, karena selain menumbuhkan minat baca, juga dapat menambah pengetahuan umum lewat apa yang dibaca, dengan demikian wawasan semakin luas dan dapat memperkuat nilai kepribadian seseorang," terang Kapolres.


TBM Sakila Kerti diharapkan bisa terus mendorong semangat masyarakat untuk gemar membaca, meskipun bersekolah di Kejar Paket jangan pernah minder dan terus semangat untuk belajar.


"Konsistensi Sakila Kerti dalam mengedukasi masyarakat harus selalu terjaga. Siapa yang tahu, mereka yang belajar dari Sakila Kerti kelak ada yang berhasil menjadi orang-orang hebat," pungkas Kapolres.



Reporter: Dirwanto

thumbnail

By On 1/24/2022 05:34:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)




TEGAL-K1N || Puluhan perwakilan guru honorer Kabupaten Tegal mengadakan audiensi dengan anggota DPR RI Dr. Dewi Aryani, M.Si., di Rumah Aspirasi Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin 24 Januari 2022.


Audiensi ini terkait rencana pemerintah menghapuskan tenaga honorer di tahun 2023 mendatang. Wacana penghapusan tenaga honorer ini telah disampaikan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu. 


Penyelesaian tenaga honorer ini pun diberikan tenggat waktu hingga tahun 2023, sesuai aturan yang telah ditetapkan yakni PP (Peraturan Pemerintah). Nantinya, status pegawai hanya ada dua kategori saja, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya disebut dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Menanggapi hal tersebut, perwakilan guru honorer Kabupaten Tegal menyampaikan harapannya kepada anggota DPR Dewi Aryani, agar ratusan guru honorer yang telah lolos passing grade agar segera di proses pengangkatan sebagai PPPK. Sekitar 807 orang telah lolos passing grade dan sedang menunggu proses pengangkatan.


"Kami berharap Ibu Dewi Aryani bisa memperjuangkan kami dan ratusan teman-teman lainnya agar bisa menjadi pegawai PPPK. Pengabdian yang telah kami lakukan selama ini tolong agar jadi pertimbangan pemerintah," ujar Koordinator Forum Guru Honorer Kabupaten Tegal, Majid Abdullah.  


Perwakilan yang datang dikatakan Majid terdiri dari 10 anggota yang tersebar di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal, diantaranya kecamatan Talang, Kecamatan Lebaksiu, dan Kecamatan Pagerbarang. 

"Forum ini baru terbentuk beberapa hari lalu, namun antusiasmenya luar biasa, ribuan teman-teman guru honorer lainnya menyatakan siap bergabung dalam perjuangan bersama ini," tambah perwakilan guru lainnya, Abdul Ghofur. 


Ghofur menambahkan, para guru honor yang mengajar selama ini telah mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan untuk kurun waktu yang tak singkat.


"Ada yang sudah mengajar selama sepuluh tahun, bahkan ada yang telah mencapai belasan tahun. Kami berharap optimalisasi dalam perekrutan PPPK nanti, tanpa melihat batasan umur dan tanpa dilakukan test lagi," harap Ghofur. 


Menanggapi hal ini, Dewi Aryani yang merupakan anggota Komisi IX DPR RI ini tetap menyatakan kesiapan dirinya untuk berada di garda terdepan dalam barisan perjuangan guru honorer tersebut. Walau Kementerian Pendidikan bukan mitra kerja Komisi IX, namun Dewi berjanji akan memperjuangkan nasib mereka dengan menjembatani komunikasi para guru dengan komisi dan KL terkait karena bagaimanapun Tegal adalah wilayah daerah pemilihannya.


"Walau Komisi IX tidak bermitra dengan Kementerian Pendidikan, tapi saya akan perjuangan aspirasi mereka. Sudah sewajarnya wakil rakyat berjuang untuk lintas kepentingan, saya ini kan komisi semuanya saling terkait sejauh untuk kepentingan masyarakat apalagi guru adalah pilar kemajuan bangsa, anak didik kita para generasi mendatang berada di tangan para guru selain pendidikan internal keluarga oleh para orang tua," ujar Dewi Aryani. 


Rencananya, Dewi Aryani akan menjalin komunikasi dengan komisi DPR RI yang membidangi pendidikan, serta Kementerian yang terkait dalam hal ini Kemendiknas. 


"Saya juga mendukung upaya teman-teman yang sduah lolos passing grade untuk segera mendapatkan SK sebagai PPPK," tambahnya. 


Pemerintah daerah Kabupaten Tegal juga diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, untuk memantau semua perkembangan dan regulasi yang ada. Termasuk soal usulan formasi guru di Kabupaten Tegal, karena kebutuhan jumlah pengajar yang tau adalah masing-masing daerah. 


"Jika nantinya belanja pegawai PPPK dibebankan ke APBD, anggaran sebesar 20 persen itu lumayan besar, tinggal political will Kepala Daerah untuk mengcover gaji guru yang bakal masuk kategori PPPK nanti,Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tegal juga akan kami dorong untuk mengawal proses di tingkat kabupaten" tandas Dewi Aryani. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/24/2022 03:23:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



TEGAL-K1N ||  Puluhan perwakilan guru honorer Kabupaten Tegal mengadakan audiensi dengan anggota DPR RI Dr. Dewi Aryani, M.Si., di Rumah Aspirasi Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin 24 Januari 2022.


Audiensi ini terkait rencana pemerintah menghapuskan tenaga honorer di tahun 2023 mendatang. Wacana penghapusan tenaga honorer ini telah disampaikan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu. 


Penyelesaian tenaga honorer ini pun diberikan tenggat waktu hingga tahun 2023, sesuai aturan yang telah ditetapkan yakni PP (Peraturan Pemerintah). Nantinya, status pegawai hanya ada dua kategori saja, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya disebut dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Menanggapi hal tersebut, perwakilan guru honorer Kabupaten Tegal menyampaikan harapannya kepada anggota DPR Dewi Aryani, agar ratusan guru honorer yang telah lolos passing grade agar segera di proses pengangkatan sebagai PPPK. Sekitar 807 orang telah lolos passing grade dan sedang menunggu proses pengangkatan.


"Kami berharap Ibu Dewi Aryani bisa memperjuangkan kami dan ratusan teman-teman lainnya agar bisa menjadi pegawai PPPK. Pengabdian yang telah kami lakukan selama ini tolong agar jadi pertimbangan pemerintah," ujar Koordinator Forum Guru Honorer Kabupaten Tegal, Majid Abdullah.  


Perwakilan yang datang dikatakan Majid terdiri dari 10 anggota yang tersebar di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal, diantaranya kecamatan Talang, Kecamatan Lebaksiu, dan Kecamatan Pagerbarang. 

"Forum ini baru terbentuk beberapa hari lalu, namun antusiasmenya luar biasa, ribuan teman-teman guru honorer lainnya menyatakan siap bergabung dalam perjuangan bersama ini," tambah perwakilan guru lainnya, Abdul Ghofur. 


Ghofur menambahkan, para guru honor yang mengajar selama ini telah mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan untuk kurun waktu yang tak singkat.


"Ada yang sudah mengajar selama sepuluh tahun, bahkan ada yang telah mencapai belasan tahun. Kami berharap optimalisasi dalam perekrutan PPPK nanti, tanpa melihat batasan umur dan tanpa dilakukan test lagi," harap Ghofur. 


Menanggapi hal ini, Dewi Aryani yang merupakan anggota Komisi IX DPR RI ini tetap menyatakan kesiapan dirinya untuk berada di garda terdepan dalam barisan perjuangan guru honorer tersebut. Walau Kementerian Pendidikan bukan mitra kerja Komisi IX, namun Dewi berjanji akan memperjuangkan nasib mereka dengan menjembatani komunikasi para guru dengan komisi dan KL terkait karena bagaimanapun Tegal adalah wilayah daerah pemilihannya.



"Walau Komisi IX tidak bermitra dengan Kementerian Pendidikan, tapi saya akan perjuangan aspirasi mereka. Sudah sewajarnya wakil rakyat berjuang untuk lintas kepentingan, saya ini kan komisi semuanya saling terkait sejauh untuk kepentingan masyarakat apalagi guru adalah pilar kemajuan bangsa, anak didik kita para generasi mendatang berada di tangan para guru selain pendidikan internal keluarga oleh para orang tua," ujar Dewi Aryani. 


Rencananya, Dewi Aryani akan menjalin komunikasi dengan komisi DPR RI yang membidangi pendidikan, serta Kementerian yang terkait dalam hal ini Kemendiknas. 


"Saya juga mendukung upaya teman-teman yang sduah lolos passing grade untuk segera mendapatkan SK sebagai PPPK," tambahnya. 


Pemerintah daerah Kabupaten Tegal juga diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, untuk memantau semua perkembangan dan regulasi yang ada. Termasuk soal usulan formasi guru di Kabupaten Tegal, karena kebutuhan jumlah pengajar yang tau adalah masing-masing daerah. 


"Jika nantinya belanja pegawai PPPK dibebankan ke APBD, anggaran sebesar 20 persen itu lumayan besar, tinggal political will Kepala Daerah untuk mengcover gaji guru yang bakal masuk kategori PPPK nanti,Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tegal juga akan kami dorong untuk mengawal proses di tingkat kabupaten" tandas Dewi Aryani. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 1/23/2022 10:19:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


TEGAL-K1N ||  Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Dr. Dewi Aryani, M.Si., mengimbau kepada pemerintah daerah dan pengusaha untuk memaksimalkan dana CSR (Corporate Social and Responsibilty) untuk membantu pekerja sosial kemasyarakatan dalam membantu masyarakat. 


Hal ini disampaikan Dewi Aryani dalam acara sarasehan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) se-Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Hotel Guci Forest, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 23 Januari 2022.


Dewi Aryani adalah pembina IPSM Kabupaten Tegal. Selain menjadi pemateri, Dewi juga menyumbangkan satu unit mobil siaga yang akan digunakan IPSM dalam membantu melayani warga di Kabupaten Tegal. 


Menurutnya, perusahaan yang ada di Kabupaten Tegal sangat banyak, puluhan bahkan ratusan perusahaan baik skala menengah dan besar melakukan aktivitas usahanya, mulai dari ujung Kecamatan Margasari hingga Kecamatan Warureja. 



"Banyak perusahaan besar-besar di Kabupaten Tegal, ada yang bergerak di garmen, industri logam, teh, perikanan, properti, pariwisata dan manufaktur lainnya, ada juga Bank Himbara dan swasta, Ayo sama-sama kita dorong agar perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kepedulian yang sama, untuk mendukung kerja-kerja IPSM khususnya di Kabupaten Tegal," harap Dewi yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Hubungan Legislatif Kadin Indonesia/Kadin Pusat.


Hal tersebut juga diatur dalam dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). 


Di Kabupaten Tegal sendiri dana CSR dari perusahaan biasanya dikelola oleh Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Tegal. Tak lupa Dewi Aryani pun mengingatkan agar tata kelola dana CSR harus lebih baik lagi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. 


"CSR merupakan sumbangsih perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, oleh karenanya tata kelola dana CSR juga harus transparan, akuntable, dan tepat sasaran. CSR itu sifatnya wajib, disana bukti kehadiran pengusaha di tengah masyarakat," pungkas Dewi Aryani. 



Reporter: Imam Syafi'i

thumbnail

By On 12/31/2021 09:37:00 PM

KABAR SATU Nusantara (K1N)


Tegal-K1N || Polres Tegal menggelar kegiatan pres rilis akhir tahun 2021, bertempat di Gedung Praja Gupta, Polres Tegal, Jumat (31/12/2021).


Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, SIK dalam sambutannya mengatakan "Bahwa pres rilis ini merupakan laporan kinerja Polres Tegal tahun 2021.


Kapolres menyebut, sepanjang tahun 2021 Kamtibmas di Kabupaten Tegal mengalami penurunan. Jelang Tahun Baru 2022, Kapolres meminta kepada rekan-rekan wartawan untuk membantu mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Meskipun situasi sudah kembali normal namun jangan sampai menimbulkan kerumunan.


"Untuk kasus yang menonjol di tahun 2021, Kapolres Tegal berhasil mengungkap kasus pemalsuan uang, kasus pembunuhan suami istri, kasus perumahan resident, kasus curas, kasus ilegal logging (pencurian kayu), kasus penyalahgunaan narkoba," ujar Kapolres.


Kemudian, jumlah kecelakaan lalulintas mengalami kenaikan.

Oleh karena itu Kapolres meminta untuk bersama-sama mensosialisasikan tertib lalulintas, di harapkan dengan adanya program ETLE dapat menekan jumlah kecelakaan lalulintas," kata Kapolres.


"Semoga di tahun 2022, kita bisa menekan jumlah kecelakaan lalulintas dan korban meninggal dunia," harap Kapolres.


Kemudian, kasus positf Covid-19 di mulai bulan Juli 2019 sebanyak 834 kasus, bulan Agustus 681 kasus, bulan September 202 kasus dan di bulan sejak 30 November sampai saat ini zero kasus.

Data pencapaian vaksin, pertama data Picar dosis pertama 64.12% dan dosis kedua 44.51%, data NIK dosis pertama 79,21% dan dosis kedua 55.92%," sebut Kapolres.




Sekali lagi, Kapolres meminta kepada rekan rekan media untuk membantu mensosialisasikan dan pemahaman kepada masyarakat, dan ini merupakan ikhtiar kita dalam mencapai herd immunity.


"Alhamdulillah, Polres Tegal berhasil membuat dua inovasi, yakni EMISIST dan Satgas Pelajar Covid-19 yang di cetus bapak Wakapolres dan Tim. Mudah-mudahan program ini bisa menjadi percontohan.


Kapolres berharap kerjasama ini harus di jaga dengan baik dan sinergitas ini harus lebih di tingkatkan," pungkasnya.


Reporter : Imam  Syafii

thumbnail

By On 12/29/2021 11:25:00 AM

 
KABAR SATU Nusantara (K1N)


TEGAL-K1N || Sebagai upaya membantu pemulihan ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si membagikan 2.000 paket sembako di 18 kecamatan di Kabupaten Tegal untuk kader maupun masyarakat, Selasa (28/12/2021).


Dewi Aryani mengatakan, pembagian sembako ini sebagai bentuk perhatian dari PDI Perjuangan kepada masyarakat kecil, khususnya masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.


“Kami tidak henti-hentinya bergotong royong dan hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan, terlebih di masa pandemi ini,” ujar DeAr sapaan akrab Politisi PDI Perjuangan yang sudah tiga kali periode duduk di Senayan hingga sekarang.


DeAr menambahkan, ini salah satu bentuk perhatian dan kepedulian PDI-P kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19.




Adapun kegiatan ini termasuk kedalam Program gotong royong berskala besar (PGRBB) yang digagas dan dijalankan PDI Perjuangan, sebagai bentuk solidaritas partai untuk rakyat dan pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19.


Sejalan dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang juga Ketua DPR RI yang terus menyerukan kepada para anggota DPR RI, khususnya yang berasal dari PDI Perjuangan, untuk membantu dan menyatu dengan rakyat," tandasnya. 


Reporter : Imam Syafii

thumbnail

By On 12/22/2021 10:16:00 AM

Ahmad Soleh.,S.H Direktur YLBH Anak Bangsa, Kuasa Hukum Terdakwa Muchti Purwanto Saat Menyampaikan Bahwa Kasasi Jaksa Penuntut Di tolak Mahkamah Agung, Tegal, (22/12/2021)

KABAR SATU Nusantara (K1N)

Kabupaten Tegal-K1N || Ahmad Soleh,.S.H., Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Anak Bangsa, juga Pengacara LBH Ansor dan Ketua Advokasi Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Brebes, adalah Kuasa Hukum dari Terdakwa Muchti Purwanto bin Tarsono (28th), Pemuda asal Desa Talok Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Jawa Tengah, yang pernah di tahan oleh Jaksa penuntut umum pada tanggal 12 November 2020, dengan Nomer : PRINT. 1036/M.3.43/Eku.2/11/2020 yang di tandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal, berdasarkan pelimpahan berkas perkara dari penyidik No: BP/93/IX/2020/ Reskrim, tanggal 07 September 2020.


Terdakwa Muchti Purwanto, harus mejalani kurungan penjara, kurang lebih 4 bulan lamanya, Terdakwa dirampas kemerdekaannya dengan dasar laporan Mujiarto, yang diduga tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, dan diduga perkara itu terkesan terlalu di paksakan oleh pihak penyidik Polsek Pangkah, karena pelaku yang sebenarnya dijadikan DPO sedangkan Muchti Purwanto yang keberadaanya sebagai saksi, karena melerai/menolong pelapor atas tindak penganiayaan yang di lakukan oleh Wiwid (DPO) terhadap Mujiarto (pelapor), setelah pelapor menabrak isteri dan anak Wiwid (DPO), Tapi justru Muchti Purwanto, yang di tetapkan sebagai tersangka dan dipenjarakan.


Di jelaskan, Ahmad Soleh, S.H, selaku Kuasa Hukum, Muchti Purwanto (Terdakwa), Bahwa kliennya di tahan Jaksa dari tanggal 12 November 2020 dan kami yang mendampingi klien dalam persidangan, dan pada tanggal 9 Maret 2021, klien saya di tuntut Jaksa penuntut Umum dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan, potong masa tahanan, Dan Alhamdulillah pada tanggal 12 Maret Pengadilan Negeri Slawi Memutuskan, klien kami Tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam dakwaan alternatif kedua Pasal 351 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke - 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana yang tertuang dalam putusan pengadilan Slawi nomor 148/Pid.B/2020/PN.Slw Tanggal, 12 Maret 2021. Pangkah Tegal, (22 Desember 2021).


Jaksa penuntut tidak puas dengan hasil putusan pengadilan Negeri Slawi Nomor 148/Pid.B/2020/PN.Slw Tanggal 12 Maret 2021, dan Jaksa penuntut mengajukan permohonan kasasi pada tanggal 18 Maret 2021, serta memori kasasinya, di terima di pengadilan negeri Slawi, pada tanggal 1 April 2021 dengan Nomor : 1/Akta.Pid/202/PN.Slw, maka kami selaku Kuasa Hukum Terdakwa mengajukan kontra memori kasasi dari memori kasasi yang diajukan JPU dan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu sampai putusan pengadilan Negeri Slawi itu Berketetapan Hukum, "Papar Ahmad Soleh.S.H.


Kasasi sudah di ajukan Pemohon yang termuat dalam berkas perkara, Dan hari ini kami sudah menerima putusan Kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan hasil putusan kasasi sudah kami terima, dan Mahkamah Agung dalam putusannya telah memberikan pendapat bahwa alasan kasasi Penuntut Umum Tidak Dapat di Benarkan, karena putusan Judex Facti tidak salah menerapkan hukum dalam Mengadili terdakwa.


Judex Facti dalam istilah hukum, "Memeriksa bukti-bukti dari suatu perkara dan menentukan fakta-fakta dari perkara tersebut", Telah mempertimbangkan fakta hukum yang terungkap di muka persidangan secara tepat dan benar, serta tidak melampaui kewenangannya, berdasarkan fakta hukum yang Releven secara yuridis, yang terungkap dalam persidangan, dan lagi pula alasan kasasi hanya merupakan penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan tentang suatu kenyataan.

Alasan seperti itu tidak dapat dipertimbangkan dalam pemeriksaan tingkat kasasi, hanya berkenan dengan tidak diterapkannya suatu peraturan hukum, atau peraturan hukum tidak di terapkan sebagaimana mestinya, atau cara mengadili tidak dengan ketentuan Undang-undang dan apakah pengadilan melampaui batas wewenangnya seperti tertuang dalam pasal 253 Ayat (1) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana.

Surat Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang di Menyatakan Kasasi Penuntut Umum Kejaksaan Negri Kabupaten Tegal Di Tolak, Di keluarkan Tanggal 5 Agustus 2021.


Menimbang bahwa putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan, atau Undang-undang maka permohonan Kasasi di Nyatakan "DI TOLAK", "Beber Ahmad Soleh.,S.H.


Dalam Surat Putusan Nomor : 662 K/Pid/2021, Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Tanggal 5 Agustus 2021, MAHKAMAH AGUNG, MENGADILI.

"MENOLAK permohonan Kasasi/PENUNTUT UMUM PADA KEJAKSAAN NEGERI KABUPATEN TEGAL" tersebut dan membebankan biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada tingkat kasasi pada Negara.


Telah Diputuskan dalam rapat musyawarah, Majelis Hakim oleh Dr.H.Andi Abu Ayyub Saleh, S.H.,M.H,. hakim agung yang di tetapkan oleh ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis. Soesilo, S.H., M.H dan Hidayat Manao, S.H., M.H, Hakim - hakim agung sebagai Hakim - hakim anggota, Putusan di ucapkan dalam sidang terbuka untuk umum di hadiri oleh Ketua Majelis dan di hadiri Hakim - hakim anggota serta Maruli Tumpai Sirait, S.H., M.H, sebagai panitera pengganti dengan tanpa di hadiri oleh Penuntut Umum dan Terdakwa. Di Tandatangani oleh Dr.Yanto, S.H., M.H, atas nama Panitera Muda Pidana Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia.


Dengan adanya hasil Putusan ini, klien saya yang dinyatakan bebas sesuai dengan putusan pengadilan Negeri Slawi tanggal 12 Maret 2021, telah dikuatkan dengan Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung, Tanggal 5 Agustus dengan  Nomor : 662 K/Pid/2021, Maka kami selaku kuasa hukum dari terdakwa Muchti Purwanto, Akan meneruskan upaya hukum klien kami, untuk melaporkan pihak pelapor (Mujiarto) yang telah memenjarakan Muchti Purwanto, dan akan melanjutkan untuk menuntut kerugian sesuai dengan Pasal 95 Ayat (1), Ayat (2) dan Ayat (4) KUHAP yang mana salah satunya mengatur tentang aturan Tersangka, Terdakwa, Terpidana berhak menuntut ganti kerugian karena di tangkap, ditahan, dituntut dan diadili  atau di kenakan tindakan lain, tanpa alasan yang berdasarkan undang-undang atau karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang di tetapkan, Untuk mengedepankan Azaz keadilan hukum di Negara ini, "Tutup Ahmad Soleh,.S.H. 


Reporter : Firdaus Andika

thumbnail

By On 12/13/2021 03:40:00 PM

  
Dr.Muhadi Setia Budi Saat Mengisi Acara Ramah Tamah Dalam RAKERDASUS  di Grand Dian Hotel Guci 12/12/2021


KABAR SATU Nusantara (K1N)

Tegal-K1N || Konsulidasi para penggiat sosial dalam rangka meningkatkan Kwalitas peran aktif Masyarakat dengan pelaksanaan fungsi sosial kontrol yang Arif dan bijak melalui penggalian sinergi potensi pemikiran menuju konsep solutif dan praktis sebagai sumbangsih program pembangunan sebagai bahan pertimbangan Penentu arah kebijakan pembangunan Kabupaten Brebes, Aktivis Brebes gelar Rapat kerja Daerah Khusus (RAKERDASUS) untuk upaya kontrol di semua sektor pemerintahan menuju Brebes lebih baik lagi, baik Eksekutif maupun Legislatif, selama Dua hari di Grand Dian Hotel Guci Tegal. Senin (12/12/2021).


Acara di gelar cukup khidmat di awali dengan pemilihan ketua sidang RAKERDASUS, yang di laksanakan secara voting dari perwakilan setiap peserta yang hadir.


Hadir juga di malam acara tersebut Sang Motivator, asli dari kabupaten Brebes, Dr.Muhadi Setia Budi Ayahanda dari Walikota Tegal (Dedy Yon Supriyono) sebagai narasumber, Turut hadir pula, "Azmi Asmuni Majid, Aktivis Kemanusiaan dan Lingkungan yang juga merupakan Tokoh senior pergerakan UMKM, asli dari kabupaten Brebes.


Dalam acara sambutan di malam ramah tamah, Sang Motivator Dr. Muhadi, Banyak memberikan beberapa motifasi kepada semua aktivis yang hadir di acara RAKERDASUS, yang menjadi pegangan hidup menuju sukses, kita harus bisa kuat agar bisa menaklukan dunia, sukses di masa muda tua menjadi kaya mati kita masuk surga, dalam keadaan bagaimanapun kita sebagai orang beragama, Jangan sampai meninggalkan Sholat lima waktu dan sunah juga harus bisa berbagi kepada yang membutuhkan secara ikhlas, karena bagaimanapun, pekerjaan LSM, Wartawan itu adalah mulia sebagai kontrol pemerintahan agar tidak terjadi penyelewengan, saya pribadi bangga dengan semangat para aktivis Brebes kalau bisa usahakan agar setiap Enam (6) bulan sekali kita bisa adakan acara seperti ini untuk mempererat  silahturahmi, di sini InsyaAllah saya akan memberikan fasilitasi, tempat dan kendaraan buat Aktivis Brebes, "Tegas, H.Muhadi.


Dalam perjalanan perjuangan hidup saya yang berdarah darah di masa lalu dari lulusan UGM (Urip Gelantungan Mobil) hingga sekarang saya bisa menjadi seperti sekarang ini, tujuan hidup lanjutan adalah untuk bisa memberi dan berbagi untuk masyarakat bangsa dan negara, agar kelak saat saya tiada semua orang bisa mengukir nama saya dengan Tinta Emas, itu adalah motifasi, dan saya yakin semua yang ada disini juga bisa, harapan saya agar nanti bisa lahir Muhadi Muhadi lain setelah saya, "Tambah H.Muhadi.


Sesi lain,  Azmi Asmuni Majid memaparkan bahwa, Acara RAKERDASUS ini Ada yang unik, mungkin boleh dikatakakan bahwa belum pernah ada Rapat Kerja Khusus bagi para aktivis baik di Brebes, regional Jawa Tengah maupun nasional sebelumnya, yang biasanya ada rapat hanya satu atau dua organisasi,tapi dalam acara RAKERDASUS ini semua elemen organisasi ke-aktivis-an Brebes, berkumpul, diskusi bagaimana peran yang akan diambil nanti untuk ikut andil membangun Brebes, untuk memberikan pemantik kepada sahabat kolega aktivis Brebes. 


Sebagaimana Pengertian  Semantik, aktivis adalah orang atau sekelompok yang menggerakkan sebuah organisasi atau kegiatan.

Arti kata aktivis sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah, Orang (terutama anggota organisasi politik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan di organisasinya, dan mentok hanya seseorang yang menggerakkan (demonstrasi) dan sebagainya,


Pengertian lain, aktivis berarti orang atau sekelompok yang mampu menggerakkan massa atau banyak orang.


Hal terpenting dari aktivis adalah kemampuan untuk peka terhadap realitas yang terjadi pada masyarakat serta menguatkan niat dan tujuan,

Aktivis juga merupakan orang yang senantiasa bergerak dengan ide dan pemikiran yang mengusung kepada perbaikan yang nyata baik secara individu, berkelompok maupun berorganisasi sebagai wadah pergerakan yang mempunyai pedoman yang jelas, dan menurut "Azmi, Menjadi aktivis tidaklah mudah dan berat sekali tantangannya,

Aktivis harus siap menjalani tantangan, kritikan bahkan tidak sedikit hujatan.

Aktivis itu membawa suara kebenaran yang nyata.

Aktivis mempunyai suara kebenaran, menjadi aktivis haruslah berakhlak mulia, berhati bersih dan mampu menjalin hubungan dengan siapapun.


aktivis harus bermental baja,karena yang dihadapi nantinya pun juga baja-baja yang sulit untuk diberantas dan ditaklukkan, Aktivis itu seringkali mempunyai keberpihakan terhadap masyarakat kecil atau publik tertentu sehingga menjadi bagian dalam sebuah pembangunan bangsa secara lebih luas.

jadi, keberpihakannya ada pada kepentingan publik, bukan pada kepentingan pribadi.


Bagaimana menjadi aktivis yang bisa membawa dampak positif kepada publik masyarakat.


Punya semangat yang sangat kuat didasari oleh pengetahuan dan kepekaan sosial yang tinggi.

Foto Bersama Para Aktivis Brebes Usai Gelar Acara RAKERDASUS Di Grand Dian Hotel Guci Tegal.

Azmi Asmuni Majid, Aktivis Kemanusiaan Dan Lingkungan Dan Juga Tokoh Senior Pergerakan UMKM Di Kabupaten Brebes, Saat Hadiri Acara RAKERDASUS Aktivis Brebes Di Grand Dian Hotel Guci Tegal.


Belajar terus, mengasah keilmuan dari sumber pengetahuan yang benar, baik tokoh aktivis , kolega, buku, media sosial dan sumber pengetahuan lainnya.


Menjaga Integritas dan Moralitas.


Saatnya belajar menjadi peneliti. Ketika mendapat informasi maka harus diteliti dan dan dianalisa. 


Berkomunikasi secara terbuka dengan sesama aktivis, stakeholder dan masyarakat luas.


Tergabung dan aktif dalam organisasi.


Memupuk terus jiwa sosial, lebih mementingkan kepentingan orang lain (masyarakat) dari kepentingan dirinya, Dengan semua hal itu, Saya memberikan Apresiasi pada aktivis yang punya kemampuan dan merangkul aspirasi semua teman aktivis Brebes dalam RAKERDASUS hari ini, yang semata terjalin karena kepedulian Aktivis terhadap Masyarakat dan untuk Brebes "Tutup Azmi. 


Reporter :Firdaus Andika

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *