HEADLINE NEWS

kabarsatunusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Mobile Logo

Mobile Logo
image

Pages

Full-Width Version

false
thumbnail

By On 2/04/2022 06:49:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)



BATANG-K1N ||  Polda Jawa Tengah bersama Polres Batang berhasil mengungkap kasus penculikan dan pemerasan dengan meminta uang tebusan hingga ratusan juta sekaligus mengamankan lima tersangka dan beberapa barang bukti seperti dua pucuk senjata api rakitan, uang Rp8,1 juta, telepon seluler, satu unitmobil, satu sepeda motor dan beberapa ATM.

Kasus penculikan terhadap seorang wanita berinisial ES (37) warga Kabupaten Batang. Kamis (3/2/2022).


Lima orang  diduga pelaku yang ditangkap tersebut  berinisial  CS (38), J (33), HR (22), A (29), dan seorang wanita YM (28) semuanya warga Jawa Barat, dan satu orang saat ini masih dalam pengejaran petugas..


Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan kronologinya, awalnya pada Senin, (24/1) sekira pukul  17.30 WIB di sebuah warung warung pinggir jalan pantura Desa Penundan, Kecamatan Banyuputih.

 “Korban dibawa ke Jawa Barat dan disekap dibeberapa tempat berbeda. Pelaku juga sempat meletuskan tembakan ke atas,” ungkap Kombespol Djuhandani dalam jumpa pers di lobi Mapolres Batang,  


Lanjutnya, pelaku meminta uang Rp200 juta. Kemudian dalam negosiasi, tersangka meminta satu buah mobil Avanza dan uang Rp 20 juta serta mengancam korban akan dibuang ke laut dan ditembak jika tidak menyediakan uang tebusan.

"Pelaku minta tebusan uang namun pihak keluarga korban tidak mampu menyanggupinya dan hanya memberikan uang Rp5 juta dengan cara ditransfer. Para pelaku juga meminta kekuranganya untuk segera dilunasi," katanya.


Kombes Djuhandhani Rahardjo mengatakan saat ini polisi masih mengembangkan kasus penculikan itu termasuk dua sepucuk senjata api rakitan yang digunakan oleh para pelaku.


"Kami juga masih melakukan penyelidikan terhadap asal usul dua senjata api rakitan yang digunakan oleh para tersangka," tandasnya.   

Kapolres Batang AKBP Irwan Susanto mengatakan bahwa dengan terjadinya kasus itu, pihak keluarga korban melaporkan kasus penculikan tersebut ke kepolisian. 


"Berbekal laporan tersebut, petugas Polres Batang langsung bergerak melakukan penyelidikan. Berbekal sejumlah informasi, tim resmob yang dibackup dari Direskrimum Polda Jateng akhirnya mendapati keberadaan para pelaku," terangnya.

Ia mengatakan lima tersangka akhirnya dibekuk di rumah salah satu pelaku namun satu pelaku lainnya yang diduga sebagai otak penculikan masih dalam pengejaran.


"Kami masih melakukan pengembangan kasus itu, apakah para tersangka melakukan kejahatan di Batang atau di tempat lainnya. Para tersangka akan dikenai Pasal 328 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun dan atau 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," tandasnya.



Reporter: Casroni

thumbnail

By On 1/30/2022 10:53:00 AM

KABAR SATU Nusantara (K1N)




Batang-K1N || Antisipasi penyebaran virus corona, Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Batang kembali menggelar Operasi Yustisi 

di Jalan Diponegoro (depan videotron) Alun-Alun Batang, Sabtu (29/1/2022).


Kegiatan itu dipimpin oleh Kasatbinmas Polres Batang AKP Agung Sutanto selaku perwira pengawas. 


Pantauan dilokasi, petugas gabungan dari Polres Batang dan Satpol PP menghentikan pengendara yang tidak menggunakan masker.


"Bagi para pelanggar protokol kesehatan kami beri teguran dan sanksi sosial berupa melafalkan Pancasila dan push up," kata AKP Agung.



Selain menindak pelanggar prokes, pihaknya juga membagi masker pada mereka.


"Kami edukasi mereka agar tidak mengulangi lagi dan tertib bermasker saat keluar rumah," tegasnya.


Ia mengingatkan warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker saat berkegiatan, karena pandemi COVID-19 belum musnah. 


"Kedisiplinan warga menaati protokol kesehatan sangat mendukung pemutusan rantai COVID-19," tandasnya.



Reporter: Casroni

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *